Tim putra SMA Methodist Banda Aceh masih mulus di laga awalnya. Mereka sukses mengalahkan MAN Model Banda Aceh dengan skor 50-24 pada laga Sabtu (27/11) kemarin. Hasil tersebut juga turut mengantarkan Methodist melangkah babak selanjutnya. Dibalik hasil positif tersebut, salah satu pemain Methodist mencuri perhatian.

Dia adalah Vince Carter, pemain berposisi center dari Methodist. Student athlete berusia 17 tahun itu membukukan 17 poin di laga pertamanya bersama timnya kemarin. Bukan hanya itu, Vince juga sukses meleastkan 9 rebound, selama bermain 21 menit 9 detik. Torehan tersebut membawa nama Vince melesat jadi top point sementara seri Aceh musim ini.

Itu juga sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemegang Beat The Record Honda DBL seri Aceh sementara ini. Di pertandingan kemarin sebenarnya perolehan poin Vince hampir saja disusul oleh lawannya. Salah satui pemain MAN Model Banda Aceh, Sulthan Maulana Assiddiq, turut membukukan 16 poin bagi timnya.

Torehan manis Vince ini sendiri juga turut mengantarkan timnya melaju ke babak selanjutnya. Methodist pun masih bisa menjaga asa dalam perebutan trofi Honda DBL seri Aceh tahun ini. Namun, di balik performa Vince, coach Daniel Afandi, pelatih Methodist tetap memiliki catatan penting buat timnya.

Terutama mengenai pengambilan keputusan timnya, juga finishing. “Tembakan mereka masih harus diasah lagi nanti,” timpalnya. Untuk game selanjutnya sendiri Vince dan kolega bakal bersua pemenang dari SMAN 1 Banda Aceh versus SMAN 1 Takengon yang berlaga pada hari ini. (*)

 

Populer

Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Para Penakluk Tradisi, Inilah Barisan Pemain Peraih Hattrick DBL All-Star
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi