Erlita Christiana tak menyangka bahwa dirinya bisa menjadi bagian All Star dalam ajang Honda DBL Camp 2022. Bersama dengan lima pemain asal Surabaya lainnya, ia turut membanggakan Kota Pahlawan.

Ia pun mengaku bahwa bisa sampai pada proses ini tentu tidak semudah yang dibayangkan. Terlebih pada hari kedua yang dianggapnya sangat menguras tenaga.

"Sebelumnya sudah pernah ikut, hanya saja menurutku tahun ini lebih capek sih. Mulai dari latihan fisik hingga gamenya," ungkapnya. 

Meski begitu, dari pengalamannya mengikuti DBL Camp, menurutnya tahun ini yang paling menarik karena lebih banyak pemain dari Surabaya yang masuk All star.

Selebihnya, Erlita juga tidak hanya mendapat ilmu dan pengamalan, namun ia juga bisa berinteraksi dengan banyak teman dari latar belakang yang berbeda. "Apalagi kali ini kan pemainnya ada empat generasi, jadi makin seru," ujarnya. 

Terlepas dari itu, perempuan asal SMA Gloria 1 Surabaya tersebut mengaku ingin kembali mengikuti turnamen di Amerika seperti tahun sebelumnya. "Banyak hal yang berbeda sih kalau di sana, dari suasana hingga lawan-lawannya yang tinggi-tinggi gitu, jadi lebih tertantang," jelasnya. 

lebih memperhatikan target untuk kedepannya. Menurutnya kesempatan menjadi All Star tidak boleh ia sia-siakan. Erlita pun berharap, setelah ini dirinya dapat bermain dalam pekan Olahraga Nasional (PON). (Fyi)

Populer

Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Iniloh Cerita di Balik Nama EXSCO, Julukan Suporter SMAN 2 Bantul
Trivia DBL West Jakarta: Deretan Laga Pemacu Adrenalin Sepanjang Musim Lalu
Kilas Balik DBL Medan: Penggawa Sutomo 1 Mengejar Gelar Kesepuluh