Menanti Semifinal: Sixteen dan Aksi Magis Muhammad Adhim

| Penulis : 

SURABAYA - SMAN 16 Surabaya hanya tinggal beberapa langkah lagi menuju final perdananya di sepanjang perhelatan Honda DBL. Namun langkah mereka akan cukup berat di laga semifinal. Mereka akan bertemu dengan juara bertahan, SMA St. Louis 1 Surabaya.

Meski begitu, Sixteen tak perlu khawatir. Pasalnya, mereka memiliki banyak amunisi yang sangat mumpuni di musim ini. Salah satunya adalah Muhammad Adhim Ramadhan. Forward berusia 17 tahun ini tampil gemilang di musim ini.

Adhim sendiri mengumpulkan 72 dari total 270 poin yang dibukukan timnya. Selain tajam dalam melakukan penetrasi, ia juga memiliki akurasi tembakan yang mumpuni. Dari 16 tembakan threepoints, 7 diantaranya berbuah angka. Tentu ini akan sangat merepotkan barisan pertahanan lawan.

Tak hanya Adhim, Sixteen juga punya M. Wafdan Abdus Shomad. Pemain dengan nomor punggung 13 ini memiliki kemampuan yang hampir sama dengan Adhim. Tak ayal, jika keduanya berada di lapangan bisa menjadi double trouble yang berbahaya.

Menurut Dimas Dananjaya , manajer SMAN 16 Surabaya, ia akan memperbaiki mental anak-anaknya guna menghadapi Sinlui. Apalagi, anak asuhnya kerap grogi ketika menghadapi laga penting. Meski begitu ia berujar bahwa Sixteen tidak takut melawan siapapun.

“Siapa pun lawannya kami harus siap. Karena kemenangan adalah harga mati. Pokoknya hajar saja,” ujarnya.

 Baca juga: Menanti Semifinal: Sinlui dan Efisiensi Serangan yang Tinggi

Populer

Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Para Penakluk Tradisi, Inilah Barisan Pemain Peraih Hattrick DBL All-Star
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi