Senyuman mengembang di antara penggawa SMA Immanuel Pontianak. Bagaimana tidak, mereka resmi menjadi pemilik tiket Playoffs pertama di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan.
Namun, jangan kira perjalanan skuad Immanuel untuk bisa melesat ke putaran selanjutnya berlangsung mulus.
Sebab, tim polesan Reinner Siswanto ini harus lebih dulu menghadapi sengitnya pertempuran kontra SMA Panca Setya Sintang pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Dari detik awal, kedua tim tidak pernah berhenti berbalas serangan. Kuarter pertama berakhir dengan skor 3-3. Pun dengan kuarter berikutnya yang lagi-lagi disudahi dengan hasil imbang 12-12.
Baca Juga: Musim Terakhir Justine Husin yang Berjalan Tanpa Tekanan
Memasuki paruh kedua, situasi tidak banyak berubah. Namun, aksi tripoin Bentley Maxwell akhirnya berhasil membawa Immanuel unggul 23-20.
Tak lantas menyerah, Panca Setya terus melancarkan ancaman. Bahkan, kedua tim kembali imbang, 28-28, saat tiga menit menjelang pertandingan usai.
Meski begitu, keberuntungan tampaknya tengah berpihak kepada Immanuel. Mereka menyudahi laga dengan kemenangan, 31-28.
Sebagai pemain Immanuel, Bentley Maxwell mengakui kehebatan musuhnya di pertandingan kali ini.
“Game-nya lumayan menegangkan karena dari awal sampai akhir kami lumayan kesulitan mencetak poin dan menghentikan mereka. Menurut kami, mereka mainnya sudah baik dan kami juga seharusnya bisa lebih baik dan fokus lagi,” ungkap Ben, begitu ia disapa.
Dari pengalaman ini pula, ia dan rekan-rekannya jelas mengantongi segudang pelajaran berharga sebagai bekal untuk menghadapi gim mendatang.
“Dari awal, kami kurang fokus dan semangat. Kami juga terburu-buru dan tidak tenang. Selain itu, akurasi dan teamwork juga kurang di game ini,” terangnya.
Kendati demikian, tidak ada kata yang mampu menggambarkan kegembiraan pemain bernomor punggung lima itu karena bisa mengantarkan timnya melangkah ke babak yang lebih tinggi.
Baca Juga: Ketidakpuasan Octavia Selvi di Balik Kemenangan Perdana Srikandi Immanuel
Di saat yang sama, Ben juga menyadari bahwa pencapaian ini juga memberi tantangan tersendiri.
“Kami harus lebih siap sebab permainan berikutnya pasti lebih berat. Makanya, kami bakal lebih memperhatikan detail-detail kecil seperti defense, komunikasi, akurasi, dan lain-lain” tutur Ben.
Terlebih, para kesatria Immanuel juga sudah bertekad untuk bisa menyuguhkan performa optimal di setiap pertandingan DBL Pontianak 2025-2026. Nah, jangan sampai kelewatan aksi mereka di Playoffs, ya!
Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)