“Saya excited karena saat masuk ke lapangan, saya melihat ada mami yang support di setiap pertandingan. Papi tidak bisa hadir karena ada pekerjaan, tapi saya tetap mendapatkan dukungan penuh.”

Selama ini, kehadiran orang tua di tribun memang kerap menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para student athlete. Pun dengan Nafla Raihana Qonita Hardyan, salah satu pemain SMA Bina Mulia Pontianak. 

Sebagai pemain anyaran yang masih sering dihantui perasaan gugup saat turun melantai, Nafla (sapaan karibnya) jelas membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat. 

Ia pun patut merasa beruntung. Sebab, support yang datang tidak hanya berasal dari sang papi dan mami. Melainkan, ada pula kedua kakak laki-lakinya yang setia mengamati dirinya saat bertanding.

Baca Juga: Michael Wijaya Cerita Filosofi 15 Bintang di Jersey Santu Petrus

”Saya juga lebih tenang karena setiap pertandingan selalu ada support dari abang-abang saya yang dulunya pernah berpartisipasi di DBL Pontianak dua tahun lalu. Mereka selalu memberikan pengalamannya kepada saya agar menampilkan yang terbaik di setiap match,” ceritanya.  

Kedua sosok kakak itu adalah Bariz Nabhan Putra Hardyan dan Faris Nuhlan Sabhiral Hardyan yang sempat membela SMAN 3 Pontianak pada musim 2023. 

Di sisi lain, gadis dengan tinggi 163 sentimeter itu juga memiliki rutinitas tersendiri yang biasa dilakukan untuk mengurangi beban sebelum menghadapi para musuh di medan pertempuran. 

“Saya biasanya menyempatkan diri untuk mendengarkan lagu-lagu favorit dan menghindari pikiran negatif. Ini merupakan cara agar mood saya tetap terjaga saat masuk ke lapangan,” ujar Nafla.

”Setiap pemanasan, saya juga selalu memastikan diri agar tersenyum dan tertawa bersama orang di sekitar agar tidak tegang karena kunci di diri saya adalah jika memiliki mood yang bagus, maka saya bisa bermain dengan bagus,” sambungnya. 

Dari situ, tak heran kalau dirinya berhasil menampilkan performa impresif dengan mencatatkan 16 poin, 5 rebound, 1 assist, 1 steal, dan 1 blok. Rentetan angka ini pun solid membawa Bina Mulia menang atas SMAN 3 Pontianak, 52-8, pada Selasa, 27 Januari 2026. 

Baca Juga: Valentino Wilson Bagikan Perjuangan Debut Panca Setya, Rela Tempuh 300 Kilometer

Hasil tersebut sekaligus menghadiahi Bina Mulia sebuah tiket Playoffs. Alih-alih cepat puas, cewek kelahiran 2010 itu kian terpacu untuk bisa mengantarkan Bina Mulia melesat lebih jauh di DBL Pontianak 2025-2026.

“Harapan saya di musim ini dapat memberikan hasil yang memuaskan dengan kerja keras maksimal kami. Setelah event ini selesai, kami akan lanjut berlatih untuk mempersiapkan diri, mental, fisik, serta stamina yang bagus karena masih banyak yang perlu di-improve,” tegasnya.

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Hasil DBL Kupang 2025-2026: Misi Revans Sukses, Putri Smandhu Melesat!
Dari Tari Tradisional Hingga Pramuka, Kenalan Sama Dyah Ajeng Si Multitalenta!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Kupang, Rabu 28 Januari 2026
Ukuran dan Tinggi Ring Basket Sesuai Aturan FIBA
Dukungan Keluarga hingga Rutinitas Menarik di Balik Aksi Impresif Nafla Raihana