Game itu adalah game terseru selama saya main basket!”

Antusiasme itu datang dari Abelio Meylano Hendcello, sang penggawa SMA Santo Paulus Pontianak. 

Siapa sangka, panasnya tensi pertandingan antara tim putra Santo Paulus kontra SMA Santu Petrus Pontianak di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Kalimantan justru menjadi momen menarik bagi Abelio (sapaan karibnya). 

“Saya sangat enjoy main di setiap menitnya. Sebenarnya, saya enggak begitu expect akan sengit, bahkan sampai overtime karena saya percaya persiapan kami buat game tersebut lebih maksimal. Tapi, ini adalah final. It’s a mental game so semua bisa terjadi,” sambungnya. 

Trofi juara yang berhasil mereka genggam musim ini seolah menjadi simbol atas perjalanan penuh liku yang dilalui pasukan Santo Paulus selama beberapa musim terakhir. 

Baca Juga: Tangan Dingin Fransiska Lia di Balik Catatan Manis Santo Paulus

Lebih dari itu, pencapaian ini juga terasa seperti jawaban atas doa yang selalu dipanjatkan di tengah penantian panjang itu. 

“Perasaannya pasti campur aduk, senang, bangga, sedih, terharu. It was the best feeling I’ve ever felt,” ujar Abelio. 

Pemain dengan tinggi 164 sentimeter itu tak menampik kalau timnya kerap dipandang sebelah mata. Mengingat, status sebagai Runner Up yang selama ini melekat pada pasukan Santo Paulus.

“Kita bisa juara mungkin karena faktor terbesarnya adalah selalu percaya kalau bisa jadi juara, selama kita memang mau. Hinaan dan direndahkan juga menjadi bahan bakar kami buat menjadi champion,” terang Abelio. 

Di samping itu, Abelio sendiri tak melupakan sosok Hendra Thio sebagai nakhoda baru dari tim Santo Paulus. 

Semenjak kehadiran sang pelatih, ia dan rekan-rekannya bukan hanya menjalani latihan yang kian intens. Melainkan, setiap pemain turut dibekali oleh sebuah mindset soal pentingnya membangun mentalitas juara.

“Kami ditekankan untuk harus selalu percaya dan yakin kami bisa. Ko Hendra selalu mendorong kami untuk menjadi keluarga yang saling mendukung setiap harinya,” ujar Abelio. 

Ia kemudian menambahkan. “Di permainan kami, Ko Hendra juga membuat kami untuk bisa bermain as a team dan tersistem karena beliau selalu percaya team is always gonna beat individu.”

Baca Juga: Babak Baru Hendra Thio Bersama Pasukan Santo Paulus

Pertemuannya dengan coach Hendra seolah menjadi sebuah keberuntungan di musim penutup Abelio bersama Santo Paulus. 

Dari situ, cowok kelahiran 2009 tersebut turut menyimpan asa agar keberuntungan tersebut terus menyertai perjalanan Santo Paulus di kemudian hari. 

“Semoga mereka bisa menjadi tim yang lebih kuat, solid, dan lebih dekat as a family. Dan juga, semoga mereka bisa mempertahankan gelar sekarang sampai waktu-waktu yang akan datang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Selamat, Ini 6 Pemain Terbaik di Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026!
Sah! Ini Kopi Good Day First Team Putri DBL Kupang 2025-2026
Datang Dari Bali, Sri Astuti Bangga Bisa Dampingi Putrinya Tampil di Final Party
Fixed! Ini Nominasi Kopi Good Day First Team Putri DBL Kupang 2025-2026
Coach Sani Ungkap Kriteria Penentuan di Hari Terakhir Road to DBL Camp 2026