Sejarah baru yang ditorehkan SMA Santo Paulus Pontianak di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 sukses menyita perhatian.
Mereka mampu mengawinkan gelar usai harus melewati pertandingan bertensi tinggi melawan sang musuh bebuyutan, SMA Santu Petrus Pontianak.
Bahkan, para kesatria Santo Paulus dipaksa mengerahkan upaya ekstra, mengingat duel sengit tersebut berlanjut hingga babak overtime.
Di balik pencapaian ini, jelas ada satu nama yang tidak boleh dilewatkan. Sosoknya selalu terlihat di pinggir lapangan, sembari memperhatikan gerak-gerik skuad asuhannya.
Dialah Hendra Thio, sang nakhoda Santo Paulus. Hebatnya, pelatih yang akrab disapa Hendra itu mencatatkan prestasi gemilang ini di musim debutnya bersama Santo Paulus.
“Saya bergabung itu kira-kira di bulan Maret karena pelatih sebelumnya, coach Felix yang adalah sahabat saya juga, ada urusan mendadak. Ini membuat dia tidak bisa melatih sementara. Jadi, dia meminta saya untuk menggantikan posisinya sebagai pelatih,” buka Hendra.
Baca Juga: Usai Amankan Juara dan MVP, Vieny Gwenogia Bocorkan Satu Mimpi Terakhirnya
Sebelum menekuni kiprah sebagai pelatih, nama Hendra Thio sendiri santer terdengar sebagai pemain profesional di liga tertinggi basket Indonesia. Hingga akhirnya, ia pun membuat keputusan besar untuk pensiun di 2024.
Kemunculannya sebagai Kepala Pelatih Santo Paulus jelas mengundang sorotan. Terlebih, fakta lebih menariknya adalah ia juga merupakan alumnus dari sekolah tersebut.
Namun, menjalani debut sebagai seorang coach bukan perkara mudah. Pria kelahiran 1996 itu pun mengawali langkahnya dengan melakukan sejumlah perombakan.
“Saat awal masuk, hal yang saya perbaiki adalah komunikasi. Kalau sistem latihan, pasti berubah. Karena kebetulan saya melatih di tim putra dan putri, jadi ada beberapa hal yang di-adjust,” terang Hendra.
Ia kemudian melanjutkan. “Hal terpenting adalah saya coba untuk memasukkan sistem permainan, baik di offense maupun defense.”
Dari situ, dirinya mulai menekankan target besar kepada anak-anak didiknya agar bisa menuntaskan kutukan Runner Up yang telah lama membelenggu.
Baca Juga: Sejarah Baru! Santo Paulus Kawin Gelar di DBL Pontianak 2025-2026
Tak ayal, rasa bangga langsung terpancar di wajahnya saat tim putra maupun putri Santo Paulus berhasil mewujudkan ambisi tersebut.
”Semua yang mereka lakukan saat final itu luar biasa. Mereka keluar dari tekanan dan bisa nyaman dengan situasi itu. Hal ini yang sangat saya apresiasi,” ungkap Hendra.
Santo Paulus memang berhasil membawa pulang trofi juara. Meski begitu, ia menyadari kalau catatan manis tersebut bukanlah akhir dari perjalanan.
Melainkan, turut menjadi awal dari tanggung jawab besar Santo Paulus untuk terus merawat prestasi yang telah mereka bangun.
“Setiap tahun, PR pasti akan banyak karena ada pemain-pemain baru lagi ke depannya. Itu tugas kami untuk harus melakukan adjustment kembali,” tutupnya.
Sebagai informasi, DBL Pontianak 2025-2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)