Tema Shine Like a Star di Azarine DBL Dance Competition 2025–2026 East Kalimantan bukan sekadar soal bersinar seperti bintang. Empat tim berikut membuktikan bahwa “bersinar” bisa datang dari proses jatuh–bangun, keberanian memilih jalan hidup, solidaritas perempuan, hingga penghormatan pada legenda musik dunia.
1. SMAN 8 Samarinda – Vanila Blue

Vanila Blue menghadirkan kisah transformasi personal lewat konsep From Dim to Glow. Tarian dibuka dengan gambaran seorang perempuan yang hidup dalam tekanan, insecurity, dan rasa tidak percaya diri. Gerakannya tertahan, emosinya berat, mencerminkan bagaimana dunia kerap memandangnya sebelah mata.
Titik balik hadir saat perubahan datang dari dalam diri sendiri. Azarine dimaknai sebagai simbol perawatan, kepercayaan diri, dan awal baru. Warna kusam perlahan memudar, langkah kian tegas, hingga sosok di atas panggung tampil sebagai perempuan yang telah glow up—kuat dari dalam dan berani bersinar. Pesannya tegas: setiap bintang memang pernah redup sebelum bersinar terang.
2. SMA IPEKA Balikpapan – The Angels

The Angels mengangkat realitas Gen Z yang tumbuh dengan beragam mimpi dan tujuan hidup. Lewat koreografi kolektif, mereka menunjukkan bahwa setiap individu memiliki arah berbeda—mulai dari dunia kesehatan, seni, kewirausahaan, hingga entertainment—namun berangkat dari proses yang sama: usaha, harapan, dan keberanian.
Perbedaan jalur tidak digambarkan sebagai jarak, melainkan sebagai kekayaan. Di tengah keragaman itu, satu benang merah menyatukan mereka: keinginan untuk berkembang dan menunjukkan potensi diri. Pesan yang dibawa jelas—setiap mimpi punya cahaya sendiri, dan semua layak untuk bersinar.
3. SMAN 5 Samarinda – Lux Fabulous

Lux Fabulous menjadikan panggung sebagai ruang penyampaian pesan sosial. Mengusung tema Women Support Women, mereka menegaskan bahwa tarian ini bukan sekadar koreografi, melainkan pernyataan sikap. Para penari perempuan menyuarakan pentingnya saling mendukung, memberdayakan, dan menguatkan satu sama lain.
Gerakan yang solid dan penuh energi menjadi simbol solidaritas. Mereka ingin mematahkan diskriminasi dengan kebersamaan, sekaligus menegaskan bahwa perempuan bisa bersinar lebih terang ketika berdiri bersama. “We are shine like a star” bukan slogan kosong, melainkan semangat kolektif yang terasa sepanjang penampilan.
4. SMAN 16 Samarinda – Venom Crew

Venom Crew memilih cara berbeda untuk memaknai Shine Like a Star. Mereka menjadikan Michael Jackson sebagai role model, menghadirkan kembali sosok King of Pop kepada generasi masa kini. Koreografi dirancang sebagai penghormatan, dengan membawakan lagu-lagu ikonik dari masa kejayaan MJ.
Lewat gerakan khas dan energi panggung yang kuat, Venom Crew menunjukkan bahwa bintang sejati tak pernah padam. Warisan karya Michael Jackson menjadi simbol bahwa cahaya seorang bintang bisa melintasi generasi—terus hidup, menginspirasi, dan bersinar.
Baca Juga: Dari Mimpi sampai Kekuatan Rahasia, Panggung DBL Dance Hari Ini Penuh Cerita!
DBL Samarinda akan berlangsung pada 6-14 Februari di GOR Segiri, Samarinda. Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga akan hadir di 31 kota dari 22 provinsi di Indonesia. Dari setiap kota penyelenggara, para student athlete terbaik akan diseleksi melalui DBL Camp untuk meraih kesempatan bergabung ke jajaran DBL Indonesia All-Star.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. (*)