Hari pembuka Kopi Good Day DBL Camp 2026 sepertinya bakal menjadi hari yang tidak terlupakan bagi ratusan campers (sebutan peserta DBL Camp), Selasa, 28 April 2026.
Bertempat di DBL Academy Jakarta, sejarah baru tercipta. Setelah 16 musim beep test menjadi momok menakutkan di DBL Camp, kini era Yo-Yo Intermittent Recovery Test (Yo-Yo Test) resmi dimulai untuk menyaring calon DBL Indonesia All-Star.
Bukan sekadar lari bolak-balik, Yo-Yo Test membawa standar baru yang jauh lebih relevan dengan dinamika basket.
Ada jeda active recovery sejauh 10 meter yang mensimulasikan momen transisi saat bertanding. Ditambah penggunaan heart rate monitor, tim pelatih kini bisa melihat "tangki bensin" asli para campers lewat data detak jantung yang tampil secara real time.
Hasilnya, sejumlah campers berhasil catatkan angka yang luar biasa. Di sektor putra, Matthew Ivander Setiawan dari SMA Raffles Christian School Jakarta memimpin klasemen dengan jarak tempuh mencapai 2.120 meter (Level 19.2).
Jika dikonversi menggunakan rumus standar internasional, Matthew memiliki angka VO2 Max sebesar 54,21 ml/kg/menit.
Baca Juga: Matthew Ivander Setiawan Dapat Nilai Terbaik di Yo-Yo Test
Bagi yang masih asing, VO2 Max ini sederhananya adalah indikator daya tampung oksigen dalam tubuh atlet.
Semakin tinggi angkanya, semakin hebat kemampuan jantung dan paru-paru dalam menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh saat sedang lari kencang.
Artinya, pemain dengan VO2 Max tinggi nggak bakal gampang "ngos-ngosan" meskipun intensitas pertandingan lagi tinggi-tingginya. Dan angka 54,21 ml/kg/menit yang dimiliki oleh Matthew ini pun bukan main-main.
Menurut standar Topend Sports, pencapaian Matthew, kemudian Vinola Ryantoraya (SMA Zion Makassar) dan Demetrius Deric (SMA BOPKRI 1 Yogyakarta) yang menembus Level 19.1 sudah masuk kategori Excellent. Selangkah lagi menyentuh level elite atlet basket profesional dunia.
Di sektor putri, Kartika Hatta Mahanani dari SMA BPK Penabur Cirebon menunjukkan dominasinya dengan menempuh jarak 1.320 meter (Level 16.6).
Baca Juga: Tinggalkan Beep Test, DBL Camp 2026 Terapkan Yo-Yo Test yang Lebih Relevan
Raihan ini juga menempatkan Kartika di kategori Excellent untuk standar atlet putri, membuktikan bahwa daya tahan jantung dan paru-parunya sangat siap untuk latihan intensitas tinggi di Kopi Good Day DBL Camp 2026.
Dan berikut 10 student athlete putra dan putri yang berhasil menorehkan catatan Yo-Yo Test tertinggi.
Putra:
Putri:
Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini akan menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).
Ratusan campers terpilih akan menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.
Di sana, mereka juga akan dibina secara langsung oleh para pelatih berpengalaman dari DBL Academy juga World Basketball Academy.
Tidak hanya itu, publik juga bisa menikmati sajian musik, games, hingga pertandingan eksibisi secara gratis di Kopi Good Day DBL Festival 2026 yang akan berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April hingga 3 Mei 2026.
Puncaknya, para campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Mereka akan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Kalian bisa memantau seluruh update terkait Kopi Good Day DBL Camp 2026 pada laman di bawah ini