Dalam olahraga bola basket, terdapat beragam istilah yang penting untuk dipahami.
Itu berkaitan dengan posisi pemain, teknik mengoper dan menembak, pelanggaran, serta bagian lapangan bola basket.
Dengan mengetahui istilah-istilah tersebut, permainan bola basket akan bisa lebih mudah kita nikmati, baik sebagai pemain maupun penonton.
Istilah Posisi Pemain Bola Basket
1. Point Guard
Point guard bertugas untuk memimpin tim dan mengatur jalannya pertandingan, khususnya di sisi menyerang.
Dengan kemampuan mengumpan dan pengendalian bola yang solid, seorang point guard kerap dipercaya sebagai fasilitator di lapangan.
2. Shooting Guard
Seperti namanya, shooting guard memiliki pengaruh yang signifikan dalam menembak dan mencetak skor.
Pemain dengan posisi ini biasanya bermain secara off-ball atau bergerak tanpa bola. Maka dari itu, seorang shooting guard sering menggunakan insting mereka demi menemukan ruang kosong untuk menembak bola.
3. Small Forward
Small forward dikenal sebagai pemain yang versatile atau bisa melakukan apa saja di lapangan.
Mereka bisa mencetak skor dari berbagai jarak. Di sisi lain, small forward juga mengerahkan seluruh kekuatan mereka untuk menjaga musuh serta mengambil rebound.
4. Power Forward
Power forward biasanya merupakan salah satu pemain tertinggi dalam tim. Dengan fisik yang lebih besar, peran mereka sangat krusial di sisi bertahan.
Pemain berposisi power forward tetap bisa sering mencetak skor ketika kondisinya memungkinkan. Mereka kerap memanfaatkan teknik post-up untuk mendapatkan poin.
5. Center
Sebagai pemain tertinggi dalam tim, center bertugas untuk jadi pusat dalam sistem pertahanan tim. Mereka bermain secara agresif, terlebih di area dekat ring.
Di sisi menyerang, center biasanya memiliki teknik mencetak skor yang serupa dengan power forward. Mereka juga membantu pemain guard dan forward terbebas dari musuh melalui pick-and-roll.
Istilah Teknik Permainan Bola Basket
6. Dribble: Menggiring dan menguasai bola.
7. Pass: Melempar atau mengoper bola ke rekan satu tim.
8. Shoot: Melempar bola ke arah ring.
9. Assist: Operan kepada rekan satu tim yang berbuah poin.
10. Blocking: Menggagalkan upaya musuh untuk mencetak poin.
11. Alley-oop: Kondisi ketika seorang pemain melompat dan menerima operan bola. Setelah itu, ia akan melakukan dunk atau shooting sebelum kaki menyentuh lapangan.
12. Give and Go: Mengoper ke rekan satu tim, kemudian pemain tersebut berlari ke depan atau belakang.
13. Back Door: Pemain bergerak menjauhi musuh untuk mendapatkan ruang kosong. Pemain tersebut kemudian mencetak skor di dekat ring.
14. Rebound: Pemain mengamankan bola yang berasal dari tembakan musuh yang meleset.
15. Lay-up: Mencetak skor sembari melayang mendekati ring.
16. Pivot: Gerakan memutar badan dengan menggunakan satu kaki sebagai tumpuan.
17. Jump ball: Lemparan bola yang dilakukan wasit di antara dua pemain dari tim yang berbeda untuk memulai atau melanjutkan permainan.
18. Dribble Speed: Menggiring bola sambil berlari untuk meningkatkan kecepatan.
19. Intercept: Pemain membaca dan menghalangi jalur operan bola musuh.
20. Steal: Pemain berhasil merebut bola dari kendali musuh.
21. Man-to-man Defense: Strategi bertahan satu lawan satu.
22. Crossover: Memindahkan giringan bola ke kanan dan kiri secara tidak terduga.
23. Hand off: Pemain menggiring bola mendekati arah pemain yang meminta bola dan langsung memberi bola kepadanya.
24. Field Goal Attempt: Jumlah percobaan menembak bola yang diambil seorang pemain atau tim.
25. Field Goal Made: Jumlah tembakan bola pemain atau tim yang berhasil masuk.
26. Field Goal Percentage: Catatan akurasi tembakan masuk pemain atau tim.
27. Change of Pace: Perubahan kecepatan dan intensitas pemain di lapangan.
28. Change of Direction: Perubahan arah lari pemain di lapangan.
29. Low Post: Posisi menyerang yang berada di dekat ring.
30. Spin: Menggiring bola sambil memutarkan posisi badan,
31. Box Out: Mendorong menggunakan punggung untuk menjauhkan musuh dari ring, sehingga musuh tidak mampu melakukan offensive rebound.
32. Hands Up: Mengangkat tangan untuk menghalangi bola.
33. Jump Pass: Gerakan mengoper bola sambil melompat.
34. Slam Dunk: Mencetak poin sambil bergelantungan di ring.
35. Inbound: Memasukkan bola dari luar lapangan untuk melanjutkan permainan.
36. Three Point: Tembakan dari luar garis busur besar yang menghasilkan tiga angka.
37. Fastbreak: Tim melakukan transisi dengan cepat dari bertahan ke menyerang.
Istilah Teknik Passing Permainan Bola Basket
38. Bounce Pass: Memantulkan bola ke bawah sebelum diterima rekan satu tim.
39. Chest Pass: Mengoper dari depan dada menggunakan kedua tangan.
40. Overhead Pass: Mengoper dari atas kepala menggunakan kedua tangan.
41. No Look Pass: Mengoper tanpa melihat langsung ke arah penerima bola.
42. Behind the Back Pass: Mengoper bola melewati belakang tubuh menggunakan satu tangan.
Istilah Teknik Shooting Permainan Bola Basket
43. Long Shot: Tembakan yang diambil dari jarak jauh.
44. Medium Shot: Tembakan yang diambil dari jarak menengah.
45. Short Shot: Tembakan yang diambil dari jarak pendek.
46. Bank Shot: Tembakan yang dipantulkan ke papan belakang ring.
47. Jump Shot: Menembak bola sambil melompat.
48. Fadeaway: Menembak bola dengan tubuh melompat ke belakang.
49. Step Back: Melangkah mundur agar ruang menembak lebih terbuka.
50. Side Step: Melangkah ke kiri atau kanan untuk menjauhkan diri dari musuh sebelum menembak.
Istilah Bagian Lapangan Permainan Bola Basket
51. Baseline: Garis lapangan yang terletak di belakang ring.
52. Middle Line: Garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian.
53. Back Court: Daerah belakang lapangan untuk tim menyerang.
54. Front Court: Daerah depan lapangan untuk tim menyerang.
55. Half Court: Setengah lapangan.
56. Full Court: Satu lapangan penuh.
57. Strong Side: Area lapangan di mana bola berada.
58. Weak Side: Area lapangan di mana bola tidak berada.
Istilah Pelanggaran Permainan Bola Basket
59. Airball: Tembakan yang tidak mengenai ring ataupun papan belakangnya.
60. Double Dribble: Pemain menggiring bola menggunakan dua tangan.
61. Charging: Pemain yang sedang mengendalikan bola mendorong dan menjatuhkan musuh.
62. Free throw: Tembakan bebas yang diperoleh setelah pemain menerima foul dari musuh.
63. And-one: Pemain terkena foul saat menembak, akan tetapi bolanya tetap masuk. Pemain tersebut akan mendapatkan satu free throw tambahan.
64. Traveling: Pemain mengambil lebih dari dua langkah saat memegang bola tanpa menggiringnya.
65. Turnover: Pengendalian bola berpindah ke tim lain bukan karena tembakan.
66. Three-second Violation: Pemain berada dalam area kotak dekat ring selama 3 detik.
67. Five-second Violation: Pemain tidak memasukkan bola ke lapangan setelah 5 detik.
68 Eight-second Violation: Pemain menyerang tidak melewati garis tengah lapangan setelah 8 detik.
69. Shot-clock Violation: Tim menyerang tidak bisa menembak bola hingga menyentuh ring setelah 24 detik.
70. Technical Foul: Pelanggaran yang tidak melibatkan kontak fisik dan mengarah ke perilaku pemain maupun official di bangku cadangan.
71. Fouled-Out: Pemain telah melakukan foul melebihi jumlah yang ditentukan dan tidak diperbolehkan untuk bermain lagi.
72. Ejected: Pemain dikeluarkan dari lapangan setelah berperilaku tidak pantas.
73. Personal Foul: Pelanggaran yang dilakukan oleh pemain secara individu.
74. Team Foul: Jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh sebuah tim tiap kuarter.
75. Foul Trouble: Pemain memiliki jumlah foul yang sudah mendekati batas maksimum untuk didiskualifikasi dari pertandingan.
Sebagai seorang penonton, 75 istilah itu akan membantu kita untuk memahami konteks, kondisi, serta momentum tiap tim dan pemain dalam suatu pertandingan.
Di sisi lain, sebagai seorang pemain, mengetahui istilah-istilah yang sering dipakai penting untuk membuat keputusan yang tepat di lapangan.
Kita juga akan merasa lebih percaya diri serta mampu berdiskusi secara efektif baik dengan pelatih maupun rekan setim.