Kehadiran suporter di tribun menjadi salah satu elemen penting sepanjang penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North. Mereka bukan sekadar datang untuk menonton pertandingan, melainkan turut mengerahkan seluruh tenaga demi mendukung tim basket yang sedang berjuang di medan pertempuran. 

Bahkan, sudah jadi ritual bagi para suporter untuk tidak datang dengan tangan kosong. Berbagai koreo menarik saling silih berganti menghiasi wilayah tribun. Buatan tangan itu sekaligus menjadi medium untuk mengekspresikan semangat hingga rasa bangga terhadap almamater. 

Para koor juga ditempa agar tetap bisa menyuguhkan koreo mewah, tanpa meninggalkan kehidupan akademik. Wajar saja, proses pengerjaan koreo memang seringkali menyita waktu sekolah. 

Dari situ, DBL Indonesia telah merangkum deretan koreo fenomenal selama Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 berlangsung. Cek berikut ini!

Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng, Ini Deretan Pemegang Rekor Statistik Tertinggi Sektor Putri

SMAN 1 Puri Mojokerto

Totalitas suporter SMAN 1 Puri Mojokerto (Castle Mania) memang tak perlu diragukan lagi. Meski harus menerjang jarak jauh, tidak pernah terselip kata lelah untuk mendukung tim basket kebanggaan. Begitu juga saat tim putri SMAN 1 Puri Mojokerto melawan SMAN 2 Jombang. 

Siapa sangka, sebanyak 900 pasukan Castle Mania memadati area tribun. Aksi mereka semakin lengkap dengan hadirnya naga empat dimensi dengan ukuran 2x6 meter yang mampu bergerak, serta deretan koreo tiga dimensi.

Castle Mania butuh waktu sekitar tiga minggu untuk merampungkan pertunjukan tersebut. Bagi mereka, koreo naga yang dihadirkan terinspirasi dari kisah rakyat Skotlandia sekaligus memperlihatkan seberapa besar dukungan dan kekuatan Castle Mania. 

SMAN 2 Jombang

Pasukan Kasadwana Curva Sud (julukan suporter SMAN 2 Jombang) juga membuktikan bahwa jarak jauh bukan halangan untuk memadati tribun DBL Arena. Saat tim basket putri melawan SMA Gloria 2 Surabaya, Kasadwana Curva Sud datang dengan 3D raksasa. 

Koreo tersebut menampilkan seseorang yang sedang menunggangi seekor naga dengan warna merah menyala terang. Sosok tersebut juga memegang Menara Air Ringin Contong yang merupakan ikon bersejarah kebanggaan masyarakat Jombang. 

Konsep ini menggambarkan motivasi besar yang ada di antara para siswa SMAN 2 Jombang dalam mendukung tim basket sekaligus menjadi simbol perjuangan untuk membanggakan nama Jombang. 

SMAN 9 Surabaya

Kalau berbicara soal kreativitas suporter, sudah pasti nama Songo Mania (sebutan pendukung SMAN 9 Surabaya) tidak boleh dilewatkan. Tampil di Opening Party DBL Surabaya 2025, pasukan berbaju hijau itu datang dengan koreo bertema laboratorium yang begitu mencekam dengan berbagai macam eksperimen. 

Bukan sembarang laboratorium, konsep tersebut ternyata memiliki arti tersendiri bagi Songo Mania. Eksperimen itu diibaratkan sebagai sesuatu percobaan yang memiliki kemungkinan untuk gagal atau berhasil. 

Layaknya Songo Mania, mereka tidak memiliki perasaan takut untuk menghadapi kegagalan ataupun keberhasilan. Hebatnya, koor Songo Mania hanya membutuhkan waktu satu minggu untuk menyelesaikan koreo ini. 

Baca Juga: Deretan Pertandingan Panas Sepanjang Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026

SMAN 4 Surabaya

Pernah kebayang enggak, gimana jadinya kalau koreo yang selama ini kita lihat di tribun digabungkan dengan teknologi? Nah, inovasi ini dihadirkan oleh Tetra Mania (suporter SMAN 4 Surabaya) saat tim putra SMAN 4 Surabaya (Tetra) berhadapan dengan Surabaya Cambridge School (SCS).

Barisan yang dikenal dengan busana hitam ini mengusung 3D dengan tema “The Castle of Sill”. Koreo ini menggambarkan seorang pemimpin bernama Mzee sebagai pemimpin sebuah kerajaan yang sedang duduk di singgasana emas. 

Ada hal menarik dari koreo tersebut. Para penonton bisa merasakan sensasi masuk ke dalam kastil tersebut melalui aplikasi scan di smartphone. Tetra Mania menghabiskan waktu selama dua sampai tiga minggu demi koreo canggih ini.

SMAN 16 Surabaya

Siapa yang tak tahu koreo laba-laba raksasa satu ini? Yap, Sixteenagers (julukan suporter SMAN 16 Surabaya) tampil fenomenal di laga tim putri SMAN 16 Surabaya kontra SMA Petra 4 Sidoarjo. 

Mereka membawa koreo 4D berbentuk laba-laba raksasa lengkap dengan kaki-kakinya yang memenuhi area tribun. Bahkan, koreo tersebut menjadikannya sebagai yang terbesar dan memiliki persiapan paling kompleks sepanjang sejarah kompetisi DBL berlangsung. 

Selama ini, Sixteenagers sendiri dikenal selalu menyuguhkan koreo yang punya cerita bersambung. Hadirnya laba-laba tersebut menjadi kelanjutan dari kisah petualangan yang diangkat oleh mereka selama DBL Surabaya 2025.

Pengerjaan koreo ini tentu jauh dari kata mudah. Selain membutuhkan waktu pengerjaan yang panjang, para koor Sixteenager pun harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit. 

Salut untuk perjuangan teman-teman suporter!

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 telah digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. DBL Indonesia juga telah memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 turut menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day.

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Kamu bisa memantau artikel seputar Season Journey 2025-2026 di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

5 Cara Menuju Indonesia Arena: Rute TransJakarta, MRT, dan KRL
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi