Ketatnya persaingan di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 selalu berhasil menyajikan tensi tinggi di setiap pertandingannya.
Namun, di balik sengitnya perebutan poin di lapangan, kompetisi musim ini juga melahirkan deretan kisah mengharukan tentang ikatan keluarga.
Mulai dari yang kompak berjuang di satu tim yang sama, hingga takdir unik yang memaksa mereka untuk saling berhadapan sebagai lawan demi profesionalitas.
Merangkum dari berbagai momen emosional di beberapa kota, berikut adalah kisah kebersamaan keluarga yang tertangkap kamera di arena DBL musim ini.
Dinasti Keluarga Coach Liana Rosmasari
Darah basket benar-benar mengalir deras di keluarga mantan pemain nasional, Liana Rosmasari (Coach Liana).
Musim ini, ia mengawal langsung debut sang anak bungsu, Miracle Christiano, sebagai pilar utama SMA Raffles Christian School Jakarta hingga sukses menjadi juara Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Jakarta dan mengamankan predikat Kopi Good Day Second Team 2025 Jakarta.
Baca Juga: Debut di DBL South Jakarta, Miracle Christiano Senang Satu Tim Bersama Ibunda!
Uniknya, dinasti basket keluarga ini menyebar di berbagai wilayah. Sang kakak tertua, Joshua Abner, bertugas sebagai kepala pelatih SMA Gloria 2 Surabaya.
Sementara kakak keduanya, Praisey Blessed dari SMA BPK Penabur Cirebon, sukses melakukan comeback emosional pasca cedera ACL hingga terpilih skuad elite Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 bersama sepupu mereka, Matthew Ivander Setiawan.
Keberhasilan trio bersaudara ini menembus DBL All-Star seolah membayar lunas doa sang mama dan bersiap melakoni family trip impian ke Amerika Serikat.
Baca Juga: Bukan Sekadar Comeback, Praisey Blessed Bawa Adik dan Sepupu ke Amerika
Keluarga Kanikir dalam Skuad SMA 1 PSKD Jakarta
Momen langka dan membanggakan terjadi di bangku cadangan tim SMA 1 PSKD Jakarta saat melakoni laga di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Central Jakarta.
Skuad ini diperkuat oleh tiga anggota keluarga Kanikir sekaligus, yaitu Yulisar Wilson Kanikir yang sebagai kepala pelatih, didampingi anak pertamanya, My Faith Sonni Markson Kanikir sebagai asisten pelatih, serta anak bungsunya berjuang di lapangan, My Love William Zefanya Kanikir.
Coach Yulisar mengaku sangat bangga karena kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah profesional untuk mengejar target juara, tetapi juga meningkatkan kedekatan personal dan intensitas pertemuan mereka untuk saling mendukung sebagai satu keluarga utuh di dalam maupun di luar lapangan.
Hebatnya lagi, keluarga Kanikir sukses membawa SMA 1 PSKD Jakarta melesat sebagai runner up Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Central Jakarta dan terbang ke fase Championship.
Baca Juga: Didampingi Dua Putranya, Coach Yulisar: Suatu Rasa Kebanggaan
Duo Alumni yang Pecahkan Kutukan SMK Unggul Sakti Jambi
Duo Kwee (keempat dan kelima dari kanan barisan belakang) saat sesi foto bersama usai menjuarai DBL Jambi 2025-2026
Kekompakan kakak-beradik juga menjadi kunci sukses di balik bangkitnya tim basket SMK Unggul Sakti Jambi di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Jambi.
Tim ini dinakhodai oleh Michael Kwee sebagai kepala pelatih dan didampingi secara setia oleh sang adik, Mickey Kwee, yang menjabat sebagai asisten pelatih.
Menariknya, kedua juru taktik ini merupakan potret alumni SMK Unggul Sakti yang bahu-membahu mengangani tim sejak musim 2022-2023.
Dedikasi dan proses panjang yang mereka bangun bertahun-tahun akhirnya berbuah manis setelah mereka sukses membawa almamater tercinta meraih gelar juara untuk pertama kalinya dalam sejarah DBL Jambi.
Kembar Mantan Pro yang Bawa Tim Debutan Melejit
Panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Central Java-South dikejutkan performa impresif tim srikandi debutan SMA Unggulan RUSHD yang langsung menembus Fantastic Four tanpa terkalahkan di fase grup.
Di balik kegacoran sang debutan, ada duet kembar mantan pemain profesional WNBL Sritex Dragons Solo dari jajaran kepelatihan, yaitu Lusia Puspitasari sebagai pelatih utama serta Dyah Puspitasari sebagai manajer tim.
Karier keduanya memang dikenal tidak terpisahkan sejak masih bermain, dan kini mereka kompak mengapresiasi regulasi student athlete DBL yang mendidik para pemain untuk bertanggung jawab menyeimbangkan nilai akademik dan menjadikan basket sebagai jembatan meraih beasiswa.
Baca Juga: Duet Pelatih Kembar di Skuad RUSHD untuk DBL Solo 2025!
Ketika Ibu Menjadi Manajer Tim Lawan dari Sang Anak
Deswita Salma (kiri) bersama sang ibunda (kanan) pasca laga SMAN 2 Jombang kontra SMAN 1 Puri Mojokerto
Takdir unik yang mengharukan terjadi di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North saat SMAN 2 Jombang bertemu SMAN 1 Puri Mojokerto di Round 2.
Maria Ariastuti (Ibu Atik) yang merupakan guru Bimbingan Konseling (BK) sekaligus manajer tim putri SMAN 2 Jombang, harus duduk di tepi lapangan menyaksikan tim asuhannya bertanding melawan anak tunggalnya sendiri, Deswita Salma Maharani, penggawa andalan SMAN 1 Puri Mojokerto.
Meskipun jarak memaksa ibu dan anak yang sudah seperti sahabat ini hanya bisa bertemu di akhir pekan, Ibu Atik tetap mengaku bangga melihat perkembangan Salma di lapangan, seraya berharap sang putri bisa menembus perguruan tinggi bagus melalui jalur prestasi basketnya.
Baca Juga: Kisah Ibu Atik, Manajer Smada yang Bertanding Menghadapi Putri Semata Wayangnya
Perang Psywar Satu Rumah Menuju DBL Arena
Coach Asun (paling kiri) ketika mendampingi Izza (tengah) pada laga final DBL Surabaya 2024
Kisah jenaka sekaligus hangat datang dari penggawa SMA Gloria 1 Surabaya, Al Izza Keita Willy Pribadi, yang harus berhadapan dengan pamannya sendiri, Coach Agung Sunarko (Coach Asun), peramu strategi SMAN 15 Surabaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-North.
Karena tinggal dalam satu rumah, Izza sudah kenyang menerima teror mental dan psywar jenaka dari sang paman sejak hasil drawing grup diumumkan, bahkan keduanya berangkat bersama dalam satu mobil menuju DBL Arena.
Bagi Izza, candaan pasca pertandingan itu sama sekali bukan tekanan, melainkan bentuk kedekatan karena sang paman lah yang mengarahkannya di dunia basket sejak awal dan ia memiliki impian besar untuk bisa bermain sejago pamannya.
Baca Juga: Tanding Lawan Paman Sendiri, Ini Kata Al Izza Keita Pribadi, Penggawa Gloria 1..
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 telah digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. DBL Indonesia juga telah memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 turut menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa