Hitung mundur menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta resmi dimulai! Pendaftaran untuk region ini pun sudah dibuka sejak 1 Juli hingga 30 Juli mendatang.
Nantinya, GOR Ciracas Jakarta Timur bakal menjadi arena dari persaingan sengit dari seluruh tim pada 23 September sampai 2 Oktober 2026.
Selama ini, DBL East Jakarta memang dikenal sebagai salah satu region yang selalu menyuguhkan pertandingan penuh tensi. Bukan hanya dihuni sederet tim kuat, setiap musim juga menghadirkan kejutan tersendiri dari para kuda hitam.
Nah, sebelum euforia DBL East Jakarta 2026 dimulai, saatnya kilas balik sejenak ke deretan pertandingan paling sengit yang tersaji sepanjang musim lalu. Simak daftar laganya berikut ini!
Baca Juga: Trivia DBL Central Jakarta: Daftar Pertandingan Sengit Sepanjang Musim Lalu
SMA Global Islamic School vs SMAN 42 Jakarta (PUTRA)
Pertarungan SMA Global Islamic School (GIS) kontra SMAN 42 Jakarta (Empat Dua) pada Jumat, 19 September 2025 dipenuhi atmosfer panas! Bagaimana tidak, pasukan Empat Dua yang sempat memimpin selama paruh pertama (14-8) tiba-tiba harus kewalahan menghadapi serangan sang rival.
Di kuarter ketiga, skuad GIS berhasil merebut keunggulan menjadi 19-18. Margin ini sejatinya masih memberi peluang bagi Empat Dua untuk kembali mengambil alih jalannya pertempuran.
Mereka bahkan menambahkan poin lebih dulu di kuarter keempat. Tembakan ini pun kembali membuat Empat Dua kembali memimpin.
Namun, GIS tak berdiam diri. Mereka melemparkan tembakan balasan. Dari situ, mereka terus menempatkan Empat Dua dalam posisi tertinggal dan mengakhiri laga dengan kemenangan 24-22.
Statistik lengkap pertandingan ini bisa klik di sini atau cek halaman di bawah ini (pengguna Android bisa scroll dengan dobel tap)
Saksikan siaran ulang pertandingan ini melalui live stream di bawah
SMA ACS Jakarta vs SMAN 61 Jakarta (PUTRA)
Kemenangan dramatis berhasil dikantongi SMA ACS Jakarta setelah melawan SMAN 61 Jakarta (Nasa) dengan skor akhir 31-30 pada Minggu, 21 September 2026.
Di kuarter pembuka, skuad ACS berada di atas angin dengan torehan sementara 21-6. Namun, margin yang berjarak cukup jauh itu bukanlah alasan bagi Nasa untuk mundur.
Buktinya, Nasa berhasil menambahkan 14 poin, sedangkan ACS hanya mampu menorehkan enam poin selama kuarter ketiga. Nasa pun semakin gerilya melancarkan serangan, bahkan kedudukan kedua tim imbang (30-30) saat waktu tersisa hanya 13 detik.
Sayangnya, foul yang dilakukan Nasa justru menghadiahkan free throw bagi ACS di momen krusial. Kesempatan itu pun berhasil dimanfaatkan dengan baik sekaligus membuat ACS meraih kemenangan dramatis.
Statistik lengkap pertandingan ini bisa klik di sini atau cek halaman di bawah ini (pengguna Android bisa scroll dengan dobel tap)
Saksikan siaran ulang pertandingan ini melalui live stream di bawah
Baca Juga: Trivia DBL West Jakarta: Deretan Laga Pemacu Adrenalin Sepanjang Musim Lalu
SMAN 71 Jakarta vs SMAN 36 Jakarta (PUTRI)
Siapa sangka, SMAN 71 Jakarta (Sapta Eka) sebagai juara bertahan (2018, 2023, 2024) harus gugur di babak Big Eight. Mereka tunduk di hadapan SMAN 36 Jakarta (Tiga Enam) lewat skor tipis 20-17 pada Senin, 22 September 2025.
Pertandingan berlangsung sengit sejak tepis mula. Hingga memasuki kuarter ketiga, selisih yang terpaut antara kedua tim tidak pernah berjarak lebih dari lima poin dengan keunggulan di tangan Sapta Eka.
Kejutan terjadi di kuarter pemungkas. Tripoin Kayla Amaliana memangkas margin menjadi 16-17, kemudian disusul dua angka dari Saskia Andriani Sukmawati yang membuat keadaan berbalik unggul menjadi 18-17.
Dari situ, srikandi Sapta Eka tak lagi bisa mengejar ketertinggalan. Kemenangan pun resmi digenggam oleh Tiga Enam.
Statistik lengkap pertandingan ini bisa klik di sini atau cek halaman di bawah ini (pengguna Android bisa scroll dengan dobel tap)
Saksikan siaran ulang pertandingan ini melalui live stream di bawah
SMA Labschool Jakarta vs SMAN 39 Jakarta (PUTRA)
Kejutan turut tersaji di pertempuran yang mempertemukan SMA Labschool Jakarta (Pemoeda) versus SMAN 39 Jakarta (Galan) pada Selasa, 23 September 2025.
Pasukan Galan tampil meyakinkan selama kuarter pembuka. Buktinya, mereka berhasil memimpin satu poin (11-1). Meski begitu, mentalitas pasukan Pemoeda patut diacungi jempol.
Mereka benar-benar menunjukkan kualitas sebagai salah satu tim terkuat di wilayah Jakarta Timur. Puncaknya, Pemoeda mencatatkan 13 poin tambahan di kuarter pemungkas. Sementara, Galan hanya bisa membalasnya dengan delapan poin.
Torehan tersebut berhasil membawa Pemoeda membalikkan keadaan sekaligus mengamankan kemenangan dengan skor akhir 30-26.
Statistik lengkap pertandingan ini bisa klik di sini atau cek halaman di bawah ini (pengguna Android bisa scroll dengan dobel tap)
Saksikan siaran ulang pertandingan ini melalui live stream di bawah