ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Penampilan TDOS di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North pada Kamis, 6 Agustus 2026 di DBL Arena Surabaya

Siapa di sini yang tidak mengenal kisah legendaris Bawang Merah dan Bawang Putih? Tentu kisah itu tidak asing lagi di telinga kita. TDOS, tim dance SMAN 1 Sooko Mojokerto, angkat kisah legendari tersebut di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North.

Di panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-North, mereka berhasil menyajikan sudut pandang baru lewat tarian mereka. Dengan tema besar "100% Indonesia", TDOS sengaja memilih cerita rakyat ini untuk mendobrak stigma lama. 

Natasy Zahra (Natasy) dan Da'watul Ilmi (Ilmi), dua anggota dance kelas 11, mengungkapkan keinginan mereka untuk menyampaikan kepada audiens bahwa hubungan persaudaraan seharusnya didasari kesetaraan, bukan perselisihan.

Baca juga: Menuju DBL East Java-North: IQ di Lapangan Jadi Fokus Persiapan Putri Sembilan

"Cerita yang familiar di telinga kita kan mereka itu saudara yang selalu bertengkar. Kami ingin menunjukkan sebaliknya. Makanya, di ending tarian kami semua bersatu," ungkap Ilmi penuh semangat seusai penampilan pada Kmais, 6 Agustus 2026.

Pesan moral tersebut turut mencerminkan hubungan internal dalam tim. Bagi mereka, batasan angkatan harus dikesampingkan agar ikatan kekeluargaan bisa terjalin erat.

"Meskipun ada kakak kelas dan adik kelas, kami berteman dekat banget dan sudah seperti saudara sendiri," tambah Tasya.

Sementara itu, UNO DANCE CREW (UDC) tim dance SMAN 1 Waru mengangkat budaya Jawa pada penampilan mereka di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North. Budaya Jawa itu tidak hanya ditampilkan pada kostum yang mereka kenakan saja, tetapi juga pemilihan lagu, koreografi, hingga properti.

Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Ziebend Tingkatkan Intensitas Latihan Jelang DBL

Penampilan UDC di AQUA DBL Dance 2026 East Java-North pada Kamis, 6 Agustus 2026 di DBL Arena Surabaya

Victori Anikka Beatricia (Victori) dan Sesilia Nebrisca Valonika Setiadi (Kai), anggota UDC, membeberkan pemilihan budaya Jawa sebagai konsep karena mereka merasa begitu dekat dan familiar. 

Victori menambahkan, Lathi merupakan salah satu lagu yang ikut disertakan pada penampilan mereka. Bukan tanpa alasan, pemilihan lagu tersebut karena Lathi merupakan lagu berbahasa Jawa yang akrab di telinga anak muda. Tidak sampai di situ, koreo yang mereka tampilkan juga menggambarkan lirik di lagu tersebut.

"Di lirik 'kowe ra iso mulih' itu kami ada gerakan yang seperti mau lari tapi kami menarik diri, yang maksutnya kami nggak akan bisa lari," cerita Kai. 

Sebagai tim dance pembuka rangkaian AQUA DBL Dance 2026 East Java-North, UDC berhasil menyajikan penampilan terbaik. Meski terdapat hal di luar kendali, seperti jatuhnya backdrop, tidak membuat mereka kehilangan kepercayaan diri di panggung DBL Arena.

"Jatuhnya backdrop itu jadi kerasa semakin sakral gitu penampilan kami hari ini. Karena itu juga kami akan menyiapkan plan B apabila hal serupa terjadi di penampilan selanjutnya," tutup Vicori bangga.

Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Hal-hal Sederhana Perkuat Chemistry Putra Smaga

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

 

 

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS