ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Mikaela Valerie Kurniawan, pemain SMA Petra 1 Surabaya, berusaha melewati penjagaan pemain SMA Muhammadiyah 1 Gresik dalam laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Sabtu (8/8/2026).

Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North kembali berlangsung di DBL Arena Surabaya pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Dalam laga keempat kategori putri, SMA Petra 1 Surabaya berhadapan dengan SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Pertemuan kedua tim kali ini menjadi laga ulangan setelah keduanya pernah berjumpa di gelaran musim 2023.

Salah satu pemain yang turun membela Petra 1 adalah Mikaela Valerie Kurniawan. Guard bernomor punggung 9 tersebut mencatatkan 4 poin, 3 rebound, 3 asis, dan 5 steal dalam pertandingan ini.

Baca Juga: Hasil DBL East Java-North 2026: Debut Manis Al Hikmah, Smekda Menang Perdana

Bagi Mikaela, laga ini menjadi pengalaman tersendiri. Pertandingan tersebut merupakan penampilan pertamanya di DBL East Java-North. Atmosfer DBL Arena yang dipenuhi suporter sempat membuatnya gugup pada awal laga.

“Ini pertama kali aku main di DBL. Jadi agak deg-degan karena ada tension-nya, kayak ada drum dan suporter ramai. Lama-lama aku adaptasi, sudah biasa, jadi sudah enggak kebawa nervous lagi,” tutur Mikaela.

Berhasil melewati rasa gugup tersebut menjadi hal yang paling membuat Mikaela puas dari penampilannya hari ini. Ia merasa bisa bermain lebih lepas setelah mampu beradaptasi dengan suasana pertandingan.

“Hari ini aku puas karena bisa enggak grogi mainnya. Mainnya lepas. Soalnya biasanya kalau aku nervous, agak susah ngilangin groginya dan hari ini aku berhasil,” ungkapnya.

Meski sudah mampu tampil lebih lepas, Mikaela masih menemukan satu hal yang perlu dibenahi. Ia merasa permainan bertahannya belum berjalan maksimal.

“Kalau perbaiki sih dari defense. Defense-nya kurang rapi dan juga kurang hustle,” jelasnya.

Jauh sebelum merasakan atmosfer DBL Arena, Mikaela lebih dulu mengenal dunia olahraga lewat berkuda. Ketertarikannya berawal dari sang papa yang sejak kecil sudah dekat dengan olahraga tersebut.

Mikaela Valerie Kurniawan meraih juara ketiga pada kelas Prestige Italia Youth Class 105–110 cm Team Competition U21 dalam ajang Djiugo Next Adventure 2026 di Arthayasa Stables & Country Club, Depok, 9–12 Juli 2026. (Foto: dokumentasi pribadi Mikaela Valerie Kurniawan)

“Papaku dulu semenjak kecil suka ternak kuda. Terus dulu pernah ikut klub kuda. Pas kecil aku diajak ke kandang kuda, terus disuruh naik-naik kuda. Mulai dari awal itu sudah mulai suka sama kuda,” cerita Mikaela.

Kecintaan tersebut kemudian berkembang lebih serius. Mikaela sempat mengikuti sejumlah kompetisi berkuda, termasuk salah satunya pada Juli tahun ini. Namun, untuk sementara ia harus mengesampingkan kompetisi berkuda karena sedang menjalani rangkaian DBL East Java-North 2026.

“Sekarang sih berkudanya belum kompetisi lagi karena lagi DBL,” ujarnya.

Baca juga: Debut Berarti Santri SMA Progresif Bumi Shalawat di Home of the Dreamers

Menariknya, basket justru hadir dari keinginan Mikaela untuk menunjang aktivitasnya di atas kuda. Ia awalnya memilih basket untuk menjaga kondisi fisik agar tidak mudah lelah. Seiring waktu, olahraga tersebut justru membuatnya tertarik untuk ikut serius menekuninya.

“Aku awalnya berkuda dulu, terus ambil basket buat ngambil fisiknya biar enggak gampang capek. Ternyata basket seru juga, jadi aku mulai seriusin juga,” ungkapnya.

Kini, Mikaela menjalani dua aktivitas olahraga tersebut sembari tetap membagi waktu dengan sekolah. Ia terbiasa mengatur jadwal latihan agar keduanya tetap berjalan.

“Awal-awalnya agak susah, cuman lama-lama terbiasa. Seminggu ini dua hari latihan basket, nanti dua hari lagi berkuda. Habis latihan langsung belajar,” jelasnya.

Memasuki kelas X, perjalanan Mikaela di basket masih panjang. Debutnya di DBL East Java-North menjadi salah satu pengalaman yang ingin ia jadikan pijakan untuk berkembang lebih jauh.

“Semoga ke depannya aku lebih bisa lebih berani lagi, bisa lebih jago lagi dan juga bisa lebih pede,” harapnya.

Di balik perjalanan Mikaela di dua cabang olahraga tersebut, keluarga menjadi sosok yang terus memberikan dukungan. Orang tua dan adik-adiknya disebut selalu hadir sejak ia mulai menekuni olahraga hingga sekarang.

“Dari orang tua sama keluarga, pokoknya adik-adik juga. Mereka support aku dari nol sampai sekarang. Itu benar-benar besar banget. Aku juga bersyukur mereka bisa ada di sampingku sampai sekarang,” ujarnya.

Dukungan keluarga itu juga terasa ketika Mikaela hendak menjalani debutnya di DBL East Java-North 2026. Alih-alih membebaninya dengan target tertentu, orang tuanya justru mengingatkan agar ia bermain lepas dan berani.

“Pokoknya main lepas saja, yang berani, jangan grogi. Ini kan DBL pertama, jadi wajar nervous. Cuman kalau bisa give your best,” kata Mikaela menirukan pesan orang tuanya.

Baca juga: Dukungan Orang Tua Warnai Perjalanan Reinhart Bersama Gloria 2

Dari arena berkuda hingga DBL Arena, Mikaela kini mulai menemukan tantangan baru lewat basket. Debut yang sempat dibuka dengan rasa grogi justru menjadi pengalaman yang membuatnya semakin berani untuk berkembang bersama Petra 1.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Hasil akhir pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS