ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aksi Berliana ketika melantai di GOR Prayoga Padang

“Aku dari SMP itu sudah punya mimpi kalau bisa main di DBL yang lima lawan lima,” kata Berliana Almadina, penggawa SMAN 15 Padang di ajang AZA 3X3 Competition 2026 West Sumatra.

Yup, kompetisi AZA 3X3 Competition merupakan bagian dari rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027. Pertandingan 3X3 dimulai sebelum laga lima melawan lima. Kompetisi 3X3 DBL menjadi menu pembuka sebelum menuju hidangan utama yaitu, laga 5on5.

Sejak masih SMP, Berliana Almadina sudah bermimpi jika saat SMA ia bisa merasakan atmosfer DBL West Sumatra. Atmosfer kemeriahan GOR Prayoga, Padang yang terkenal militan.

Baca juga: Safa Khairunisa, Menemukan Mimpi dan Proses lewat Basket

Sayang, salah satu cita-citanya untuk bisa melantai di DBL West Sumatra tidak sepenuhnya bisa terwujud.

“Sekarang aku sudah kelas 12 SMA. Dan cuman bisa ikut AZA 3X3 aja. Gapapa. Mungkin in another life, diriku bisa ikut yang 5on5 DBL,” ujarnya.

Meski pada percobaan terakhir ini ia gagal mewujudkan impiannya, Berliana Almadina tidak patah semangat. Ia membidik hal baru yang sedang diupayakan. Jadi juara di ajang AZA 3X3 Competition 2026 West Sumatra.

“Aku mau  mengharumkan nama sekolah dengan jadi juara di AZA 3X3 ini. Semoga aku bisa ya,” katanya.

Sebagai seorang student athlete, Berliana Almadina termasuk yang cukup berprestasi. Doi pernah menjadi juara kelas dan terpilih sebagai wakil ketua MPK di SMA.

Di luar akademik, ia sempat menuai prestasi di bidang tari dan beberapa pencapaian lain. Salah satunya adalah Program 18-21 Kota Padang. Sebuah gerakan ketahanan keluarga yang mewajibkan anak-anak berada di rumah pukul 18.00 sampai 21.00 WIB.

“Paling berkesan itu aku jadi juara 2 lomba 18-21 tingkat kota Padang. Karena itu mendapatkan hadiah umroh sekeluarga. Yang berkesan kedua itu aku jadi juara dua di event basket lokal. Itu jadi pencapaian pertamaku di basket,” terangnya.

Prestasi-prestasi tersebut yang membawa Berliana Almadina membuka banyak pintu pengalaman baru. Menariknya, dalam proses pengembangan diri tersebut, lingkungannya sangat mendukung apa yang ia lakukan.

“Orang tua, keluarga, sahabat, dan guru-guru itu selalu ngasih aku support walaupun aku gagal. Nggak mematahkan semangatku buat bisa jadi pemenang. Aku selalu berdoa untuk mereka. Titip sampaikan ucapan terima kasih untuk mereka ya, Bel,” tandasnya.

Mimpi kamu belum sirna, Berliana. Kamu masih bisa mengukir prestasi di ajang AZA 3X3 Competition. Perjalanan Berliana terhenti di gim pertama. Tim putri SMAN 15 Padang kalah ketika bertemu SMA Xaverius Bukittinggi. Its okay, Berliana. Sampai jumpa lagi di masa depan!

Profil Berliana Almadina bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS