ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Tim dance SMA Kalam Kudus Padang tampil di GOR Prayoga Padang

Penampilan tim dance di AQUA DBL Dance 2026 West Sumatra semakin seru! Beragam konsep dan koreografi hadir dari tim-tim yang ambil bagian. Masing-masing punya cara sendiri untuk menerjemahkan tema besar musim ini, 100% Indonesia.

Tiga tim dance berikut berhasil mengemas tema tersebut menjadi koreografi yang tak hanya menarik secara visual, tetapi juga punya cerita di balik setiap gerakannya. Berikut cerita mereka!

Baca juga: Empat Tim Dance Berhasil Tampil Memukau di AQUA DBL Dance 2026 West Sumatra

SMAN 1 Padang

https://www.dbl.id/uploads/post/2026/08/14/kk-padang.jpg

Perjalanan JKT48, Agnez Mo, dan NO NA menjadi inspirasi tim dance SMAN 1 Padang. Ketiga sosok tersebut dipilih sebagai bentuk apresiasi terhadap perempuan Indonesia yang berani berkarya, menunjukkan identitas, dan membawa nama Indonesia ke panggung yang lebih luas.

Lewat koreografi yang mereka tampilkan, Tim dance SMAN 1 Padang ingin menunjukkan semangat untuk terus berkembang dan berani tampil.

Baca juga: Empat Konsep Berbeda Tim Dance yang Tampil di AQUA DBL Dance 2026 West Sumatra

Bagi mereka, perempuan Indonesia punya ruang untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan di industri kreatif, baik di dalam negeri maupun hingga ke panggung internasional.

MAN 2 Padang

https://www.dbl.id/uploads/post/2026/08/14/kk-padang.jpg

Lagu daerah Paris Barantai menjadi sumber inspirasi penampilan tim dance MAN 2 Padang. Itu merupakan lagu daerah berbahasa Banjar yang berasal dari Kalimantan Selatan. Lagu tersebut diciptakan oleh almarhum H. Anang Ardiansyah pada 1959.

Sebagai salah satu warisan budaya yang lekat dengan masyarakat Kalimantan Selatan, lagu Paris Barantai mereka bawa ke panggung AQUA DBL Dance 2026 West Sumatra.

Lewat penampilan tersebut, tim dance MAN 2 Padang mencoba mengenalkan salah satu kekayaan budaya Indonesia melalui cara yang lebih dekat dengan generasi muda.

SMA Kalam Kudus Padang

Bagi tim dance SMA Kalam Kudus Padang, mencintai budaya Indonesia bukan berarti harus menutup diri dari budaya asing.

Lewat penampilannya, mereka mencoba memperlihatkan bagaimana budaya nasional dan budaya asing bisa berpadu menjadi sebuah karya seni yang lebih beragam. Musik dan gerakan dari berbagai budaya menjadi ruang bagi para dancer untuk terus berekspresi.

Menurut mereka, keterbukaan terhadap budaya asing justru bisa menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran bagi generasi muda. Tentunya, tanpa menghilangkan kekhasan dan keunikan budaya Indonesia.

Perpaduan musik nasional dan luar negeri pun menjadi bagian dari upaya tim dance  SMA Kalam Kudus Padang menghadirkan penampilan yang unik dan menarik.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS