Kalimat “Karena Cinta Kami Ada” terbentang di tribun sebagai bentuk dukungan Owl Team untuk tim putri SMAN 17 Surabaya. Setelah sebelumnya membawa koreografi naga dengan pesan "Kobarkan Cinta Dalam Dirimu", kali ini mereka memilih satu kalimat sederhana untuk menemani perjuangan putri Smantass.
Koreografi tersebut dibuat sehari sebelum pertandingan. Muhammad Raffly Aldiansyah atau Punk, bagian kreatif Owl Team, bersama teman-temannya menyusun tulisan itu sebagai kelanjutan dari pesan yang mereka bawa pada penampilan sebelumnya.
“Karena cinta itu kan selalu ada. Jadi kami ibaratnya ingin menunjukkan kalau cinta itu selalu ada untuk menemani basket putri,” ujar Punk.
Baca juga: Rayakan 10 Tahun, Kasadwana Curva Sud Bawa Kue Ulang Tahun Raksasa ke DBL Arena
Jika sebelumnya Owl Team memenuhi tribun dengan visual naga, kali ini mereka membiarkan kalimat tersebut menjadi pusat perhatian. Tidak banyak elemen yang mengiringinya, tetapi justru kesederhanaan itu membuat pesan yang ingin disampaikan terasa lebih langsung.
Pemilihan kalimat tersebut bukan tanpa hubungan dengan koreografi sebelumnya. Kata cinta kembali mereka bawa, tetapi dengan sudut pandang berbeda. Jika sebelumnya mereka mengajak untuk mengobarkan cinta, kini mereka ingin menunjukkan bahwa perasaan itu menjadi alasan untuk tetap berada di sisi putri Smantass.
“Ada kaitannya. Ya kan sama-sama cinta. Kalau enggak cinta, enggak bakal ada di sini,” kata Punk.
Baca juga: Dvampir Bawa Pesan dari Kegelapan, Rolas Fighters Kawal Putra Rolas

Owl Team memberikan dukungan untuk Putri Smantas di tribun DBL Arena Surabaya.
Kali ini, persiapan koreografi berlangsung singkat. Punk bersama teman-temannya baru menyelesaikan tulisan tersebut sehari sebelum pertandingan.
Berbeda dengan koreografi naga yang membutuhkan lebih banyak elemen visual, Owl Team memilih konsep yang lebih sederhana. Meski begitu, mereka tidak bermaksud berhenti berkreasi sampai di sini.
Punk memberi sedikit gambaran bahwa penampilan kali ini bukan akhir dari persiapan Owl Team. Masih ada keinginan untuk menghadirkan sesuatu yang lebih maksimal pada kesempatan berikutnya.
“Untuk sekarang memang kami buat simpel dulu. Tapi nanti kami bakal all out, seratus persen,” ungkapnya.
Di lapangan, putri Smantass belum mampu menutup pertandingan dengan kemenangan. Empat kuarter berakhir dengan skor 15-7, tetapi hasil tersebut tidak menghapus dukungan yang sudah diberikan Owl Team dari tribun.
Bagi Punk, para pemain tidak perlu membawa kekecewaan itu terlalu lama. Ia berharap pengalaman musim ini dapat menjadi bekal untuk kembali lebih kuat pada kesempatan berikutnya.
“Semangat untuk tahun depan. Walaupun tahun ini belum sesuai harapan, jangan kecewa. Tetap masih ada tahun depan,” pesannya.
Baca juga: Tujuh Tahun Hiatus, Smadorsmania Kembali ke Tribun DBL
Hari itu, Owl Team kembali membawa satu kalimat ke tribun. Tidak ada naga, tidak ada visual besar yang memenuhi pandangan. Hanya tulisan “Karena Cinta Kami Ada” yang berdiri sebagai tanda bahwa mereka memilih tetap menemani.
Sebab, bagi Owl Team, cinta kepada Putri Smantas bukan hanya tentang merayakan kemenangan. Ketika musim belum berjalan sesuai harapan, mereka tetap memilih berada di tribun dan membawa dukungan itu pulang untuk menanti cerita berikutnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil SMAN 17 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).