ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Najwa Aura Regina (nomor punggung 11), kapten SMKN 1 Surabaya (Putri Smeas), membawa bola saat menghadapi SMA 17 Agustus 1945 Surabaya di DBL Arena Surabaya, Minggu (16/8/2026).

SMKN 1 Surabaya (Putri Smeas) menjaga keunggulannya atas SMA 17 Agustus 1945 Surabaya hingga akhir pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Minggu, 16 Agustus 2026. Putri Smeas menang 6-3 setelah lebih dulu unggul 1-0 pada paruh pertama.

Keunggulan itu memang sudah dimiliki sejak awal. Namun, bukan berarti pertandingan berjalan begitu saja untuk Putri Smeas. SMA 17 Agustus 1945 Surabaya terus mencoba mencari celah untuk memperkecil jarak.

Di tengah situasi tersebut, Najwa Aura Regina, kapten Putri Smeas, punya cara sendiri dalam melihat lawan. Ia tidak ingin menganggap lawannya lebih kuat hanya karena berada di sisi seberang lapangan.

“Menurut aku pasti lawan tuh ada titik susahnya, ada titik mudahnya. Itu tergantung cara sudut pandang kita buat menghadapi itu,” ujar Najwa.

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Smada Jombang dan Smantaru Terus Melaju

Bagi Najwa, setiap lawan tetap harus dihadapi dengan persiapan yang sama. Ia memilih fokus pada kemampuan yang sudah dibangun bersama tim selama latihan, bukan sibuk memikirkan siapa yang lebih unggul.

“Aku selalu mandang lawan tuh pasti semuanya sama, sama seperti saya sendiri. Saya enggak pernah memandang lawan tuh lebih tinggi dari saya ataupun lebih rendah daripada saya,” lanjutnya.

Cara berpikir itu penting ketika pertandingan mulai berjalan ketat. Putri Smeas harus menjaga satu gol yang sudah mereka dapatkan, sementara SMA 17 Agustus 1945 Surabaya terus berusaha mengejar.

Najwa melihat perjuangan mempertahankan keunggulan bukan hanya soal satu atau dua pemain. Dukungan dari rekan setim, arahan pelatih, hingga keberanian pemain untuk beradu fisik ikut membuat pertahanan mereka tetap bertahan.

“Yang pastinya support dari teman-teman, terus juga arahan dari pelatih, asisten pelatih, intinya official. Kemudian tentunya fight dari teman-teman itu juga yang aku bangga sama mereka,” katanya.

Baca juga: Debut di DBL, Keluarga Pak Andy Kompak Dukung Alex Raih Mimpi dari Tribun!

Najwa Aura Regina nomor punggung 11 dari SMKN 1 Surabaya berusaha melewati penjagaan pemain SMA 17 Agustus 1945 Surabaya di DBL Arena Surabaya.

Memasuki paruh kedua, Putri Smeas mulai bermain lebih tenang. Mereka punya waktu untuk membaca kembali permainan setelah jeda dan memperbaiki beberapa bagian yang sebelumnya belum berjalan maksimal.

“Permainan kita menjadi lebih tenang karena kita sudah melewati half time itu tadi. Jadi, bisa mulai mengatur permainan, defense-nya diperbaiki, akurasi untuk saat offense itu juga diperbaiki tentunya,” jelas Najwa.

Satu per satu peluang kemudian berhasil dimanfaatkan. Putri Smeas tidak hanya menjaga keunggulan, tetapi juga mulai menambah poin hingga akhirnya papan skor menunjukkan angka 6-3.

Baca juga: Lewat Layup Tiga Pemain, Kemas Bawa Aremu Lanjutkan Langkah

Di balik permainan itu, komunikasi menjadi salah satu pegangan. Putri Smeas memiliki pola tertentu ketika menyerang maupun bertahan. Mereka menggunakan tanda yang sudah dipahami bersama untuk menentukan pergerakan di lapangan.

“Jadi, kita punya sign atau tanda. Jadi, saat kita offense tuh kita bakal membentuk suatu zona gitu untuk melawan ya maupun sebaliknya saat defense,” tutur Najwa.

Pertandingan tersebut juga menguji kemampuan fisik para pemain. Najwa sendiri bermain selama 30 menit. Persiapan fisik yang dijalani tim tidak bisa dibilang ringan.

Dalam setiap latihan, pemain membawa empat botol air mineral berukuran 1,5 liter yang dimasukkan ke dalam tas sebagai beban tambahan. Program lari pun dibuat bertahap.

Mereka memulai dari 4 kilometer, kemudian meningkat menjadi 6, 8, hingga 10 kilometer menjelang pertandingan.

“Cukup intens,” kata Najwa ketika menceritakan latihan tersebut.

Rutinitas itu perlahan membentuk tim yang berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Najwa yang kini berada di tahun terakhirnya di SMKN 1 Surabaya merasakan perkembangan tidak hanya dari dirinya, tetapi juga dari rekan-rekannya.

Menurutnya, para pemain musim ini lebih berani bertanggung jawab terhadap perannya dan lebih mau bekerja sama.

“Cukup jauh karena dari segi diri sendiri juga, kemudian satu tim juga, individualnya masing-masing. Menurut saya cukup unggul pada tahun ini karena mereka mau berusaha, mau bertanggung jawab sama dirinya sendiri, mereka mau kerja sama juga,” ujarnya.

Baca juga: Fokus ke Bola Jadi Kunci Naufal Elzaz Atasi Tekanan di Lapangan

Perjalanan Najwa sendiri bersama basket dimulai sejak SMP. Saat itu, ia belum terlalu sering mengikuti pertandingan. Justru dari sana ia membangun dasar permainannya sedikit demi sedikit.

“Karena mungkin di SMP saya itu enggak terlalu yang unggul juga basketnya. Jadi, saya memperbaiki fundamental, saya melatih fundamental saya dibentuknya dari SMP itu,” cerita Najwa.

Kini, pertandingan di DBL memiliki arti yang berbeda. Ini merupakan musim terakhirnya sebagai pemain sekolah.

Ada rasa sedih karena tahun depan ia tidak lagi bisa kembali ke lapangan yang sama. Namun, kemenangan atas SMA 17 Agustus 1945 Surabaya membuat pertandingan ini terasa seperti hadiah kecil sebelum benar-benar meninggalkan masa sekolah.

“Sedih banget sih sebenarnya karena tahun depan udah enggak bisa ikut DBL lagi. Tapi ini match kali ini menurut saya adalah hadiah sebelum saya lulus juga,” ujarnya.

Putri Smeas akhirnya pulang dengan kemenangan 6-3. Mereka tidak pernah kehilangan keunggulan sejak paruh pertama, meski harus bekerja keras menjaga jarak dari kejaran lawan.

Bagi Najwa, pertandingan ini bukan sekadar tentang berapa gol yang tercipta. Ada kerja sama yang harus dijaga, fisik yang harus disiapkan, dan keberanian untuk tetap percaya pada kemampuan sendiri.

Di lapangan, ia memilih satu cara sederhana melihat lawan sebagai lawan, bukan sebagai tim yang harus ditakuti.

Baca juga: Dua Digit Poin di Last Dance, Cara Salsabila Berpamitan dengan SMAMSATU

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil Najwa Aura Regina bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Hasil akhir pertandingan SMA 17 Agustus 1945 Surabaya vs SMKN 1 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS