ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Farrel Zacky Chiko Xavier (nomor punggung 22) menggiring bola dalam pertandingan melawan SMA Ciputra Kasih Surabaya di DBL Arena Surabaya, Senin (17/8/2026).

SMAN 16 Surabaya mengamankan kemenangan 35-12 atas SMA Ciputra Kasih Surabaya di game kelima Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya pada Senin, 17 Agustus 2026.

Farrel Zacky Chiko Xavier yang akrab dipanggil Chiko ikut menjadi bagian dari kemenangan Putra Sixteen. Kapten bernomor punggung 22 itu menghabiskan 28 menit 42 detik di lapangan dengan torehan 9 poin, 1 rebound, dan 1 assist.

Angka tersebut memang menjadi catatan kontribusinya hari ini. Namun, permainan Chiko tidak berhenti pada statistik. Di lapangan, ia tidak selalu menjadi pemain yang harus menyelesaikan setiap serangan. Justru, ada hal lain yang lebih sering ia lakukan memastikan bola terus bergerak dan rekan-rekannya tetap terlibat.

“Kita turunin ego masing-masing lah. Kita share the ball,” ujar Chiko.

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Putri Petra 4 Sidoarjo Amankan Tiket Round 2 Pertama

Hal tersebut menjadi penting bagi Sixteen yang masih mencari ritme permainan mereka. Chiko mengakui, timnya sempat bermain terburu-buru karena belum sepenuhnya menemukan tempo yang tepat.

“Kita mungkin susah poin, masih kurang panas lah. Kita masih mencari ritme kita,” tuturnya.

Dari situ, Sixteen mencoba menenangkan permainan. Mereka memperketat pertahanan, memperbaiki komunikasi, dan tidak terburu-buru membawa bola sendiri.

Defense menjadi salah satu bagian yang paling menonjol dari permainan Sixteen. Bagi Chiko, hal itu tidak terlepas dari latihan yang selama ini mereka jalani.

“Kita pastinya defense yang ketat ya. Lebih solid lagi defense-nya. Kita komunikasi bagus, kita mainnya tenang,” jelasnya.

Latihan tersebut dijalani cukup intens. Sixteen berlatih sekitar empat kali dalam sepekan, dengan sesi gym yang terkadang dilakukan sebelum atau setelah latihan basket.

Kebiasaan itu kemudian dibawa ke pertandingan. Ketika ada pemain yang mulai terburu-buru, komunikasi dari rekan setim menjadi pengingat agar permainan kembali terarah.

Chiko sendiri mencetak 9 poin dalam kemenangan tersebut. Namun, angka itu hanya sebagian dari 35 poin yang dikumpulkan Sixteen.

Ia justru melihat keberhasilan serangan sebagai pekerjaan bersama. Ketika satu pemain gagal menyelesaikan layup, masih ada pemain lain yang siap mengambil rebound. Begitu pula ketika bola berada di tangan satu pemain, rekan-rekan lainnya tetap harus bergerak mencari ruang.

Lay up-layup-nya pede (percaya diri) semuanya pede. Pasti kalau nggak masuk temannya ada yang rebound,” kata Chiko.

Baca juga: Syahrul Ramadhan Antar Al Hikmah Selangkah Lebih Dekat ke Round 2

Cara pandang itu ternyata punya kaitan dengan pengalaman Chiko di cabang olahraga lain.

Sebelum serius menekuni basket, Chiko merupakan atlet senam artistik putra. Ia kemudian berhenti bertanding setelah Porprov 2023 dan memilih fokus pada basket serta sekolah karena waktu yang dimilikinya tidak cukup untuk menjalani dua cabang olahraga sekaligus.

Dua olahraga tersebut memberinya pengalaman yang berbeda.

Menurut Chiko, senam lebih banyak menuntut seorang atlet untuk memperbaiki kemampuan dirinya sendiri. Sementara basket membutuhkan pemain untuk memahami peran rekan-rekannya karena hasil pertandingan tidak bisa ditentukan oleh satu orang saja.

“Basket itu lebih ke permainan tim. Kalau senam itu lebih ke individu, memperbaiki individunya,” jelas Chiko.

Menariknya, hubungan Chiko dengan senam kembali muncul ketika ia duduk di kelas XII. Bukan lagi sebagai atlet yang bertanding, kali ini ia mendapat kesempatan untuk melatih senam artistik putra kategori pemula di sebuah klub di Surabaya.

Farrel Zacky Chiko Xavier saat mendampingi atlet senam artistik putra pemula dalam sesi latihan. (Foto: dokumentasi pribadi Farrel Zacky Chiko Xavier)

Perannya pun berubah. Ia tidak lagi menjadi orang yang berusaha memperbaiki kemampuannya sendiri di atas arena, melainkan membantu anak-anak yang baru belajar senam untuk berkembang.

Pengalaman tersebut menjadi bagian lain dari perjalanan Chiko. Di basket, ia kembali berada dalam olahraga yang menuntutnya untuk melihat lebih jauh dari kemampuan pribadi.

Baca juga: Jason Lie Hijrah dari Jember ke Surabaya demi Melantai di DBL Arena

Hal itu pula yang ia coba bawa sebagai kapten Sixteen.

Sixteen bermain dengan pembagian peran yang membuat setiap pemain punya kesempatan untuk memberi kontribusi.

Share the ball” bukan sekadar ucapan Chiko. Prinsip itu terlihat dari cara Sixteen mencoba mengurangi ego, memperbanyak passing, dan menjaga komunikasi tetap berjalan.

Setelah kemenangan ini, Chiko pun tidak ingin Sixteen berhenti di hasil akhir pertandingan. Ia masih melihat ada bagian yang perlu diperbaiki, terutama bagaimana tim bisa bermain lebih tenang sejak awal.

Namun, satu hal sudah ia rasakan dari pertandingan hari ini Sixteen mulai menemukan bentuk permainan yang mereka inginkan.

“Solid teamwork, solid defense dan lebih solid. Offense enggak egois dan lebih banyak passing,” tegas Chiko.

Sembilan poin mungkin tercatat di samping namanya. Tetapi bagi Chiko, pertandingan tidak pernah hanya tentang siapa yang paling banyak mencetak angka.

Ada bola yang harus dibagikan, pertahanan yang harus dijaga, dan rekan yang harus dipercaya.

Dan di game kelima ini, Chiko membantu Sixteen menemukan semuanya lewat satu cara sederhana bermain bersama.

Baca juga: Thorsten Vajrakumara: Atmosfer DBL Arena Punya Daya Tarik Tersendiri

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil Farrel Zacky Chiko Xavier bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Hasil akhir pertandingan SMAN 16 Surabaya vs SMA Ciputra Kasih Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (1)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS