Panggung AQUA DBL Dance 2026 East Java-South seolah tidak pernah kehabisan cara untuk memukau penonton di GOR Ken Arok Malang.
Di sela-sela sengitnya persaingan tim basket, tim dance pendamping dari berbagai sekolah ikut unjuk gigi menyajikan visualisasi cerita yang penuh sarat pesan moral, serta dikemas dengan koreografi yang luar biasa.
Dua tim dance yang mencuri perhatian di panggung pementasan kali ini adalah John 3:16 (pendamping tim putri Charis National Academy Malang) dan Panthera Dance (SMAN 1 Gondanglegi).
Kedua tim berhasil menghidupkan panggung melalui pembawaan tema sejarah bangsa hingga legenda populer Nusantara.
Membawa penonton menyelami lorong waktu masa perjuangan kemerdekaan, tim dance John 3:16 tampil dramatis lewat narasi pertempuran bangsa Indonesia melawan era penjajahan Belanda.
Penggunaan kostum menjadi highlight utama pementasan mereka. Baju biru memvisualisasikan prajurit Belanda yang memegang senjata, sementara busana cokelat berbalut kain batik merepresentasikan ketangguhan prajurit Indonesia berbekal tombak.
Baca Juga: Bestie Abis! Nando-Dwita Kompak Juara Choir di Taipei, Kini Tampil di DBL Dance
Tensi pertunjukan semakin memuncak saat aksi teatrikal penyobekan warna biru pada kain tiga warna (merah, putih, dan biru) diperagakan di atas panggung.
Tak berhenti di situ, John 3:16 juga mengangkat sosok pahlawan nasional Fatmawati. Aksi lari sembari membentangkan kain merah putih menggambarkan proses penuh perjuangan saat beliau menjahit Bendera Pusaka Merah Putih.
Pertunjukan ini ditutup manis dengan pemunculan gambar Sang Pahlawan, menegaskan penghormatan atas sejarah kemerdekaan Indonesia.

Cuplikan aksi dari tim dance SMAN 1 Gondanglegi di AQUA DBL Dance 2026 East Java-South, pada 20 Agustus 2026
Berbeda dengan nuansa sejarah kemerdekaan, tim Panthera Dance dari SMAN 1 Gondanglegi memilih untuk menyajikan sebuah eksplorasi seni yang berani melalui pemanduan unsur budaya Barat dan lokal Indonesia secara harmonis.
Panthera Dance mengangkat kembali kisah klasik legenda Roro Jonggrang, narasi yang melambangkan kecerdasan, keberanian, serta keteguhan sikap.
Kisah klasik tersebut dikemas ulang secara dinamis dan relevan bagi generasi muda lewat iringan musik bergenre Latin Spanish hingga Modern Pop, serta eksplorasi gerak koreografi modern.
Meski dikemas dengan sentuhan musikal gaya Barat, identitas budaya Nusantara tetap terjaga dengan utuh.
Panthera Dance berhasil menjaga keautentikan cerita lewat kostum dan properti yang melekat kuat pada budaya lokal.
Baca Juga: Triple-D Kenang Dedikasi BJ Habibie, Grafika Dance Crew Usung Mitos Bali
Alur cerita dimulai dari momen krusial pertemuan Roro Jonggrang dengan Bandung Bondowoso, hingga akhir tragis ketika sang putri dikutuk menjadi arca.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)