Gemuruh chant membakar GOR Ken Arok, Malang pada Kamis, 20 Agustus 2026. Di lapangan, tim putra SMAN 3 Malang (Smanti) berhasil membukukan kemenangan kedua di fase grup Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South usai menundukkan SMAN 4 Pasuruan dengan skor 33-17.
Namun, jika pandangan digeser ke arah tribun suporter Bhawikarsu (sebutan suporter SMAN 3 Malang), ada sebuah pemandangan yang tak kalah luar biasa.
Di antara lautan siswa bernyanyi dan melompat, tampak deretan jajaran guru dan tenaga kependidikan dengan antusiasme yang tak kalah membara.
Gelar Best Supporter yang diraih Bhawikarsu selama 16 musim berturut-turut sejak gelaran DBL East Java-South pertama kali diselenggarakan pada 2008 bukanlah sebuah kebetulan.
Di balik konsistensi mentereng itu, ada dukungan penuh dan cinta tanpa syarat dari jajaran sekolah.
Endah Ariani, S.S., M.Pd., Guru Bahasa Inggris SMAN 3 Malang, menceritakan bagaimana sekolah memberi restu dan dukungan penuh setiap kali tim basket maupun suporter Bhawikarsu bertanding di DBL East Java-South 2026.
Demi memastikan seluruh siswa bisa memberikan dukungan langsung tanpa mengabaikan akademis, sekolah bahkan mengambil kebijakan khusus memangkas durasi jam pelajaran.
"Pembelajaran memang kita potong. Seharusnya 45 menit per jam pelajaran, kita sesuaikan jadi 30 menit. Tujuannya agar materi pelajaran tetap selesai, tapi anak-anak dan seluruh warga sekolah bisa hadir di sini untuk mendukung," ungkap Endah sembari tersenyum.
Baca Juga: Kisah Penjajahan Belanda Versi John 3:16 vs Cerita Roro Jonggrang Panthera Dance
Tak sekadar memberikan izin, jajaran guru dan staf sekolah pun turut 'nribun'. Lebih dari setengah dari keseluruhan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 3 Malang hadir memadati tribun GOR Ken Arok, Malang.
Barisan guru dan tenaga pendidik SMAN 3 Malang di tribun GOR Ken Arok, Malang
Untuk membedakan diri dengan siswa yang berkerudung hitam, para guru dan staf wanita mengenakan dresscode khusus baju mereka dengan kerudung merah.
"Bapak dan Ibu Guru selalu ikut nribun, selalu ikut bernyanyi, selalu ikut lompat-lompat. Makanya para guru pada hafal sama chant yang dinyanyikan anak-anak. Bahkan sebelum ke GOR, di sekolah sudah pada 'Ayo kita ganti baju, kita nribun!' Antusiasme guru-guru juga luar biasa," cerita Endah.
Baca Juga: Kosongkan Sekolah Demi DBL, Ultras Smaneka Bawa 52 Rombongan Elf & Medis Pribadi
Budaya mendukung di tribun bukan cuma tradisi setahun sekali bagi para guru Smanti, melainkan proses pendampingan panjang.
Guru dan pembina OSIS secara bergantian menemani para siswa, bahkan saat proses pembuatan koreo 3D dan 4D di rooftop sekolah hingga malam hari.
"Anak-anak itu effort-nya luar biasa. Mereka yang desain desain, memotong, ngecat, hingga menyusun kertas-kertas koreo di rooftop. Sekolah mengizinkan dan memfasilitasi Satpam supaya anak-anak yang beraktivitas di lingkungan sekolah jadi lebih terawasi dan aman. Kan mereka juga membanggakan nama sekolah juga," jelasnya.
Koreo 4D kejutan yang disuguhkan oleh Bhawikarsu pada laga SMAN 3 Malang kontra SMAN 4 Pasuruan
Meski memberikan kebebasan berekspresi, para guru tetap tidak henti mewanti-wanti agar kewajiban utama sebagai pelajar tak terabaikan.
"Setiap kali pembinaan wali kelas, selalu kita ingatkan jangan pernah lupakan belajarnya. Kalau sudah jam 8 malam, kita minta anak-anak segera pulang karena besoknya harus kembali sekolah."
Dominasi Bhawikarsu di DBL East Java-South memang sudah tak tertandingi selama 16 musim. Namun, ada satu mimpi besar yang selama ini disimpan rapat oleh seluruh warga sekolah, terutama para guru, yakni melihat tim basket Smanti melangkah jauh hingga berlaga di DBL Arena Surabaya.
Suara Endah mendadak bergetar emosional kala menyampaikan harapannya untuk tim basket putra dan putri Smanti musim ini.
"Harapan kami, kita ingin bisa ke DBL Arena Surabaya. Selama ini kita belum pernah sampai ke sana. Itu yang selalu kita mimpikan bersama," tutur Endah.
"Bukan cuma suporternya saja yang menang, tapi player-nya juga harus menang. Kita ingin ramai-ramai berangkat ke Surabaya, kita sukseskan dan dukung anak-anak di sana. Semoga tahun ini rezekinya ada pada kita," pungkasnya penuh doa.
Baca Juga: Usai Menangi Ajang Matematika Internasional, Kenzu Bidik Juara DBL East Java
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)