ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Pak Niko (bertopi), guru Seni Budaya SMAN 2 Lamongan saat Nribun di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Enam belas tahun lalu, Niko Dwi Ariyanto, S.Sn. berdiri di tribun bukan sebagai guru. Ia merupakan salah satu bagian dari Ultras Smada yang bahkan pernah dipercaya menjadi pimpinan suporter SMAN 2 Lamongan untuk berbagai pertandingan olahraga. Termasuk DBL. 

Kini, perannya berubah. Niko kembali ke tribun dalam gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, tetapi bukan lagi untuk memimpin rekan-rekan seangkatannya. Ia hadir sebagai guru Seni Budaya sekaligus pembina dan pelatih teater SMAN 2 Lamongan, mendampingi generasi baru Ultras Smada.

Kembalinya Niko ke tribun terasa semakin spesial karena SMAN 2 Lamongan atau Stars juga baru kembali ke DBL East Java-North setelah terakhir hadir pada 2019.

“Yang pertama ingin menjaga potensi dan semangat anak-anak karena saya dulu juga lulusan SMAN 2 Lamongan. Saya dulu juga pimpinan suporter SMAN 2 Lamongan yang akhirnya ingin merasakan vibes 16 tahun lalu,” ujar Niko.

Baca juga: 7 Tahun Menanti, Justin Bawa Putra MDC Menang Lagi

Nostalgia itu yang kemudian membuat Niko memilih untuk ikut mendampingi para siswa menuju Surabaya. Ia ingin melihat langsung bagaimana semangat yang pernah ia rasakan belasan tahun lalu kembali tumbuh di generasi yang berbeda.

Bukan sekadar bernostalgia, Niko punya alasan yang lebih besar. Ia ingin memastikan Ultras Smada terus memiliki regenerasi.

“Akhirnya saya mau mendampingi anak-anak biar Ultras Smada ini nggak mati sampai kapanpun,” tuturnya.

Misi tersebut terlihat dari antusiasme ratusan siswa yang datang ke DBL Arena. Sekitar 600 suporter berangkat dari Lamongan untuk mendukung para student athlete.

Bagi Niko, keberadaan suporter bukan hanya tentang membuat tribun ramai. Aktivitas tersebut juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar sesuatu yang tidak selalu mereka dapatkan di dalam kelas.

Hal itu sejalan dengan tema musim ini, “Home of the Dreamers”, yang menurut Niko tidak hanya berbicara mengenai basket.

“Ini sudah sangat sesuai karena memang fokus utamanya di basket tapi tidak melupakan unsur-unsur yang lain. Suporter, basket, dance, dan memang rata-rata semuanya benar-benar menyambut dengan antusias,” katanya.

Baca juga: Ipiems DC Usung Timur, MDC Bawa Srikandi ke Panggung AQUA DBL Dance!

Menurutnya, kegiatan seperti suporteran juga bisa menjadi wadah pembelajaran di luar kelas. Siswa belajar berkoordinasi, bekerja sama, menghargai satu sama lain, hingga mengesampingkan ego pribadi.

Nilai tersebut menjadi hal yang terus ia dorong kepada anak didiknya.

“Pelajaran akademik memang penting untuk menjadikan kita siswa-siswi yang cerdas. Tapi untuk hal-hal non-akademik semacam ini penting untuk menjadikan kita semakin bisa lebih menghargai satu sama lain dan yang paling penting adalah membunuh ego yang ada dalam diri masing-masing,” jelasnya.

Di balik koreografi dan riuh tribun, proses persiapannya pun tidak sederhana. Para siswa rutin melakukan koordinasi setelah jam sekolah. Bahkan ketika sudah lelah menjalani kegiatan belajar seharian, mereka tetap menyempatkan diri berkumpul untuk mempersiapkan koreografi dan dukungan untuk tim.

Niko melihat kemauan tersebut sebagai bentuk positif dari semangat siswa.

“Setiap harinya memang ada koordinasi, baik itu rapat koordinasi dari masing-masing angkatan yang rutin kami lakukan sepulang sekolah. Alhamdulillah anak-anak juga mau meluangkan waktunya,” ujarnya.

Baca juga: Kepsek MDC: DBL Jadi Sarana Tepat Pembentukan Karakter Siswa

Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan Niko selama berjam-jam mengawal anak didiknya di tribun yaitu menjaga stamina. Di tengah riuhnya suporteran, Niko mengaku selalu memastikan AQUA tidak pernah ketinggalan.

“Yang jelas kondisi tubuh harus tetap terjaga. Pastinya AQUA nggak pernah ketinggalan untuk dikonsumsi setiap hari, setiap suporteran maupun latihan,” katanya.

Baginya, menjaga energi menjadi penting agar semangat mendampingi anak-anak tidak ikut habis. Apalagi, Niko tidak hanya mengawal mereka selama pertandingan berlangsung, tetapi juga terlibat dalam proses persiapan.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS