Sosok malaikat dengan sayap besar berdiri tegak di tengah kepulan awan hitam. Di sisi kiri dan kanan, tulisan berbahasa Sanskerta menghiasi kain yang dibentangkan Fourteenmania (kelompok suporter SMAN 14 Surabaya) di tribun DBL Arena Surabaya, Kamis, 20 Agustus 2026.
Karya tersebut hadir saat Fourteenmania mengawal Putra SMAN 14 Surabaya (Fourteen) di laga keenam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Tidak sekadar mengandalkan bentuk tiga dimensi, setiap bagian dalam koreografi itu memiliki pesan yang ingin disampaikan kepada tim basket kebanggaan mereka.
Baca juga: 16 Tahun Lalu Pimpin Suporter, Kini Niko Kawal Ultras Smada
Tulisan Sanskerta menjadi bagian dari pesan yang dibawa Fourteenmania. Rangkaian kata di sisi kiri dan kanan kain berkaitan dengan gagasan tentang harapan, kekuatan, serta keteguhan yang ingin mereka tanamkan kepada Putra Fourteen.
Makna tersebut kemudian berpadu dengan sosok malaikat yang berdiri di antara awan hitam. Firman, Ketua Fourteenmania, menjelaskan karya itu sebagai gambaran perjalanan tim yang tetap membawa harapan meski menghadapi berbagai tantangan.
“Turun membawa harapan, berdiri membawa kekuatan,” ujar Firman.

Koreografi malaikat bersayap karya Fourteenmania menjadi latar dukungan untuk Putra Fourteen di DBL Arena Surabaya.
Harapan tersebut mereka gambarkan melalui pesan yang dibawa tulisan pada kain. Sementara awan hitam menjadi simbol tantangan yang harus dilewati Putra Fourteen dalam perjalanannya.
“Harapan itu basket kita untuk menang, dan rintangannya itu kayak awan-awan,” jelas Firman.
Di tengah awan hitam, sosok malaikat dibuat berdiri tegak. Karakter tersebut menjadi gambaran keteguhan pendirian yang diharapkan tetap dimiliki tim ketika menjalani pertandingan.
“Keteguhan pendirian tim basket kita itu yang malaikat tadi,” lanjutnya.
Karya itu kemudian menjadi satu kesatuan antara visual dan pesan. Awan hitam menghadirkan gambaran tantangan, sementara sosok malaikat menjadi simbol keteguhan. Tulisan Sanskerta yang mengapit keduanya melengkapi pesan tentang harapan dan kekuatan yang ingin disampaikan Fourteenmania kepada Putra Fourteen.
Baca juga: Santeria Jadikan “Wonderwall” sebagai Sandaran ITP di DBL
Menariknya, koreografi tersebut disiapkan dalam waktu singkat. Bagian tiga dimensi dikerjakan selama 2 hari, sedangkan bagian tulisan juga membutuhkan waktu serupa.
“Total pengerjaan kita itu 4 hari,” ujar Firman.
Prosesnya melibatkan lebih dari sekadar anggota Fourteenmania. Tim basket, futsal, dan OSIS SMAN 14 Surabaya turut membantu menyelesaikan persiapan. Sore hingga malam menjadi waktu mereka mengerjakan bagian-bagian tersebut di sekolah, sebelum berpindah ke tempat lain ketika pekerjaan berlanjut hingga menjelang pagi.
Kebersamaan itu akhirnya berlanjut ke tribun. Fourteenmania mengerahkan suara dan energi untuk mendampingi Putra Fourteen sepanjang pertandingan.

Suporter Fourteenmania memberikan dukungan untuk Putra Fourteen dari tribun DBL Arena Surabaya.
Hasil akhirnya memang belum sesuai dengan harapan. Namun, Firman tetap meminta Putra Fourteen tidak kehilangan semangat dalam perjalanan berikutnya.
“Dari aku buat basket ya tetap teguh sama pendirian, terus tetap semangat latihannya aja sih,” pesannya.
Bagi Fourteenmania, perjalanan bersama DBL juga memiliki cerita tersendiri. Diego Praga, Wakil Fourteenmania, menyebut atmosfer kompetisi ini berbeda dibandingkan ajang basket lainnya.
“Di DBL ini kan ajang gengsi sih. Jadi ya ada vibes tersendiri aja,” ujar Diego.
Baca juga: 7 Tahun Menanti, Ultras Smada Lamongan Kembali ke DBL dengan “Satu Hati”
Rangkaian pertandingan yang berlangsung sepanjang Agustus membuat bulan tersebut terasa lebih spesial bagi mereka. Tribun menjadi tempat untuk berkumpul sekaligus membawa nama sekolah di tengah ramainya kompetisi.
“Bulan Agustus kita kayak ngerasain bulan spesial gara-gara DBL ini,” lanjut Diego.
Besarnya kompetisi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Fourteenmania. Banyak sekolah dan kelompok suporter berkumpul dalam satu panggung yang sama selama gelaran berlangsung.
“Soalnya ini event paling besar di Surabaya, di sini bercabang juga, terus itu sampai satu bulan itu seru banget,” kata Diego.
Bagi Fourteenmania, dukungan di tribun akhirnya bukan hanya tentang hasil pertandingan. Ada waktu yang dihabiskan untuk membuat karya, ada tenaga yang dikerahkan bersama, dan ada kebersamaan yang tumbuh selama mengikuti DBL.
Malaikat bersayap besar itu tetap berdiri di tengah awan hitam. Di baliknya, Fourteenmania menitipkan harapan agar Putra Fourteen tetap teguh, menjaga semangat, dan terus melangkah dalam perjalanan mereka di DBL.
Baca juga: Sawunggaling Hidup di Tribun, Semangat Thirteen Rangers Tak Terhentikan
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil SMAN 14 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).