Laga do or die Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South menyuguhkan pertarungan yang menguras emosi dan fisik.
Bertemu dengan SMA Brawijaya Smart School Malang, SMAN 1 Sutojayan (Smaneja) harus menguras seluruh energi sebelum akhirnya mengunci kemenangan tipis 21-20 lewat babak double overtime, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Sejak peluit awal dibunyikan, atmosfer pertandingan berlangsung sangat sengit dengan margin skor yang tak pernah lebih dari enam poin.
Pertarungan sengit di waktu normal harus berakhir imbang 17-17. Bahkan, pada babak tambahan waktu pertama, kedua tim sama-sama menemui kebuntuan hingga tak ada satu poin tambahan yang tercipta.
Memasuki overtime kedua, SMA Brawijaya Smart School Malang sempat menghentak lebih dulu lewat tembakan dua poin. Namun, ketenangan Smaneja di garis free throw berhasil membalikkan kedudukan 21-19.
Asa SMA Brawijaya Smart School Malang sempat menyala saat mendapatkan kesempatan tembakan bebas di detik-detik akhir, namun kegagalan di tembakan pertama mengunci keunggulan Smaneja hingga peluit akhir berbunyi.
Baca Juga: Pindah dari Surabaya, Cetak 20 Poin, Brandon Bawa Smaga Jadi Tim Pertama Playoff
Di balik kekalahan SMA Brawijaya Smart School Malang, performa mentereng Agha Muhammad Yasir patut diacungi jempol lewat torehan hampir double-double, 8 poin dan 16 rebound.
Kemenangan dramatis ini terasa kian emosional bagi kepala pelatih Smaneja, Coach Agus Santoso. Pasalnya, persiapan tim menuju DBL East Java-South 2026 diwarnai kendala besar terkait konsistensi latihan para pemainnya.
"Jujur, kesulitan utama kami ada pada pengaturan jadwal anak-anak. Banyak dari mereka yang padat kegiatan di luar basket," ungkap Coach Agus yang telah delapan tahun menakhodai Smaneja.
"Latihan tim sebenarnya dijadwalkan hingga tujuh kali seminggu, tapi yang bisa hadir paling hanya lima atau enam anak. Kami hampir tidak pernah latihan dengan tim lengkap."
Minimnya porsi latihan tim lengkap sempat memicu rasa pesimistis di dalam diri Coach Agus sebelum laga dimulai. Apalagi, para pemainnya belum pernah merasakan atmosfer overtime di kompetisi resmi.
"Saya sempat ada rasa pesimistis sedikit hari ini. Anak-anak kelihatan ada pressure karena takut gagal lolos playoffs. Karena belum pernah overtime, mereka sempat bingung dan strategi yang direncanakan tidak berjalan lancar," tambahnya.
.jpg)
Potret SMAN 1 Sutojayan bersama prizeboard playoffs Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South
Di tengah situasi krusial, Coach Agus selalu menanamkan pentingnya fokus ketimbang larut dalam rasa takut kalah.
"Kuncinya hanya di fokus dan ketenangan. Saya bilang ke anak-anak, kalau ingin menang mereka harus tenang dan defense-nya diperketat. Alhamdulillah, mereka bisa menjalankan instruksi di sisa waktu," tutur sang pelatih dengan penuh lega.
Kepastian mengamankan posisi runner-up grup ini sekaligus menjaga tradisi tim putra Smaneja yang hampir tak pernah absen melangkah ke babak playoff.
Meski bakal berhadapan dengan lawan-lawan kuat di fase berikutnya, Coach Agus memilih fokus untuk memperbaiki kekompakan timnya terlebih dahulu.
"Saya sangat berterima kasih kepada anak-anak karena sudah berjuang dan main sungguh-sungguh meski jarang latihan lengkap. Harapan saya untuk babak selanjutnya sederhana: latihan harus lebih rajin dan tim harus lebih kompak lagi," pungkasnya.
Baca Juga: Gaya Kuncir Antena Chilla dan Misi Teruskan Jejak Keluarga Sukoco di Junior DBL
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)