Pertarungan sengit di Junior DBL 2026 Malang menyajikan drama comeback saat SMP Islam Sabilillah Malang berhadapan dengan SMP Negeri 04 Malang demi mengamankan tiket perempat final, Selasa, 25 Agustus 2026.
Mengawali laga dengan keunggulan 11-9 di kuarter pertama, Sabilillah sempat kewalahan usai SMPN 04 Malang berbalik memimpin 21-16 di paruh pertama dan makin memperlebar jarak menjadi 29-21 di akhir kuarter ketiga.
Tensi pertandingan memuncak di kuarter pemungkas. Saat SMPN 04 Malang memimpin 31-23, Sabilillah menunjukkan mentalitas luar biasa lewat rentetan 12 poin tanpa balas untuk membalikkan kedudukan menjadi 35-31.
Meski lawan berupaya mengejar di sisa dua menit, Sabilillah sukses mengunci kemenangan tipis 36-34.
Kemenangan ini tak lepas dari kontribusi krusial Mohammad Adam Rizky Aripin yang membukukan double-double lewat 10 poin dan 10 steal, disusul Caliefatha Galih Perdhana dengan 17 poin dan 6 rebound.
Baca Juga: Gaya Kuncir Antena Chilla dan Misi Teruskan Jejak Keluarga Sukoco di Junior DBL
Bagi sang kapten tim, Mohammad Adam Rizky Aripin (Adam), hasil manis ini menjadi penuntas dahaga yang sangat emosional.
Pasalnya, Sabilillah pernah menelan kekalahan telak dari SMPN 04 Malang di kompetisi lain. Berbekal evaluasi ketat dan suntikan rasa percaya diri, anak-anak Sabilillah terbukti mampu menumbangkan sang rival.
"Sebelumnya sudah pernah ketemu dan kita kalah jauh. Hari ini bisa menang karena kita semangat latihan dan percaya diri," ungkap Adam usai pertandingan.
Kedisiplinan skuad Sabilillah memang tak datang begitu saja. Demi menjaga stamina di lapangan, para pemain diwajibkan menjalani latihan fisik mandiri setiap hari di rumah, seperti berlari selama 30 menit yang wajib dilaporkan secara rutin kepada sang pelatih.
Duduk di bangku kelas IX, Adam tak menampik rasa syukurnya bisa mencicipi atmosfer panggung Junior DBL di tahun pertamanya digelar.
.jpg)
Aksi Adam Rizky saat berusaha menembus lini pertahanan lawan untuk mencetak poin
Sebagai pemain yang mengincar gelar Most Valuable Player, demi mengamankan tempat di DBL Camp Experience, Adam memendam impian besar untuk bisa menimba ilmu sekaligus bertemu dengan pemain idola asal SMA Raffles Christian School Jakarta, Miracle Christano.
Mengingat pada musim sebelumnya, Miracle juga berpartisipasi di Kopi Good Day DBL Camp 2025, dan bahkan terpilih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026/
"Oh iya, kalau MVP bisa ke DBL Camp Experience?” tanya Adam. “Kalau gitu, mau banget sih jadi MVP, siapa tahu ketemu Miracle. Aku pengen kaya Miracle, anaknya hustle banget dan permainannya keren," ujar Adam tersenyum.
Menatap laga perempat final mendatang kontra SMP Negeri 21 Malang, Adam mengusung optimisme tinggi untuk membawa sekolahnya melangkah sejauh mungkin hingga ke partai puncak, sembari terus menjaga fokus dan kekompakan tim sesuai arahan pelatih.
"Target kita insya Allah bisa sampai final. Kalau pesan dari coach, kita disuruh jangan cepat puas dan harus tetap semangat buat laga berikutnya," pungkasnya mantap.
Baca Juga: Aksi Kapal Bajak Laut Magmatroopers Tutup Kisah Pirates of the Caribbean
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)