14 tahun vakum dari dunia basket, kini Meliyana Soedjono kembali dengan memboyong anak didiknya dari SMA Santa Agnes Surabaya ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Coach Meli diketahui terakhir kali menginjakkan kaki di DBL Arena Surabaya pada 2012, saat mendampingi skuad putri SMA Santa Maria. Setelah momen tersebut, ia sempat hiatus dari dunia basket yang sangat dicintainya.
Kembalinya Coach Meli sebagai pelatih setelah 14 tahun hiatus tentu tidak mudah. Ada banyak tantangan yang ia tangani, apalagi menghadapi murid-murid dari generasi yang berbeda dengannya.
Baca juga: Pengingat Sejarah, FlexyMonsterz Sajikan Peristiwa Proklamasi di AQUA DBL Dance
"Perubahannya banyak sekali, Kak. Saya cukup kaget saat pertama kali melatih mereka," jelasnya, Kamis, 27 Agustus 2026.
Keterkejutannya muncul saat ia melihat adanya pergeseran pembawaan diri pada anak muda masa kini jika dibandingkan dengan generasinya dulu. Meski begitu, Coach Meli tetap dibuat kagum oleh atmosfer kompetisi basket saat ini yang jauh lebih hidup dan kompetitif.
"Jaman dulu masuk tim basket dianggap biasa. Tapi, di jaman sekarang mereka sudah dianggap seperti bintang," papar Coach Meli.
Baca juga: Bangkitkan Culture Disiplin Jadi Misi Vincentius Seconda untuk Frateran
Untuk mengatasi tantangan-tantangan itu, Coach Meli memiliki PR untuk putra Santa Agnes di musim depan. Bukan sebatas pelatih, ia akan terjun langsung sebagai orang tua para pemain ketika mereka menginjakkan kaki di lapangan.
Coach Meli mengatakan, ia akan jauh lebih memperhatikan hal-hal detail di dalam tim. Peran ini ia ambil karena sadar selisih umur yang tidak sedikit dengan para pemain membuat komunikasi dalam tim tidak efisien.
"Setelah saya perhatikan, anak-anak ini lebih suka komunikasi face to face. Saya kalau ngelatih pasti ada kaptennya, dan itu ganti tiap bulan. Kapten itu yang akan menjadi penghubung antara saya dengan anak-anak," tegasnya.
Bagi Coach Meli, keikutsertaan skuad putra Santa Agnes di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Ia paham betul bagaimana atmosfer yang disajikan DBL Arena Surabaya ini.
Baca juga: Coach Huda Soal Debut Ciputra Kasih: Pengalaman Itu Penting di DBL!
"Menurut saya selagi mereka mau dan berani tampil di DBL ini saya sudah puas, karena mereka nggak pernah main di DBL," beber Coach Meli.
Oleh karena itu, ia selalu menanamkan kebanggan kepada skuad Santa Agnes karena akhirnya bisa merasakan berlaga di DBL Arena Surabaya, arena yang melahirkan banyak pemain hebat. Coach Meli mengatakan, hal itu ia lakukan agar anak-anak didiknya tidak putus asa di dunia basket.
"Saya terus kasih motivasi biar mereka percaya diri dan tidak patah semangat," terangnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)