Sosok Jack the Ripper berdiri di tengah tribun saat Ultras Smatag Madness mengawal Putra Smatag menghadapi SMA Petra 2 Surabaya pada laga ketiga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Rabu, 26 Agustus 2026. Karakter dari anime Ragnarok itu menjadi wajah koreografi yang membawa cerita tentang keberanian menghadapi lawan.
Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Bagi Ultras Smatag Madness, Jack the Ripper menggambarkan manusia yang berani menghadapi kekuatan yang jauh lebih besar.
"Cerita dari Ragnarok itu kayak dewa yang datang buat memusnahkan kehidupan manusia. Nah, itu ada sekutu manusia yang mau ngalahin dewa. Salah satunya Jack the Ripper itu," jelas Syarief Rafa Anwar, Koordinator Suporter SMA 17 Agustus 1945 Surabaya.
Dari kisah itu, mereka menemukan pesan yang ingin dibawa ke tribun. Perbedaan kekuatan bukan alasan untuk berhenti melawaan.
Koreografi Ultras Smatag Madness menampilkan karakter Jack the Ripper saat mengawal Putra Smatag dalam laga ketiga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
"Bukan gak setara sih, kayak kesenjangan lah dari kita itu kan dewa musuh manusia itu. Tapi soal tekad boleh diadu," lanjut Syarief.
Koreo tersebut dikerjakan dalam waktu enam hari. Sejak Jumat hingga Rabu, para anggota Ultras Smatag Madness berpacu dengan waktu agar Jack the Ripper bisa hadir tepat saat Putra Smatag bertanding.
“Kalau koreo yang ini tuh cuma enam hari kami bikinnya,” ungkapnya.
Pengerjaan sempat terkendala ketika tempat yang biasa digunakan harus dipakai untuk acara lain. Mereka pun berpindah ke halaman yang lebih kecil dan melanjutkan pekerjaan dengan ruang yang terbatas.
“Hambatannya waktu itu lapangannya dipakai buat acara, jadi pindah ke halaman yang lebih kecil. Itu susah,” kata Syarief.
Ada pula gangguan kecil yang datang selama proses berlangsung. Teman yang mulai kehilangan semangat, waktu yang terbuang, hingga cat yang tumpah menjadi bagian dari cerita di balik koreografi.
“Kadang kalau teman-teman itu kayak males-malesan, terus sering keluar beli-beli makan tapi lama. Terus kalau catnya tumpah, duh,” ujarnya sambil tertawa.
Namun, semua tetap dikerjakan hingga selesai. Bagi Syarief, perjuangan di balik koreografi juga berkaitan dengan keinginan membawa nama sekolah lebih jauh.
Ultras Smatag Madness memberikan dukungan dari tribun saat mengawal Putra Smatag pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
“Ya pasti semua warga Smatag pasti pengen Smatag namanya besar. Itu bisa jadi kebanggaan, gak cuma untuk siswa, tapi guru juga. Terus, bisa dipandang juga sama orang-orang lain,” tuturnya.
Keinginan itulah yang membuat Ultras Smatag Madness terus memenuhi tribun. Di balik sosok Jack the Ripper, mereka tidak sekadar menghadirkan visual, tetapi juga membawa pesan tentang keberanian menghadapi perbedaan kekuatan.
Manusia boleh berada di posisi yang berbeda dari lawannya. Namun, bagi Ultras Smatag Madness, tekad adalah sesuatu yang bisa dipertarungkan.
Sebab, kesenjangan boleh ada. Namun, tekad tetap bisa diadu.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil SMA 17 Agustus 1945 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).