Laga perdana SMA Ciputra Surabaya pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North belum berjalan sesuai harapan. Coach Soewondo melihat komunikasi dan kerja sama tim menjadi dua hal yang perlu segera dibenahi.
Musim ini, sekitar 40 persen skuad Ciputra merupakan wajah baru. Mereka harus kembali membangun chemistry, terutama ketika suasana pertandingan ternyata berbeda dengan latihan.
“Kurang komunikasi. Karena ini pertandingan pertama, pasti beda dengan latihan,” ujar Coach Soewondo.
Persoalan itu ikut terlihat dari permainan Ciputra. Passing beberapa kali meleset dan berujung turnover. Pertahanan serta box out juga belum berjalan sesuai standar yang diharapkan.
“Passing-nya banyak yang salah jadi kena turnover beberapa kali,” tuturnya.
Baca juga: Tidak Hanya Taktik, Fachturozak Akbar Punya Pendekatan Khusus untuk Tim Ciputra
Tim pelatih kemudian melakukan penyesuaian rotasi. Coach Soewondo bersama Coach Matthew sempat mengganti lima pemain sekaligus untuk mencari susunan yang lebih mampu menjalankan permainan.
Pergantian tersebut bukan hal baru bagi Ciputra. Pola itu sudah biasa diterapkan dalam latihan sekaligus memberi kesempatan kepada seluruh pemain untuk tampil.
“Dilihat dari permainan tadi kok belum meningkat. Kita ambil dulu, masukkan lagi lima orang, nanti ganti lagi,” jelas Coach Soewondo.
Namun, masalah Ciputra tidak berhenti pada rotasi. Menurut Coach Soewondo, kemampuan individu para pemain sebenarnya terus berkembang. Tantangannya adalah menyatukan kemampuan tersebut ketika mereka bermain sebagai sebuah tim.
“Pasti tiap tahun ada kemajuan. Cuma ini kan permainan tim,” katanya.
Kerja sama yang belum padu membuat beberapa pemain masih ragu mengambil keputusan. Karena itu, komunikasi dan kepercayaan antarpemain menjadi pekerjaan rumah yang harus dibawa menuju pertandingan berikutnya.
Baca juga: Bangkitkan Culture Disiplin Jadi Misi Vincentius Seconda untuk Frateran
Selain itu, Coach Soewondo juga menyoroti kekuatan fisik pemain yang masih perlu ditingkatkan.
“Kerja sama tim pasti harus naik. Terus power mereka. Komunikasi itu harus ditingkatkan,” ujarnya.
Meski membawa sejumlah catatan, Coach Soewondo masih melihat peluang untuk Ciputra melanjutkan perjalanan musim ini. Mereka harus memanfaatkan laga berikutnya untuk memperbaiki permainan sekaligus mengejar poin.
“Masih ada kesempatan. Mudah-mudahan nanti ada kesempatan dua kali pertandingan ini kita bisa ngejar poin untuk rata-rata terbaik,” tuturnya.
Pada laga kedua musim ini, Selasa, 25 Agustus 2026, Ciputra kembali tampil di DBL Arena Surabaya. Kali ini, mereka menghadapi SMAN 1 Pacet Mojokerto.

Pemain SMA Ciputra Surabaya berusaha melewati penjagaan pemain SMAN 1 Pacet Mojokerto pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
Smansapa langsung memberikan tekanan lewat full-court press. Ciputra sempat tertinggal 2-5 pada kuarter pertama, tetapi mampu beradaptasi hingga berbalik unggul dan mengamankan kemenangan 33-22.
“Kita agak kaget mereka full-court press,” ujar Kenneth Aidan Tjandra.
Pemain bernomor punggung 11 itu menyebut Ciputra kemudian menyesuaikan strategi agar tidak kembali kehilangan kendali. Permainan mereka perlahan membaik dan berbalik unggul 15-13 pada akhir kuarter kedua.
“Ya kita ada adaptasi, olah strategi yang benar terus ya sehingga bisa menang,” tuturnya.
Baca juga: Ciputra Bangkit di Laga Kedua, Kenneth Bawa Mindset Berbeda
Kenneth tampil selama 31 menit dengan catatan 12 poin, 2 rebound, dan 1 assist. Ia juga mencetak dua tembakan penting pada awal pertandingan yang membantu Ciputra menjaga momentum kebangkitan.
Di luar strategi, Kenneth merasa ada perubahan dalam persiapan tim. Para pemain berusaha lebih fokus sebelum pertandingan dengan mendengarkan lagu dan mengurangi bermain ponsel.
“Dengerin lagu, diam aja. Just lock in,” kata Kenneth.
Perubahan itu belum membuat Ciputra sempurna. Kenneth masih menilai timnya perlu lebih sabar dalam menyerang, memperbaiki pengambilan keputusan, serta meningkatkan akurasi tembakan.
Dari laga pertama ke laga kedua, Ciputra mulai menunjukkan respons terhadap evaluasi yang diberikan. Catatan tentang komunikasi dan kerja sama belum sepenuhnya selesai, tetapi kemenangan atas SMAN 1 Pacet menunjukkan mereka mulai menemukan cara untuk mengatasinya.
Baca juga: Larangan Tak Menghentikan Langkah Freno Mengejar Mimpi
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil Coach Soewondo bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Profil SMA Ciputra Surabaya bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).