ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret koreo 3D dari suporter SMAN 5 Malang di DBL East Java-South 2026

Tribun GOR Ken Arok, Malang tidak pernah sepi dari kejutan yang dihadirkan oleh para pendukung setia sekolah. 

Salah satu yang sukses mencuri perhatian sepanjang gelaran Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South adalah aksi dari Smalamania, sebutan untuk suporter SMAN 5 Malang.

Tak sekadar menyanyikan chant, Smalamania tampil beda dengan mengusung konsep cerita berlanjut ala kerajaan yang saling terhubung dari laga pertama hingga laga kelima. 

Muhammad Ilyas Al-Habsyi, Koordinator Suporter Smalamania, membeberkan bahwa strategi ini sengaja dirancang agar tribun penonton tak kehilangan greget-nya.

"Konsep koreo DBL tahun ini membawa cerita tentang sebuah kerajaan, yang diibaratkan sebagai SMAN 5 Malang. Kostum tim perkusi pun sengaja dibuat berbeda setiap match untuk menyesuaikan tema yang sedang dibawakan," ungkap Ilyas.

DBL-Suporter-Malang-SMAN-5-Malang-
Macam-macam baju perkusi Smalamania di DBL East Java-South 2026

Pada laga pertama, Smalamania memamerkan koreo 3D berbentuk ksatria Dhamysoga, melambangkan perjuangan tim basket dan suporter dalam merebut kehormatan. 

Memasuki laga kedua, giliran 3D naga raksasa yang membentang di tribun. Sosok naga ini dihadirkan sebagai bentuk respek untuk menggambarkan kekuatan, ketangguhan, serta kekompakan dari tim lawan.

Puncaknya terjadi pada laga ketiga, di mana Smalamania menyajikan adegan pertempuran antara ksatria dan naga. 

Baca Juga: Atraksi 4D Dino Bhaskara Smarihasta Warnai Lolosnya Kedua Tim Basket ke Playoffs

Menariknya, karya tersebut dibuat makin interaktif dengan sentuhan teknologi visual. Penonton diajak melihat koreo tersebut menggunakan fitur visual bergerak dan efek petir yang hidup.

"Untuk koreo di match ketiga, kami membawakan pertempuran prajurit dengan naga menggunakan teknik visual yang harus dibedakan per layernya saat digambar. Setelah dijadikan satu, gambar diedit agar bisa bergerak dan ditambahi efek petir supaya terlihat lebih hidup," jelasnya. 

DBL-Suporter-Malang-SMAN-5-Malang

"Tim perkusi juga menyesuaikan dengan tema naga yang diberi sentuhan lampu LED."

Dibalik kemegahan yang tersaji di tribun, ada kerja keras luar biasa yang dilakoni anggota Smalamania. Proses pengerjaan koreografi ini memakan waktu hingga dua bulan. 

Waktu berkumpul yang terbatas kerap memaksa mereka mengerjakannya hingga larut malam bahkan menjelang pagi, sebelum akhirnya kembali menuntut ilmu di kelas pada pagi harinya.

"Hal tersulit itu harus pulang larut malam, kadang sampai mau pagi, tapi besoknya tetap wajib masuk sekolah dan mengikuti kegiatan belajar seperti biasa. Tapi momen bercanda dan menghabiskan waktu bersama teman-teman saat pengerjaan itu yang bikin seru," kenang Ilyas.

Baca Juga: Bedah Konsep Koreo Bhawikarsu, Dari Aula Tugu hingga Sejarah Raja Dunia

Meski harus beradaptasi dengan venue pertandingan musim ini, Ilyas dan rekan-rekannya memendam mimpi besar untuk membawa Smalamania meraih predikat Best Supporter.

"Harapan kami, Smalamania bisa menjadi salah satu best supporter tahun ini. Kami sudah menyiapkan konsep matang dari match pertama sampai kelima. Setiap match punya cerita beda, jadi saksikan terus kejutannya!" tutupnya mantap.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  

Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS