AQUA DBL Dance 2026-2027 sukses memberi warna baru di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Nusa Tenggara. GOR Turida Mataram semakin meriah berkat aksi tim dance dari masing-masing sekolah yang tampil di lapangan.
Musim ini, AQUA DBL Dance 2026-2027 mengusung tema “100% Indonesia”. Tiap tim dance punya cara masing-masing untuk mengemas tema tersebut lewat koreografi, musik, properti, hingga cerita yang mereka bawakan.
Baca juga: Ini 4 Tim Dance Kreatif yang Tampil di AQUA DBL Dance 2026 West Nusa Tenggara
Bukan cuma soal penampilan yang energik dan properti yang meriah. Setiap tim dance juga membawa pesan positif dalam setiap aksinya.
Kali ini, tim DBL Playmerangkum empat tim dance yang tampil di ajang AQUA DBL Dance 2026 West Nusa Tenggara. Yuk, simak cerita di balik penampilan mereka!
SMAN 3 Mataram
Tim dance SMAN 3 Mataram mengangkat kisah Putri Mandalika, legenda yang berasal dari tanah Lombok.
Lewat koreografi mereka, sosok Putri Mandalika digambarkan bukan hanya sebagai perempuan yang indah, tetapi juga memiliki hati yang kuat dan luhur dalam pengorbanan.
Gerakan tari memadukan karakteristik tari tradisional Sasak dengan sentuhan koreografi modern dan dinamis. Perpaduan tersebut menggambarkan perjalanan Putri Mandalika, dari seorang putri yang dicintai hingga menjadi simbol persatuan dan kedamaian.
Melalui penampilan ini, tim dance SMAN 3 Mataram ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya tentang keberagaman suku dan budaya. Lebih dari itu, ada nilai-nilai luhur yang mampu menyatukan semuanya.
MAN 2 Mataram

Tim dance MAN 2 Mataram membawa konsep suara murni nusantara. Karya ini menggambarkan perjalanan identitas anak muda yang diibaratkan seperti kejernihan mata air Nusantara.
Bagi tim dance MAN 2 Mataram, modernitas bukan berarti harus meninggalkan identitas. Justru, generasi muda ditantang untuk tetap membawa jati diri Indonesia di tengah derasnya tren global.
Lewat perpaduan tradisi dan modernitas tersebut, tim dance MAN 2 Mataram ingin menunjukkan bahwa sejauh apa pun arus zaman membawa langkah generasi muda, kemurnian jati diri Indonesia akan tetap mengalir di dalam diri.
SMAN 1 Mataram

Tim dance SMAN 1 Mataram membawa penonton kembali ke masa kecil lewat koreografi yang penuh nostalgia.
Pertunjukan ini bercerita tentang sekelompok remaja yang secara tidak sengaja terbawa kembali ke masa lalu. Tepatnya, ke masa kecil yang dipenuhi kenangan sederhana dan kebahagiaan.
Mereka kembali merasakan masa ketika bermain bersama teman menjadi cara paling menyenangkan untuk menghabiskan waktu. Berbagai permainan tradisional yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan pun kembali dihadirkan lewat gerakan dan ekspresi tari.
Namun, penampilan mereka bukan sekadar perjalanan kembali ke masa kecil. Tim dance SMAN 1 Mataram juga ingin mengajak penonton mengingat kembali arti kebersamaan dan kebahagiaan sederhana yang pernah dirasakan.
Di tengah perkembangan zaman dan teknologi, permainan tradisional menjadi bagian dari warisan budaya yang perlu terus dikenang dan dilestarikan.
SMAN 2 Mataram
.jpg)
Tim dance SMAN 2 Mataram terinspirasi dengan kisah pergolakan sekelompok anak muda yang menyadari bahwa kehidupan mereka tak ubahnya seperti para pemeran dalam pertunjukan Wayang Orang.
Mereka terjebak dalam ruang gerak yang kaku dan dipaksa mengikuti kehendak seorang dalang. Pesan yang ingin disampaikan adalah sekelompok anak muda ini berhasil merebut kembali kendali atas diri mereka sendiri dan siap menentukan arah hidup tanpa lagi berada di bawah bayang-bayang orang lain.