Perjalanan SMAN 3 Surabaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North tak hanya mendapat dukungan dari para pemain dan suporter. Dari sisi sekolah, ada sosok yang turut memastikan berbagai aktivitas siswa tetap berjalan beriringan dengan kewajiban mereka sebagai pelajar.

Dia adalah Agus Setiadi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 3 Surabaya. Selama gelaran DBL East Java-North 2026, Agus turut mendampingi dan mengawal aktivitas siswa SMAN 3 Surabaya, baik dari tim basket maupun Telumania yang menjadi suporter sekolah.

Menurut Agus, Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki di luar bidang akademik. Tak hanya basket, ajang ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan di bidang seni dan hiburan melalui dance serta aksi suporter di tribun.

"Ini kan salah satu ajang di mana anak-anak bisa menunjukkan minat dan bakatnya dalam dunia olahraga, kemudian entertainer, di mana ada dance, dan juga dari seninya, itu dari anak Telumania yang luar biasa," ujar Agus.

Baca Juga: Telumania Kembali Bawa Karya, Minta Smaga Tak Lagi Kalah

Antusiasme tersebut terasa semakin spesial bagi keluarga besar SMAN 3 Surabaya karena gelaran DBL tahun ini bertepatan dengan momentum ulang tahun Telumania. Agus menyebut kesempatan untuk tampil di berbagai sisi kompetisi menjadi bagian dari perayaan yang turut melibatkan para siswa.

Menurutnya, basket, dance, dan Telumania sama-sama memiliki peran dalam memberikan pengalaman bagi siswa. Ketiganya menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar bekerja sama, bertanggung jawab, sekaligus menunjukkan kreativitas.

Sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Agus juga melihat pentingnya membangun sinergi antarpihak di sekolah. Pengembangan prestasi non-akademik tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus tetap beriringan dengan proses pembelajaran.

Untuk urusan akademik, sekolah melalui bidang kurikulum tetap menjadi pihak yang mengawal proses belajar siswa. Sementara itu, bidang kesiswaan memiliki peran dalam mendampingi berbagai aktivitas dan pengembangan bakat siswa di luar akademik.

"Kita saling komunikasi satu sama lain. Untuk yang akademik, kita serahkan ke kurikulum, kemudian non-akademik diserahkan di kesiswaan. Kita saling bersinergi agar keduanya bisa berjalan beriringan dan sama-sama menunjukkan hasil yang terbaik," jelasnya.

Bagi Agus, mengikuti kompetisi dan aktif dalam kegiatan non-akademik bukan alasan bagi siswa untuk mengesampingkan pendidikan. Justru, keduanya harus menjadi bagian yang saling melengkapi selama siswa menjalani masa sekolah.

Ia pun menitipkan pesan kepada para siswa SMAN 3 Surabaya agar tetap serius menjalani kewajiban mereka sebagai pelajar sembari terus mengembangkan kemampuan di bidang yang mereka sukai.

"Ayo, semuanya itu hal yang positif, Kita seimbangkan. Jangan lupa kalian masih belajar, ayo belajarnya rajin. Kita dukung semuanya, mulai dari belajar maupun belajar sesuatu yang lainnya, biar SMA 3 lebih maju lagi," tuturnya.

Dukungan sekolah juga terlihat dari bagaimana siswa SMAN 3 Surabaya mampu mempersiapkan berbagai aktivitas di luar lapangan, termasuk koreografi yang ditampilkan Telumania di tribun.

Dengan jumlah siswa yang terlibat cukup banyak, tentu diperlukan pengaturan waktu agar persiapan koreo tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Agus menjelaskan bahwa proses persiapan dilakukan setelah kegiatan pembelajaran selesai.

Menurutnya, para siswa diarahkan untuk langsung menyelesaikan persiapan setelah jam sekolah berakhir. Dengan manajemen waktu tersebut, mereka tetap bisa menjalankan tanggung jawab sebagai pelajar sekaligus mempersiapkan penampilan terbaik untuk mendukung tim basket SMAN 3 Surabaya.

"Kita seimbangkan waktunya. Jadi mulai setelah pembelajaran selesai, langsung anak-anak kita dorong untuk menyelesaikan koreonya, sehingga dengan waktu yang efektif bisa menghasilkan tampilan yang luar biasa," pungkas Agus.

Bagi SMAN 3 Surabaya, kehadiran di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North pada akhirnya bukan sekadar tentang pertandingan basket. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar dari berbagai pengalaman, baik sebagai pemain, dancer, maupun suporter.

Di balik itu semua, sekolah berupaya memastikan satu hal: kesempatan untuk mengejar prestasi dan menyalurkan bakat tetap berjalan seimbang dengan tanggung jawab utama mereka sebagai pelajar.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Populer

Hasil DBL East Java-North: Putra Vita dan Petra 5 Amankan Tiket ke Round 2!
Menuju DBL Jambi: Bakal Bersua Xaverius 1, Unggul Sakti Siapkan Strategi Khusus
Sukses Raih MVP Honda DBL Seri Makassar, Dayrent: Jangan Skip Latihan 
5 Simpel Drills Dribble Ini Bisa Dilakuin di Rumah, Ada yang Sambil Rebahan Loh!
William Matthew Rindu Dihukum Lari Bareng Skuad Smaven Banjarmasin