Nama Ayah di Shooting Shirt Jadi Simbol Kebanggaan dan Kekuatan Libels

| Penulis : 

Tampil mentereng sudah menjadi salah satu ciri khas tim putra SMAN 15 Surabaya (Libels) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Berada dalam grup G di Round 1, dominasi mereka tidak terbantahkan. Mereka selalu berhasil meraih kemenangan dengan jarak skor yang jauh. Melawan Singapore National Academy Sidoarjo, Libels menang telak 40-13. 

Kesuksesan itu disusul dengan kemenangan impresif 34-1 atas SMKN 5 Surabaya. Bahkan, di laga penentuan grup, Libels tetap bersinar dengan skor akhir 29-14 melawan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. 

Bagaimanapun, kehadiran mereka yang mencolok sudah selalu terjadi sejak waktu pemanasan. Saat mempersiapkan diri untuk pertandingan yang sesungguhnya pada musim ini, skuad Libels selalu mengenakan shooting shirt dengan nama yang cukup unik.

Baca juga: Terinspirasi Stephen Curry, Oumar Garna Tampil Percaya Diri untuk Smala!

Di punggung mereka, bukan nama mereka yang terpampang gagah, melainkan nama ayah mereka. Itu juga ditambah dengan akhiran junior (Jr), menunjukkan bahwa mereka merupakan anak kebanggaan dari ayah masing-masing.

“Sudah dari gim-gim kemarin (pakai shooting shirt tersebut). Sebenarnya udah mau kayak gini dari tahun lalu, cuma gak kesampaian. Sempatnya tahun ini,” ujar Satria Airlangga, salah satu penggawa Libels pada Jumat, 4 September 2026.

Selain memberi penghormatan kepada ayah masing-masing, penggunaan format nama ini juga memiliki alasan lain yang menjadi faktor penting dalam kesuksesan Libels di Round 1 musim ini, yaitu untuk menggambarkan eratnya hubungan antaranggota.

“Tahun ini tuh anak-anak barunya banyak perubahan. Jadi yang angkatanku sama adik kelasku itu lebih care satu sama lain. Gak manggil ‘Mas’ pun tidak apa-apa. Kita menganggap kalau kita semua seperti seangkatan,” jelas Satria. 

Menurut Satria, mengetahui dan menyebut nama ayah masing-masing juga semakin memperkuat chemistry mereka baik di dalam maupun di luar lapangan. Dengan begitu, semua pemain Libels sudah seperti saudara untuk satu sama lain.

“Sebenarnya ayahku itu namanya Mokhlas, tapi aku dari SMP sering dipanggil Muklek. Jadi awal kenalannya itu dari manggil nama bapak,” terangnya.

Baca juga: Tak Sempat Rasakan DBL, Arjuna-Marvel Kini Kawal Debut Progresif Bumi Sholawat

Satria Airlangga mengenakan shooting shirt dengan nama ayahnya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Ide menaruh nama ayah di shooting shirt akhirnya disambut baik oleh semua pemain Libels. Ada perasaan yang terlalu spesial untuk dijelaskan ketika mereka memakai shooting shirt itu di lapangan. Kekuatan dan semangat yang diberikan oleh sang ayah sekaligus sesama pemain seolah membentuk energi yang bersatu padu.

Untuk Satria sendiri, ia merasa bahwa kehadiran sang ayah memiliki pengaruh yang luar biasa besar dalam perjalanannya sebagai student-athlete. Ketika Satria kehilangan motivasi, ayahnya selalu membimbingnya untuk bangkit kembali.

“Dari SMP ayahku selalu all-out buat aku. Aku sendiri pernah berhenti basket, terus ayahku pernah bilang, ‘Terserah kamu mau lanjut basket atau enggak, cuma jangan lupa sama tujuanmu di awal,’” sebut Satria sembari mengingat pesan ayahnya.

Bukan hanya itu, sang ayah juga setia untuk mengingatkan Satria terhadap rutinitas yang harus ia jalani sebagai student-athlete. “Ayahku selalu ngomong, ‘Ayo fisik! Ayo fisik!’ dan ditungguin juga. Jadi ayahku melakukan kegiatan lain sambil aku latihan fisik,” ungkap Satria.

Semua bentuk perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan. Di laga melawan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Satria tampil gemilang untuk Libels.

Bermain selama 34 menit, cowok bertinggi badan 180 cm itu mengumpulkan 8 poin, 4 rebound, dan 2 steal dengan akurasi tembakan 44 persen.

Baca juga: Dari Luka hingga Kejayaan, Dua Cerita Fiveouria untuk Smala

Di balik performanya itu, ada berbagai tantangan yang harus ia dan Libels hadapi di laga ini. Pada kuarter pembuka, mereka masih belum sepenuhnya familier dengan kemampuan musuh.

“Kita kurang fokus buat mastiin mau full-press atau bagaimana,” kata Satria.

Namun, momentum kemudian berhasil dicuri oleh Libels setelah jeda pertandingan. Berkat arahan dari Rafa Rayhano, salah satu rekan setimnya, permainan mereka jadi semakin matang di sisi bertahan.

“Rafa ini punya insting defense yang agak unik. Dia selalu PD (percaya diri) untuk ‘nempel’ ke siapa pun musuhnya. Kita coba triknya dia dan berhasil buat kuarter tiga sama empat itu,” tegas Satria. 

Satria Airlangga saat namanya dipanggil sebagai pemain inti SMAN 15 Surabaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Tiga kemenangan beruntun Libels di Round 1 ini akhirnya memiliki makna yang lebih dari sekedar mengejar kesuksesan di lapangan. Mereka juga terus berproses untuk membentuk persahabatan yang kuat. 

Sebab, akan lebih menyenangkan jika mereka meraih mimpi bersama-sama di rumah bernama DBL. Dan itu semua dimulai dari shooting shirt dengan nama ayah di atas nomor punggung mereka.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Feeling Datang pada Kuarter Kedua, Nicoletta Jalani Tahun Pertama Bersama Smala

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Hasil DBL East Java-North: Putra Putri Smala Melesat ke Round 2!
Skenario DBL East Java-North: Slekoors dan Buwitashakti Kejar Posisi di Round 2!
Penebusan Sempurna, Smabul Cetak Sejarah, Jadi Raja Baru DBL East Java-South!
Terinspirasi Stephen Curry, Oumar Garna Tampil Percaya Diri untuk Smala!
Tak Sempat Rasakan DBL, Arjuna-Marvel Kini Kawal Debut Progresif Bumi Sholawat