ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Koreo dengan karakter tiga banteng milik Fiveouria saat mengawal tim putri Smala di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Dua koreografi berbeda dibawa Fiveouria, suporter SMAN 5 Surabaya, dalam dua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Meski hadir dengan visual dan cerita yang berbeda, keduanya sama-sama membawa kisah tentang perjalanan Smala: dari keberanian untuk bertahan hingga menghadapi luka masa lalu.

Cerita pertama hadir saat tim putri SMAN 5 Surabaya berhadapan dengan SMAN 1 Surabaya. Fiveouria membawa konsep kerajaan dengan tiga banteng yang berdiri gagah di bagian depan koreografi.

Muhammad Syauqie Albian atau Suki, perwakilan Fiveouria, menjelaskan bahwa ketiga banteng tersebut memiliki makna berbeda.

“Banteng yang warna cokelat melambangkan keberanian. Lalu yang di tengah melambangkan ke arah mana kerajaan itu berjalan. Sementara banteng abu-abu melambangkan pertahanan,” tutur Suki.

Tiga banteng tersebut kemudian diibaratkan sebagai tiga jenderal atau petinggi kerajaan. Sementara sekitar 50 bendera yang berada di belakangnya menggambarkan para prajurit.

Baca juga: Pangeran Fiveouria Sibuk Mencari Arah Kejayaan di DBL Arena

“Jadi, ini tiga jenderalnya, petingginya. Yang bawa bendera-bendera itu prajuritnya,” jelas Suki.

Bendera-bendera tersebut sekaligus menjadi bentuk keterlibatan sepuluh gen yang ada di Smala, yakni Genji, Angels, Best, Forteen, Limo, Classic, Jitu, Arspan, Laso, dan Sos. Masing-masing gen diberi ruang untuk membawa identitas mereka sendiri melalui logo maupun nama gen.

“Kita memberikan ruang untuk kreativitas mereka. Bawa gen mereka pun juga boleh nama mereka, nama gennya,” ujar Suki.

Di balik visual kerajaan tersebut, Fiveouria menyisipkan pesan “Bukan Sekadar Kuat, Ini tentang Bertahan dan Berkembang.” Bagi Suki, pesan itu menggambarkan bahwa bertahan bukanlah tujuan akhir.

“Maksudnya kita bertahan, lalu dengan bertahan itu kita bisa berkembang,” katanya.

Selain itu, terdapat pula tulisan “Kuasai Dirimu, Taklukkan Rintangan” di bawah koreo bergambar banteng. 

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Putra Putri Smala Melesat ke Round 2!

“Sebelum kita menguasai yang lebih jauh, kita lebih baik menguasai diri kita sendiri sebelum langkah yang lebih jauh,” tutur Suki.

Konsep kerajaan diperkuat melalui background berupa pegunungan dan benteng. Visual tersebut dibuat dengan perspektif dari jauh ke dekat sehingga tiga banteng tampak seolah keluar dari background.

Koreografi berukuran sekitar 15 x 8 meter itu membutuhkan waktu pengerjaan kurang lebih 10 hari Mulai dari menggambar, mewarnai, hingga menyelesaikan detail pada banteng dan berbagai elemen lainnya.

Sekitar 50 bendera juga dibuat untuk melengkapi koreografi dengan melibatkan berbagai gen yang ada di Smala.

Cerita berbeda hadir pada pertandingan tim putra SMAN 5 Surabaya kontra SMA Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo. Kali ini, Fiveouria menghadirkan sosok seorang ratu dengan senyum tipis yang menyimpan makna.

Koreo dengan karakter seorang Ratu yang tersenyum milik Fiveouria saat mengawal tim putra Smala di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Di atas koreografi, terpampang kalimat “Keindahan dalam Gelap, Kuat dalam Senyuman.” Naufal Ar-Rozziq, perwakilan Fiveouria, menjelaskan bahwa gelap dalam konsep tersebut tidak selalu berarti sesuatu yang menakutkan.

Baca juga: Sempat Terbawa Permainan Sendiri, Naufal Kembali Jalankan Perannya

“Gelap itu tidak selayaknya selalu menakutkan. Ada gelap yang indah. Dan kuat dalam senyuman berarti kita bisa kuat ketika menghadapinya dengan tersenyum,” ujar Naufal.

Sosok ratu tersebut menjadi gambaran tim basket Smala setelah melewati kekecewaan pada musim sebelumnya. Senyum smirk yang menghiasi wajahnya justru menyimpan luka.

“Diibaratkan seorang ratu yang tersenyum untuk basket Smala, karena gagal di tahun kemarin, tidak lolos playoff,” jelasnya.

Karakter sang ratu dibuat berdasarkan referensi yang ditemukan Fiveouria melalui media sosial. Namun, desain akhirnya tetap mereka kembangkan sendiri.

Berbeda dengan koreografi banteng yang membutuhkan waktu sekitar 10 hari, koreografi sang ratu dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih tiga hari. Bagian rambut menjadi salah satu detail yang paling sulit dikerjakan. Fiveouria harus memperhitungkan arah cahaya agar highlight rambut sang ratu terlihat sesuai dengan konsep.

“Paling susah itu highlight dari rambutnya. Kita harus mencocokkan cahayanya dari mana, arah cahayanya dari mana,” ungkap Naufal.

Dua koreografi tersebut kemudian menemani dua kemenangan penting Smala.

Tim putri SMAN 5 Surabaya mengalahkan SMAN 1 Surabaya dengan skor 32-6 dan memastikan diri lolos ke Round 2. Sementara tim putra Smala juga meraih kemenangan atas SMA Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo dengan skor 37-7, sekaligus mengamankan tiket menuju Round 2 DBL East Java-North 2026.

Baca juga: Saat Kalah Bukan Lagi Sebuah Kekalahan bagi Smamda Brotherhood

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS