Laga final Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Nusa Tenggara berlangsung pada Jumat, 4 September 2026 di GOR Turida Mataram berhasil dimenangkan oleh tim putra SMAN 1 Mataram. Skuad Smansa Mataram menang atas SMA Kesuma Mataram dengan skor akhir 65-45.
Keberhasilan ini membuat anak-anak Smansa Mataram mengakhiri puasa gelar 18 tahun lamanya. Yup, terakhir kali tim putra Smansa Mataram juara ada pada musim 2008. Itu menjadi kali pertama gelaran DBL berlangsung di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Musim ini anak-anak Smansa Mataram berhasil berbuka puasa dengan gelar juara. Kemenangan di partai final didapat dengan tidak mudah. Smansa Mataram lebih dulu tertinggal lima poin di kuarter pertama.
Mereka mulai panas di kuarter kedua. Di pertengahan kuarter kedua, putra Smansa Mataram melaju tujuh poin tanpa balas. Itu jadi momen Smansa Mataram mengejar dan membalikkan keadaan.
Baca juga:Smala Mataram, Tiga Musim Beruntun di Puncak DBL West Nusa Tenggara!
Tiga poin berasal dari tangan sang kapten, Gipih Jaya Muktananda. Setelahnya putra Smansa berhasil memegang kendali permainan. Tak pernah lagi tertinggal dan berhasil menjaga jarak keunggulan dari Smakerz (sebutan SMA Kesuma Mataram).
Momentum sempat didapat oleh pasukan Smakerz di kuarter ketiga. Mereka berhasil memangkas jarak menjadi dua poin saja di pengujung kuarter ketiga.
Sayang, ketenangan menjadi pembeda antara kedua tim. Pada momen tersebut, Smakerz justru tidak bisa mengatur tempo. Ada dua kali turnovers yang diciptakan Smakerz pada situasi tersebut. Satu kesalahan itu berhasil dikonversi anak-anak Smansa Mataram menjadi poin lagi. Alhasil, jarak dua poin tersebut hanya bertahan hitungan detik.
Setelahnya, Smakerz kehilangan arah. Mereka semkain terburu-buru dalam mengeksekusi serangan. Dan Smansa Mataram berhasil mengatur tempo bermain mereka sedikit lebih tenang. Benar-benar memanfaatkan 24 detik waktu saat menyerang.
Di kuarter terakhir, Smansa Mataram semakin nyaman dalam melantai di arena. Sebanyak 24 poin berhasil diciptakan skuad asuhan Noor Khairudin di kuarter keempat. Menjadi yang terbanyak dari tiga kuarter sebelumnya.
“Target kita memang ingin masuk ke final di DBL tahun ini. Kita ingin banget main di final pakai jersei finalnya DBL, Kak,” ungkap Gipih Jaya Muktananda, pemain Smansa Mataram.
Seluruh pemain utama Smansa Mataram mencetak angka. Gipih Jaya Muktananda menjadi yang terbanyak dengan raihan dobel-dobel 20 poin dan 17 rebound. Gipih memenangkan 14 kali duel rebound ketika bertahan. Ia juka memasukkan 7 dari 11 percobaan menembak (63 persen).
Di belakangnya ada Jeremi Santosa dengan catatan 13 poin dan 5 steal. I Made Pradnyana menutup daftar dengan catatan 11 poin plus 7 rebound.
Di skuad Smakerz, Dave Matthew Lie dan I Komang Floris Knana mengemas sembilan poin.Momen pengangkatan piala benar-benar ditunggu bukan hanya oleh skuad Smansa Mataram.
“Astungkara Svaha bisa buktikan ke semua kalau Smansa bisa,” terangnya.
Melainkan juga seluruh elemen sekolah sekaligus alumni Smansa Mataram. Mereka bukan hanya berhasil menjadi juara di musim ini. Putra Smansa Mataram juga berhasil mengembalikan kejayaan dan membawa pulang kembali piala setelah 18 tahun hilang. Rayakan, genk!
Statistik pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Saksikan tayangan ulang livestream pertandingan lewat video di bawah ini: