Sinluiers Bawa Alice Hadapi Perjalanan Baru

| Penulis : 

SMA St. Louis 1 Surabaya (Sinlui) sukses mengunci kemenangan atas SMAN 1 Gresik dengan skor 75-3 di Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Sinluiers, suporter SMA St. Louis 1 Surabaya membawa cerita berbeda lewat koreografi yang terinspirasi dari film Alice in Wonderland.

Alice mereka pilih sebagai gambaran seseorang yang tiba-tiba masuk ke dunia baru. Ia tak tahu apa yang akan ditemuinya, tetapi tetap memilih untuk menghadapi perjalanan tersebut.

“Alice ini seperti nggak sengaja masuk ke dunia lain. Dia nggak tahu dunia itu seperti apa, tapi tetap berani menghadapi apa yang ada di depannya,” ujar Excel Anargya Nathanael, capo Sinluiers.

Cerita tersebut kemudian mereka visualisasikan melalui sebuah pintu besar di bagian depan koreografi. Koreo berukuran 5 × 10 meter itu menjadi simbol portal menuju perjalanan yang belum diketahui.

Baca juga: Carabosse Bawa Racikan Lintang Kemukus Hingga Kecak di AQUA DBL Dance!

“Pintu ini melambangkan Sinlui yang masuk ke perjalanan baru. Jadi seperti portal yang nggak diketahui. Kita nggak tahu apa yang ada di balik pintu itu,” jelas mereka.

Bagi Sinluiers, pintu tersebut juga menjadi pembatas antara sesuatu yang telah dilewati dengan perjalanan yang akan dimulai.

“Perjalanan baru juga sama. Kita nggak tahu isinya seperti apa. Jadi pintu ini seperti pembatas antara perjalanan lama dan perjalanan baru kita.”

Pemilihan Alice tak hanya karena ceritanya. Sinluiers juga ingin membawa pesan tentang kesetaraan gender lewat sosok perempuan tersebut.

“Salah satunya karena karakternya perempuan. Kami juga ingin mengangkat kesetaraan gender, karena di beberapa tempat perempuan masih dianggap lebih rendah dibandingkan laki-laki,” jelas Excel.

Baca juga: Hidupkan Lagi Si Unyil, Xynergy Bawa Nostalgia ke AQUA DBL Dance

Selain itu, mereka tertarik pada kisah Alice yang dianggap berbeda dari cerita pada umumnya.

“Selain itu, kami memilih Alice karena ceritanya unik. Dia masuk ke sebuah dunia yang mungkin jarang ditemukan di cerita-cerita lain,” ungkap Yohanes Frederick Herwanto, capo Sinluiers lainnya.

Untuk mewujudkan konsep tersebut, Sinluiers mengerjakan sendiri koreografi yang ditampilkan. Puluhan koor ikut terlibat dalam proses pengerjaan.

Koreo yang menampilkan Alice berukuran 8 × 10 meter dan membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk diselesaikan. Sementara itu, dua pintu berukuran masing-masing 5 × 10 meter dikerjakan selama dua hingga tiga hari. Totalnya, mereka membutuhkan sekitar tujuh sampai delapan hari.

Tantangan terbesar datang dari latar Alice. Desain abstrak dengan warna-warna yang kontras membuat mereka harus mengerjakannya secara perlahan agar hasilnya tetap enak dilihat.

“Bagian paling sulit menurut kami adalah background Alice. Bentuknya didesain agak abstrak, jadi waktu itu kami sempat bingung. Akhirnya kami kerjakan pelan-pelan, satu per satu, warna demi warna,” tutup Erick.

Baca juga: Moana Berlayar, Pak Soegiarto Tumbuh dalam Ingatan Smanda Force

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Rabu, 9 September 2026
Cara Beli Tiket Online DBL West Java-West 2026
1-and-1 Free Throw Rule, Peraturan Khusus Baru di Round 2 DBL East Java-North
Basket yang Awalnya Vallerie Takuti Kini Jadi Cerita Bersama Papa
Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya