SMA 1 PSKD Jakarta (PSKD 1) tampil dengan dominasi wajah baru pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Jakarta.

Perombakan besar-besaran dilakukan untuk membangun regenerasi pemain sekaligus menyiapkan fondasi tim untuk dua hingga tiga musim berikutnya.

Hasil positif pun berhasil mereka raih. PSKD 1  tampil dominan dan mengamankan kemenangan telak 85-8 atas SMAN 68 Jakarta pada Sabtu, 12 September 2026.

Coach Zulfahrizal mengakui bahwa sejak awal belum ada ekspektasi penuh terhadap pertandingan tersebut.

Namun, para pemain justru mampu menunjukkan kualitas dan menjalankan kesempatan yang diberikan dengan baik. Hingga saat ini, PSKD 1 sendiri memiliki total 102 pemain putra dan putri.

Untuk menentukan skuad yang melantai di DBL Central Jakarta 2026, seluruh pemain kembali mendapat kesempatan yang sama melalui proses seleksi.

“Nggak ada alasan untuk tidak ikut karena tahun sebelumnya DBL, tahun ini pasti DBL lagi. Semua rata untuk seleksi sendiri yang tim DBL ini,” ujar Coach Rizal, begitu ia disapa.

Baca Juga: Alfino Prakasa dan Catatan Prestasi di Akademik serta Cabor Floorball

Regenerasi juga membuat Coach Rizal menaruh perhatian besar pada keberanian pemain muda. Ia ingin setiap pemain memahami bahwa kesempatan di lapangan tidak ditentukan oleh senioritas.

“Jangan takut karena kamu masih muda. Jangan takut untuk melakukan sesuatu, apalagi ketika bermain. Saya meyakinkan mereka kalau mereka punya kapasitas itu,” jelasnya.

Musim sebelumnya, PSKD 1 mampu melaju hingga final. Pencapaian tersebut tentu menghadirkan tekanan tersendiri bagi tim yang kini sedang dibangun ulang.

Meski begitu, Coach Rizal memilih melihat proses dari sudut pandang yang lebih panjang. Sistem permainan, organisasi tim, dan pertahanan menjadi hal yang ingin ia benahi agar para pemain memiliki bekal ketika melanjutkan perjalanan basket setelah lulus sekolah.

“Kayaknya itu lebih penting daripada juara, jadi ketika mereka lulus sekolah itu mereka lebih bisa eksplor lagi untuk jenjang basket yang lainnya dan udah lebih siap lagi untuk lingkungan baru,” tuturnya.

Baca Juga: Axel-Axton, Si Kembar yang Akhirnya Berbagi Lapangan di DBL Central Jakarta 2026

Dari laga kali ini, masih ada pekerjaan rumah yang harus diperbaiki. Salah satunya adalah 13 turnover yang tercipta.

Coach Rizal berharap kesalahan tersebut bisa ditekan hingga berada di bawah lima turnover pada pertandingan berikutnya.

Target untuk musim ini tetap ada. Coach Rizal berharap PSKD 1 bisa memberikan yang terbaik di setiap laga, bersaing menjadi juara Jakarta Pusat, sekaligus menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk membentuk mental para pemain.

Sebab, bagi tim yang sedang memulai regenerasi, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Ada proses panjang untuk membuat para pemain muda lebih siap menghadapi tekanan dan melanjutkan perjalanan mereka di dunia basket.

DBL Central Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Di Balik Sukses Al-Maruf Ada Semangat 'Tetap Sama-sama Sampai Indonesia Arena'
Sengit Lagi! Pangudi Luhur Kembali Paksa Buksi Terima Kekalahan Dramatis
Hasil DBL Jakarta Championship: Hari Kelima Penuh Drama!
Krisabella Memburu 'Sweet Ending' di Last Dance Bersama Smansa
Kalinda Bella, Perempuan di Balik Koreo Smansa