ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

“Saya masih punya satu mimpi. Bawa anak-anak GPS (Global prestasi School Bandung) ini juara di DBL,” kata Hendra Kurniawan, kepala pelatih tim putra Global Prestasi School Bandung di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East.

Nama sang pelatih juga terdaftar sebagai pelatih pada skuad SMP Global Prestasi School Bandung di ajang Junior DBL Bandung 2026. 

Pada musim 2024, nama coach Hendra terdaftar di skuad putri GPS Bandung. Kala itu tim putri GPS baru pertama kali debut dan berhasil melaju hingga babak Fantastic Four. Semusim berselang, namanya kembali terdaftar sebagai asisten pelatih tim putri GPS.

“Sebenarnya saya itu pelatih tim putra GPS untuk SMP dan SMA. Karena tahun 2024 dan 2025 itu baru tim putri yang main di DBL jadinya saya ikut membantu,” ujarnya.

Menariknya, perjalanan coach Hendra di skuad GPS bukan hanya sekadar sebagai pelatih. Ia juga merangkap menjadi seorang ayah bagi anak-anak asuhnya yang bisa menjadi penenang dan tempat berbagi cerita.

“Waktu pertama kali mendaftar kan kami (tim putra) masuk waiting list. Itu saya tetap kasih semangat ke anak-anak. Nggak masalah karena belum rezekinya. Dicoba aja ikut yang 3X3 DBL Bandung. Eh, justru kita bisa sampai juara kan waktu itu,” ungkapnya.

Cerita tersebut kembali terulang semusim berselang. Tim putra GPS kembali ada dalam daftar tunggu partisipan. 

“Waktu tahun kedua itu beberapa anak-anak kayak merasa terpukul gitu. Kenapa kok belum bisa main ya. Saya kembali ingatkan kalau memang itu sudah digariskan nggak bakal tertukar. Tugas kita itu berusaha dan berjuang saja. Kita kembali berjuang di 3X3 DBL dan jadi juara lagi,” ucapnya.

Baca juga: Dari Rasa Penasaran, Siska Apriliandini Menemukan Jalan sebagai Pelatih

Bagi coach Hendra, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 bukan sekadar kompetisi basket. Ia sadar betul mengapa anak asuhnya begitu semangat untuk berlatih dan mempersiapkan diri demi DBL.

“Siapa sih yang nggak mau main di DBL. Apalagi kan ini itu kompetisi basket paling besar lah. Mimpi anak-anak itu ya bisa main di sini sama teman-temannya, bikin cerita yang indah. Saya senang waktu mereka diterima buat main dan semangat mereka jadi lebih besar untuk berlatih,” ceritanya.

Usut punya usut, coach Hendra terbilang akrab dengan ajang DBL. Namanya bahkan sempat masuk dalam salah satu pelatih yang pernah berangkat ke DBL Camp!

“Saya lupa pastinya, pokoknya awal-awal DBL Bandung dan itu saya dikasih kepercayaan untuk berangkat ke DBL Camp. Itu kali pertama saya berangkat dan pelaksanaannya di Surabaya,” kenangnya.

Baca juga: Dukungan Sekolah Menguatkan Langkah SMPN 7 Bandung di Junior DBL Bandung

Coach Hendra juga menambahkan, “Apa yang dibangun DBL sejak lama ini jadi bukti konsistensi mereka. Nggak salah kalau anak-anak sekarang itu punya mimpi dan keinginan buat main di sini. Anak-anak SMP GPS ini juga sudah bertekad kalau SMA nanti dia mau main di DBL-nya lho,” 

Sudah lebih dari satu dekade berkecimpung menjadi pelatih basket, ada satu mimpi yang belum terwujud oleh coach Hendra.

“Salah satunya ya juara bareng anak-anak di DBL sih. Itu jadi impian saya sejak lama. Semoga suatu saat saya bisa mewujudkannya,” tandasnya.

Tim putra SMP GPS Bandung berhasil meraih kemenangan ketika berhadapan dengan SMP Trimulia Bandung. Carlo Andaru dan kawan-kawan menang dengan skor akhir 32-24. Ama Maheswara Nohan menjadi pengumpul angka terbanyak dengan raihan 13 poin. Kemenangan ini membuat tim putra SMP GPS Bandung melaju ke babak Fantastic Four Junior DBL Bandung.

Profil Hendra Kurniawan bisa kalian cek di bawah ini.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS