Usia 69 tahun SMAN 6 Surabaya dirayakan Sixers Mania dengan cara mereka sendiri. Di tribun DBL Arena Surabaya, Kamis, 17 September 2026, para suporter menyiapkan koreo khusus ketika tim putra SMAN 6 Surabaya berhadapan dengan SMA Nation Star Academy Surabaya (NSA) di Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Koreo itu menjadi bagian dari kemeriahan ulang tahun sekolah yang jatuh pada hari tersebut. Bagi Sixers Mania, momen bertambahnya usia SMAN 6 Surabaya terasa kurang lengkap jika tidak dibawa ke arena pertandingan. Dukungan untuk tim basket sekaligus menjadi cara mereka menunjukkan kebanggaan terhadap sekolah.
Ahmad Dafi selaku perwakilan koordinator Sixers Mania menjelaskan bahwa koreo tersebut memang disiapkan sebagai bentuk perayaan. Tidak hanya ingin membuat suasana pertandingan lebih meriah, Sixers Mania juga membawa harapan untuk SMAN 6 Surabaya yang memasuki usia baru.

Bentangan koreografi kain bertuliskan "God Bless 69th Sixers Anniversary" yang disiapkan khusus oleh Sixers Mania untuk merayakan hari jadi SMAN 6 Surabaya.
"Koreo ini kita bentuk sebagai sebuah teriak kemeriahan untuk SMA Negeri 6 yang bertambah usia di 69 tahun. Dari saya sendiri sebagai perwakilan koordinator Sixers Mania, saya berharap SMA Negeri 6 supaya lebih maju dan selalu menjadi top SMA yang favorit di Surabaya," ujar Dafi.
Baca juga: Batik dalam Balutan Biru, SDOB Padukan Tradisi dan Gerak Modern
Kreativitas yang ditampilkan Sixers Mania turut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Ahmad Musyafiq, guru yang mengampu mata pelajaran Fisika sekaligus wakil kepala sekolah SMAN 6 Surabaya, melihat dukungan suporter sebagai bagian dari semangat yang terus hidup di lingkungan sekolah.
Menurut Pak Musyafiq, sekolah tidak membeda bedakan siswa berdasarkan kegiatan yang mereka pilih. Baik siswa yang bermain basket maupun mereka yang memilih mendukung dari tribun tetap mendapat ruang untuk menunjukkan peran masing masing.
"Sixers itu tidak pernah mati. Dari masa ke masa, roh itulah yang harus kita tetap munculkan dan pihak sekolah pun selalu support. Tidak pernah membeda bedakan," kata Pak Musyafiq.
Perayaan ulang tahun itu berlangsung bersamaan dengan perjuangan tim putra SMAN 6 Surabaya. Kali ini, mereka harus menghadapi NSA yang menurut Pak Musyafiq memiliki kemampuan individu dan permainan tim yang lebih lengkap.

Ekspresi kompak para suporter Sixers Mania saat bernyanyi dan memberikan dukungan penuh dari tribun DBL Arena Surabaya.
Baca juga: Keunggulan Terlepas di Detik Akhir, Coach Iqbal Soroti Fokus Sixers
Meski hasil pertandingan belum berpihak kepada SMAN 6 Surabaya, Pak Musyafiq tetap melihat usaha para pemain sebagai bagian dari proses. Ia menilai anak anak sudah memberikan kemampuan terbaiknya di lapangan, terlebih mereka juga menjalani rangkaian kegiatan sekolah yang cukup padat dalam beberapa hari terakhir.
"Kita sadar bahwa memang lawan jauh lebih bagus. Skill-nya jauh lebih komplit dari seni permainan. Tapi yang penting anak anak sudah bisa memaknai hari ini karena kemenangan adalah suatu hal yang memang harus proses sehingga anak anak tetap fight. Saya lihat juga pertandingan hari ini anak anak all out," tuturnya.
Perjalanan SMAN 6 Surabaya di Round 2 masih menyisakan satu pertandingan. Meski mereka sudah tidak memiliki peluang untuk lolos, laga terakhir tetap menjadi kesempatan untuk mengejar kemenangan. Pak Musyafiq menegaskan tim tidak akan berhenti berjuang hanya karena hasil sebelumnya belum sesuai harapan.
Sementara itu, Sixers Mania juga masih menyimpan harapan untuk pertandingan terakhir. Setelah belum meraih kemenangan di Round 2, Dafi ingin tim basket SMAN 6 Surabaya bisa menutup perjalanan mereka dengan hasil yang lebih baik.
"Pesan dan keluh saya, saya cuma berharap di match selanjutnya basket Smanam semoga menang saja lah. Soalnya di Round 2 kali ini basket Smanam sama sekali enggak pernah mendapatkan kemenangan,” ujar Dafi.
Baca juga: Ikut Tegang di Pinggir Lapangan, Bu Nana Kawal Perjuangan Sixers hingga Overtime

Tim putra SMAN 6 Surabaya bersama guru, maskot, tim dance, dan perwakilan Sixers Mania mengabadikan momen kebersamaan di tengah lapangan usai laga Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Dukungan untuk basket juga menjadi bagian dari perhatian sekolah terhadap kegiatan nonakademik. Pak Musyafiq menyebut SMAN 6 Surabaya memiliki rencana merekrut tiga pemain terbaik melalui jalur prestasi untuk tahun depan. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian baru terhadap perkembangan basket di sekolah.
Bagi Sixers Mania, perjalanan mendampingi tim bukan hanya soal hasil pertandingan. Koreo yang mereka bawa pada ulang tahun ke-69 menjadi cara untuk merayakan sekolah sekaligus menjaga semangat yang selama ini tumbuh di tribun.
Di tengah pertandingan yang belum berakhir sesuai harapan, Sixers Mania tetap membawa satu pesan yang sederhana. Mereka ingin sekolah terus maju dan tim basket tetap berjuang sampai laga terakhir.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil SMAN 6 Surabaya bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).