Ada rasa lega setelah perjuangan panjang Sixers akhirnya selesai. Laga penentuan melawan SMAN 13 Surabaya (Thirteen) di DBL Arena Surabaya, Kamis, 27 Agustus 2026, harus melewati overtime sebelum SMAN 6 Surabaya memastikan langkah ke Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Dari sisi lapangan, Nana Petty Puspitasari menyaksikan langsung perjuangan tersebut. Kepala SMAN 6 Surabaya itu datang bersama guru dan orang tua untuk memberi dukungan kepada para pemain yang sedang membawa nama sekolah.
Kejar-kejaran angka membuat pertandingan berjalan sampai waktu tambahan. Setiap serangan dan pertahanan seolah memiliki arti penting karena hasil laga menentukan siapa yang berhak melanjutkan perjalanan ke Round 2.
Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Sixers Menang Dramatis untuk Lolos Round 2!
Bagi Bu Nana, menyaksikan perjuangan para pemain dari dekat membuatnya ikut merasakan tekanan pertandingan. Ia melihat sendiri bagaimana anak-anaknya berusaha memberikan kemampuan terbaik sampai peluit akhir.
"Saya begitu luar biasa bangga sekali sama anak-anak. Mereka berjuang sampai titik upaya kita, minimal sampai dengan 100 persen peluit dibunyikan. Begitu deg-degan, begitu bangganya saya terhadap perjuangan anak-anak untuk membawa nama besar almamater SMA Negeri 6 Surabaya," ujarnya.
Perasaan bangga tersebut tidak muncul begitu saja. Sebelum pertandingan, pihak sekolah sudah lebih dulu berdiskusi dengan para pemain dan memberikan motivasi agar mereka tidak ragu mengeluarkan kemampuan di lapangan.
Bagi Bu Nana, hasil akhir memang penting, tetapi ada hal yang lebih dulu harus dilakukan pemain sebelum memikirkan kemenangan.
"Kemarin itu anak-anak basket memang sempat kami berdiskusi, sempat kami memotivasi, memberikan pesan agar mereka berupaya secara maksimal. Tapi nanti menang atau kalah itu suatu hasil," tuturnya.
Baca juga: Sixers Belajar dari Ritme yang Sempat Hilang
Usaha tersebut akhirnya terbayar. Sixers mampu melewati pertandingan panjang itu dengan kemenangan dan memastikan satu tempat di Round 2.
Bagi Bu Nana, hasil tersebut menjadi buah dari proses yang sudah dilalui para pemain bersama tim.
"Kemenangan itu merupakan suatu bonus yang luar biasa dari anak-anak,” katanya.
Di luar lapangan, perjuangan Sixers juga mendapat dukungan dari orang-orang yang terus berada di belakang mereka. Orang tua, guru, dan suporter memenuhi tribun untuk memberikan semangat sepanjang pertandingan.

Kepala SMAN 6 Surabaya Ibu Nana Petty Puspitasari bersama Kepala SMAN 13 Surabaya Bapak Mokhamad Imron serta guru SMAN 6 Surabaya menyaksikan pertandingan dari sisi lapangan saat SMAN 6 Surabaya menghadapi SMAN 13 Surabaya pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
Bagi Bu Nana, kehadiran mereka punya arti tersendiri. Dukungan tersebut membuat para pemain tidak hanya merasa membawa nama sekolah, tetapi juga mendapat kepercayaan dari keluarga dan lingkungan di sekitarnya.
"Saya juga merasa terima kasih kepada orang tua yang sudah mendukung, yang sudah mendampingi anak-anak sampai dengan titik hari ini. Dari pihak orang tua, dari pihak sekolah, terus mendampingi anak-anak untuk menempuh prestasi akademik maupun non-akademik," ujarnya.
Baca juga: Cinta Tanpa Batas Safira Dampingi Putrinya Tampil di Panggung AQUA DBL Dance
Namun, perjalanan Sixers tidak hanya berhenti pada pencapaian di lapangan. Sebagian pemain yang membawa tim melangkah ke Round 2 merupakan siswa kelas XII.
Ada tanggung jawab akademik yang juga menunggu mereka. Karena itu, Bu Nana ingin para pemain tetap mampu membagi waktu antara basket dan kewajiban sebagai pelajar.
"Kalian tetap belajar. Itu tugas utamanya adalah untuk belajar. Cuma di sela-sela waktu yang senggang, kalian boleh mengupayakan atau mengimplementasikan hobi-hobi kalian, apalagi jika dari belajar kalian ini bisa ada tambahan bonus dengan suatu prestasi non-akademik," jelasnya.
Bagi Bu Nana, prestasi tidak harus datang dari satu bidang saja. Siswa tetap dapat mengejar pencapaian di luar kelas tanpa meninggalkan pendidikan yang menjadi tanggung jawab utama mereka.
Baca juga: Ahmad Musyafiq, Wakasek SMAN 6 Surabaya Tak Pernah Absen di DBL Arena
Ia berharap para pemain mampu menjaga keseimbangan tersebut. Sebab, pengalaman yang mereka dapatkan dari basket juga dapat menjadi bekal untuk menghadapi perjalanan setelah masa sekolah.
"Dari sisi otak kiri dan otak kanannya harus seimbang. Sehingga kalau misalkan dari sisi akademiknya tidak sukses, maka di sisi non-akademisnya jika itu sukses, itu luar biasa baginya," ungkapnya.

Kepala SMAN 6 Surabaya Nana Petty Puspitasari bersama guru SMAN 6 Surabaya saat menyanyikan anthem di DBL Arena Surabaya pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Bagi pemain kelas XII, perjalanan bersama Sixers nantinya akan sampai pada titik perpisahan. Namun, perjuangan mereka di musim ini masih bisa meninggalkan cerita untuk adik-adik kelas yang akan meneruskan tim.
Bu Nana berharap para pemain senior tidak hanya meninggalkan hasil pertandingan, tetapi juga contoh tentang bagaimana sebuah target diperjuangkan.
"Ke depan nanti akan diteruskan oleh adik-adik kelasnya. Dengan bercermin dari kakak-kakak kelasnya seperti ini, insyaallah nanti SMA Negeri 6 Surabaya akan lebih jaya," tuturnya.
Baca juga: Menuju DBL East Java-North: Sixers Matangkan Persiapan demi Big Eight
Kemenangan atas Thirteen akhirnya membawa Sixers melangkah lebih jauh. Namun, bagi Bu Nana, yang paling membekas bukan hanya tiket Round 2 yang berhasil diamankan.
Ia melihat anak-anaknya bertahan dalam pertandingan yang panjang, didampingi orang-orang yang percaya kepada mereka, hingga akhirnya menuntaskan perjuangan dengan kepala tegak.
Dari sisi lapangan, Bu Nana menjadi saksi bahwa perjalanan sebuah tim tidak hanya dibangun oleh pemain. Ada sekolah, keluarga, guru, dan suporter yang ikut berdiri di belakang mereka ketika perjuangan sedang diuji.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil SMAN 6 Suraabaya bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).