ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Aqila Abi Athallah (nomor punggung 22) dari SMAN 6 Surabaya melakukan tembakan (shoot) sambil melompat di bawah tekanan pemain SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Selasa (18/8/2026).

SMAN 6 Surabaya Sixers mengamankan kemenangan 31-11 atas SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Selasa, 18 Agustus 2026. Namun, kemenangan itu tidak datang dengan permainan yang sepenuhnya mulus.

Sixers datang dengan rencana membangun ritme sejak kuarter pertama. Mereka bahkan memasang target mencetak lebih dari 50 poin, tetapi pressure SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo membuat rencana tersebut tak langsung berjalan sesuai harapan.

Aqila Abi Athallah atau Abi mengakui timnya sempat meremehkan lawan. Kondisi itu justru membuat Sixers harus menghadapi tekanan yang tidak mereka perkirakan sejak awal.

“Kita juga mungkin ada meremehkan. Mereka enggak meremehkan kita,” ujar Abi. “Mereka tetap ngambil pressure kita sehingga kita kurang bisa dapat ritme permainan.”

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Sekawan dan Sixers Terus Melaju!

Sixers baru menemukan permainan yang mereka cari ketika pertandingan memasuki kuarter-kuarter akhir. Di tengah situasi tersebut, para pemain kembali saling mengingatkan tujuan yang sudah mereka sepakati.

“Kita balikin lagi satu visi kita. Kita ingetin lagi teman-teman kita buat target kita tetap ada, target kita harus terpenuhi,” tuturnya.

Abi menjadi salah satu pemain yang cukup lama berada di lapangan. Selama 31 menit 51 detik, ia mencatatkan 14 poin dan 9 rebound.

Satu rebound lagi sebenarnya cukup untuk membuatnya mencatat double-double. Namun, angka personal itu bukan hal yang paling ia rasakan setelah pertandingan.

Abi justru merasa lega setelah berhasil membantu Sixers melewati periode ketika permainan mereka tersendat. Ia menyebut kebuntuan itu terasa sejak kuarter pertama hingga tiga menit awal kuarter ketiga.

“Ketika saya dapat poin tadi, saya sudah bukan puas, ibaratnya kayak saya akhirnya lega,” katanya. “Harusnya bisa lebih dari itu, tapi kita malah stuck.”

Baca juga: Doa Sang Mama dan Papa di Tribun, Bekal Farida di DBL

Sembilan rebound yang ia kumpulkan pun lahir dari cara Abi bermain di lapangan. Ia membawa prinsip hustle play setiap kali berebut bola.

Aqila Abi Athallah nomor punggung 22 dari SMAN 6 Surabaya melakukan drive pertahanan pemain lawan dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 di DBL Arena Surabaya.

“Intinya bola ini enggak boleh dapat lawan, harus dapat saya atau tim saya,” ujarnya.

Menjaga energi sepanjang hampir 32 menit tentu membutuhkan cara tersendiri. Abi memilih mengatur napas saat bertahan dan tidak memaksakan banyak pergerakan ketika mendapat ruang menyerang.

“Dari segi defense harus tetap stay, stay fokus. Kita atur napas, tarik napas, buang napas,” jelasnya. “Ketika open, kita mainnya lebih santai. Kita ngandelin ritme permainan ketika passing, cutting.”

Permainan hari itu juga membuat Abi menemukan catatan untuk dirinya sendiri. Ia merasa masih harus lebih cepat kembali ke pertahanan setelah membantu serangan.

“Saya ketika defend cuma diam-diam di depan. Ibaratnya saya enggak mau balik defend,” ungkap Abi.

Kesadaran itu membuatnya ingin menurunkan ego dan lebih disiplin menjalankan tugas di lapangan. “Saya harus nurunin ego saya lagi buat turun defend. Enggak cuma poin, tapi defense saya harus bagus,” lanjutnya.

Baca juga: Nama Baru Mimpi Baru, Phileo Ingin Ukir Sejarah Ciputra Kasih di DBL

Keinginan memperbaiki permainan juga ia jalankan di luar agenda Sixers. Abi rutin berlatih bersama Pacific Caesar Surabaya dan melakukan latihan tambahan di gym untuk menunjang kemampuannya.

“Di Pacific saya harus titisin lagi tembakan saya, tajamin lagi drive saya,” katanya.

Latihan tersebut ia manfaatkan sebagai tempat melakukan repetisi sebelum membawa kemampuan yang sama kembali ke sekolah. “Intinya di situ saya latihan sebagai repetisi untuk latihan di SMA 6,” tambahnya.

Abi mulai menekuni basket sejak kelas 8 SMP. Permainan tersebut kemudian membawanya masuk SMAN 6 Surabaya melalui jalur prestasi basket.

Ada satu kebiasaan yang tetap ia bawa sejak awal SMA. Sebelum pertandingan, Abi selalu melakukan sebuah gerakan unik yang awalnya hanya dibuat untuk bercanda.

“Pengennya cuma buat melucu. Tapi kok malah saya rasa lebih percaya diri ketika melakukan gerakan itu,” katanya.

Gerakan tersebut bahkan tidak memiliki nama khusus. Abi hanya tahu bahwa kebiasaan kecil itu selalu membuatnya lebih percaya diri sebelum masuk ke lapangan.

Baca juga: Sempat Panik di Debut, Aknes Tutup Laga Putri Smansa Tuban dengan Three Point

Di balik kepercayaan dirinya, ada dukungan keluarga yang ikut menemani perjalanan Abi. Mama dan Papa punya cara masing-masing untuk menjaga mentalnya tetap kuat.

Sang Mama selalu mengingatkan agar Abi tidak sombong dan tetap rendah hati. “Basket itu bola bundar. Apa pun bisa terjadi,” kata Abi menirukan pesan sang Mama.

Sementara itu, Papa menjadi sosok yang banyak membakar semangatnya untuk memiliki mental juara. Ketika sedang menghadapi masa sulit, Abi juga terbiasa membuka cerita kepada kedua orang tuanya.

“Papa itu dari segi support banget. Dari segi pembicaraan itu kena banget ke mental saya, membakar mental saya untuk menjadi mental juara,” tuturnya.

Kini, kemenangan atas SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo sudah menjadi bagian dari perjalanan Sixers. Namun, Abi tahu masih ada pekerjaan yang harus mereka selesaikan bersama.

“Target kita masih belum terpenuhi,” katanya.

Sixers masih harus memperbaiki defense, mematangkan pattern, dan menjaga permainan agar tidak kembali kehilangan ritme. Bagi Abi, kuncinya sederhana semua pemain harus mampu saling mengandalkan.

“Kita harus makin solid. Kita harus dapat ritme permainan itu dari kuarter satu sampai akhir,” tegasnya.

Baca juga: Meditasi Mobility Kunci Nazril Alfa Atasi Gugup!

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil Aqila Abi Athallah bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Hasil akhir pertandingan SMAN 6 Surabaya vs SMA 2 Muhammadiyah Sidoarjo bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS