Ada satu pertandingan yang masih menjadi pengingat bagi putri Sketsa, julukan tim basket SMAN 1 Jember menjelang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-East.
Pertandingan itu adalah final musim lalu.
Setelah melewati perjalanan hingga partai puncak, putri Sketsa harus mengakhiri musim sebagai runner-up. Mereka kalah 41-63 dari SMAN 1 Glagah Banyuwangi.
Bagi Farsya Azwa Kamila, hasil tersebut tidak ingin mereka bawa sebagai beban. Justru, pengalaman musim lalu menjadi alasan bagi Sketsa untuk datang dengan persiapan yang lebih matang.
“Pastinya ada persiapan ekstra karena musim lalu kami berhasil menjadi runner-up, musim ini kami tidak ingin stuck di situ saja. Kami belajar dari pengalaman sebelumnya dan memperbaiki apa yang masih kurang,” ujar remaja yang akrab disapa Farsya itu.
Baca juga: Jadwal Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-East
Musim 2026 menjadi tahun ketiga Farsya bermain di DBL East Java-East. Bersama rekan-rekannya, ia ingin membawa Sketsa kembali ke posisi yang sebelumnya sudah mereka rasakan yakni berada di puncak.
Keinginan itu tidak hanya diwujudkan lewat latihan yang lebih sering. Sejak awal tahun ajaran baru, mereka mulai membentuk tim dengan 12 student-athlete. Sebelumnya, latihan fundamental dan fisik juga sudah ditingkatkan.
Biasanya, satu sesi latihan berlangsung selama tiga jam. Semakin dekat dengan DBL, intensitasnya bertambah. Mereka bisa berlatih hingga enam kali dalam sepekan.
Jogging, sprint, footwork, dan agility menjadi bagian dari persiapan fisik mereka. Latihan endurance pun dilakukan secara terpisah.
Namun, ada pekerjaan lain yang tidak kalah penting dari latihan fisik yaitu membangun kembali tim.
Baca juga: Menuju DBL East Java-East: Shittong Jaga Tradisi Latihan di Pantai
Sebanyak empat student-athlete kelas X kini menjadi bagian dari skuad Sketsa. Sebagai salah satu pemain senior, Farsya ikut membantu mereka beradaptasi sekaligus membangun chemistry dengan seluruh anggota tim.
Mereka memperbanyak komunikasi, saling memberi dukungan, dan melakukan berbagai kegiatan bersama di luar latihan. Salah satunya dengan pergi ke kafe bersama.
Buat Farsya, kedekatan tersebut dibutuhkan karena perjalanan mereka menuju DBL tidak selalu berjalan ringan.
Enam kali latihan dalam sepekan berarti ada lebih banyak waktu yang dihabiskan bersama. Tubuh bisa lelah setelah latihan, sementara tugas sekolah juga tetap menunggu.
Dalam kondisi seperti itu, semangat pemain terkadang ikut turun. Karena itu, mereka berusaha menjaga suasana tim tetap nyaman dengan saling mengobrol dan bercanda.
“Kami saling support satu sama lain, saling ngobrol dan juga bercanda bareng,” kata Farsya.
Baca juga: Menuju DBL East Java-East: Putra Sketsa Tak Ingin Berhenti di Jember
Cara sederhana itu membantu mereka melewati hari-hari ketika latihan terasa berat. Mereka kembali mengingat alasan mengapa semua proses tersebut dijalani.
“Kami selalu mikir kami melakukan ini semua karena kami ingin juara, dan usaha tidak akan mengkhianati hasil,” lanjutnya.
Kekalahan di final musim lalu pun tidak membuat mereka kehilangan tujuan. Farsya mengakui rasa kecewa sempat muncul setelah perjuangan panjang mereka berakhir sebagai runner-up.
“Kalau sempat down, pastinya ada ya. Apalagi setelah perjuangan panjang dan hasilnya belum sesuai yang kami harapkan. Tapi hal itu tidak menurunkan semangat kami untuk merebut kembali gelar champion.”
Kini, srikandi Sketsa kembali memulai perjalanan mereka.
Target mereka musim ini bukan sekadar kembali ke final. Sketsa ingin merebut kembali gelar juara DBL East Java-East 2026 dan melanjutkan langkah hingga final DBL East Java Series.
Baca juga: Cara Beli Tiket Online DBL East Java-East 2026!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)