Tim basket putra SMP Ciputra Surabaya berhasil menunjukkan progres yang menjanjikan di Junior DBL 2026 Surabaya.

Musim ini, mereka berhasil membawa pulang kemenangan dominan melawan SMPN 12 Surabaya (36-16) dan SMP IPH East Surabaya (45-13). Capaian tersebut akhirnya membawa Ciputra untuk tembus Big Eight.

Ciputra pun harus bertemu dengan sang juara bertahan SMP Surabaya Cambridge School (SCS) di panggung tersebut. Mereka juga berada dalam situasi dan kondisi yang sama pada musim lalu.

Saat itu Ciputra masih kewalahan dan harus mengakui keunggulan SCS dengan skor telak 48-31. Namun, musim ini mendatangkan cerita yang berbeda.

Ciputra berhasil megimbangi kekuatan SCS pada tiga kuarter pertama. Mereka juga sempat unggul hingga empat poin pada pertengahan kuarter kedua. 

Meski akhirnya Ciputra masih belum bisa membalaskan kekalahan mereka (31-26), mereka telah menunjukkan performa yang meningkat drastis dibanding musim-musim sebelumnya.

Manajer tim basket Ciputra, Aulia Sayyid M, merupakan salah satu sosok yang sungguh meyakini hal tersebut. “Perkembangannya luar biasa tahun ini. Kenapa saya bilang lebih baik? Karena dari selisih skor kita gak jauh. Udah sempat hard game dan Cambridge juga sempat struggle dengan permainan kita,” sebutnya.

Baca juga: 2 Musim ke Fantastic Four, Coach Ernest Masih Berpegang pada Cara yang Sama

Guru olahraga yang kerap disapa Al itu menjadi sosok yang turut memaksimalkan potensi anak-anak Ciputra dalam 3 tahun terakhir. Ia pun tidak mengemban tugas ini dengan tangan kosong. 

Sebab, jauh sebelum menjadi seorang manajer, Al telah memperoleh lisensi Australian Strength & Condition Association (ASCA) secara pribadi pada 2018 lalu.

“Awalnya saya dapat rekomendasi untuk di level nasional. Terus setelah itu saya ingin upgrade, saya naikkan ke level internasional,” ujarnya.

Ilmu-ilmu yang Al peroleh itu akhirnya ia manfaatkan untuk mengasah talenta siswa-siswi Ciputra. Al sering menggunakan metode sports science dalam beragam sesi latihan mereka.

“Jadi ada latihan biomechanical. Setiap practice, kita video gerakan-gerakan mereka yang salah dari fundamental sampai menuju ke persiapan latihan fisik dan strength-nya,” tuturnya.

Dalam seminggu, Al dan Ciputra menjalani sesi latihan sebanyak tiga kali, yaitu pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Jika dibutuhkan, mereka juga akan mengadakan latihan tambahan yang berfokus di daya tahan para pemain.

“Kita dalam seminggu ada weekly plan. Kalau ada plan dari coach untuk memperbaiki fundamental, kita akan masukkan sports science di situ,” jelas Al.

Baca juga: 3 Tahun Menanam, Xin Zhong Mulai Panen

Aulia Sayyid M saat membimbing tim basket putra SMP Ciputra Surabaya di Junior DBL 2026 Surabaya

Kemudian, Al juga menyarankan kepada para pelatih jika seluruh performa pemain Ciputra saat latihan harus ditinjau kembali. “Setiap selesai practice, review dengan video. Jadi anak-anak bisa reflect ke dirinya sendiri apa yang salah untuk dikembangkan di practice selanjutnya,” ungkapnya.

Hal tersebut juga dilakukan sehari setelah menjalani pertandingan. Al dan Ciputra menganalisis video rekap live streaming DBL beserta seluruh statistiknya untuk memahami betul celah yang harus ditutup dalam permainan mereka.

“Itu juga sangat membantu kita. Memudahkan untuk assess anak-anak. Satu per satu kita benahi dulu. Karena juga impact-nya dari personal itu untuk ke tim secara keseluruhan,” tegas Al.

Capaian Ciputra pada musim ini menjadi semakin impresif jika melihat komposisi tim mereka. Sebab, setelah musim lalu, mereka kehilangan lebih dari separuh pemain mereka karena telah naik ke bangku SMA. “Tahun lalu kita punya sembilan pemain yang kelas XII,” sebut Al.

Maka dari itu, metode latihan yang digunakan Al dan jajaran pelatih Ciputra berhasil memudahkan proses regenerasi mereka. 

Menariknya, pemain-pemain Ciputra yang dulunya mendapatkan menu latihan yang serupa kini meroket bersama tim senior. 

Baca juga: Double Double Pertama Jadi Catatan Baru Marsha Isabella di Junior DBL 2026

Sebab, pada musim ini, SMA Ciputra Surabaya berhasil melaju ke babak Playoffs untuk pertama kalinya setelah menjadi juara grup di Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Kemudian, selain di lapangan, Al juga menerapkan sejumlah aturan demi memperkuat chemistry antaranggota tim. Ia berpesan bahwa mereka harus makan bersama setidaknya sekali dalam seminggu.

“Dan sebelum practice usahakan kalau satu orang belum datang, semuanya jangan masuk ke lapangan. Masuk ke lapangan ketika semuanya sudah lengkap,” tambahnya.

Dengan semua kerja keras itu, Al dan Ciputra berharap mereka dapat memberikan performa yang terus meningkat seiring berjalannya waktu. “Kita mau kembalikan Champion yang pernah kita dapat saat dulu,” tutup Al.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Basket untuk Skill, Karakter untuk Hidup ala Coach Li Cu

Populer

Lunas! Misi Revans Berhasil, Trimulia Jadi Juara DBL West Java-East 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Jakarta, Kamis, 24 September 2026
Hasil DBL South Sulawesi: Slot Fantastic Four Telah Terisi Penuh!
Kezia-Karen, Si Kembar yang Berjumpa Sebagai Rival di Lapangan
Jadwal dan Link Live Streaming DBL South Sulawesi, Kamis, 24 September 2026