ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Annastasya Putri di AQUA DBL Dance 2026 East Jakarta (kiri) dan Kejuaraan Nasional Wushu 2026 (kanan)

Tari dan wushu merupakan dua bidang yang bertolak belakang. Jika tari identik dengan keindahan gerak, ekspresi, dan kelembutan yang terpancar di atas panggung, wushu justru menuntut ketangkasan, kekuatan, serta ketepatan dalam setiap gerakan.

Namun, Annastasya Putri Hartanto, dancer dari SMAN 48 Jakarta, justru melakoni kedua bidang tersebut secara bersamaan. 

Menariknya, wushu telah menjadi bagian dari kehidupan  Annastasya, sapaan akrabnya, sejak duduk di bangku kelas IV. Ketertarikannya pada cabang bela diri tersebut bermula berkat sang ibunda yang mengenalkannya pada dunia wushu.

“Sebelumnya, aku sudah mendalami karate sampai sabuk hijau. Terus, bunda tahu kalau ada tempat latihan wushu yang cukup dekat dari rumah. Bunda langsung ngajak aku coba buat coba wushu dan akhirnya aku berhenti karate,” ungkap Annastasya. 

Baca Juga: Azalea Raissa: Bersinar di Kriket, Basket, hingga Dance

Ketika pertama kali terjun ke dunia wushu, Annastasya lebih dahulu menekuni kategori taolu, khususnya nan quan. Dalam nomor ini, para atlet dituntut menampilkan rangkaian jurus yang memadukan ketepatan gerakan dengan unsur artistik. Tak berhenti di sana, ia kemudian menjajal nomor dao shu yang menggunakan senjata pedang tunggal.

“Sekitar SMP, pelatih aku melihat kalau aku bisa juga mendalami wing chun. Dari situ, aku mulai diarahkan ke wing chun dan aku makin suka. Sampai akhirnya, aku fokus di situ sampai sekarang,” sambungnya. 

Sebagai informasi, wing chun merupakan salah satu seni bela diri asal Tiongkok yang fokus pada pertarungan jarak dekat. 

Annastasya putri
Potret Annastasya Putri saat mengikuti Kejuaraan Nasional Wushu 2026

Keseriusannya perlahan membawa Annastasya meraih segudang pencapaian prestisius. Mulai dari Second Place Womens Wing Chun Butterfly Sword di Open Senior Wushu Taolu Championships 2024, Third Place Wing Chun Mook Yan Jong Senior Female di Kejuaraan Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025, Second Place Wing Chun Bart Cham Dao di Kejuaraan Nasional Wushu Junior dan Senior 2025, serta masih banyak lainnya. 

“Aku ngerasain banget progres di diri aku sendiri, dari awal belajar wushu sampai akhirnya bisa fokus di wing chun dan ikut berbagai kompetisi,” ujarnya. 

Baca Juga: Bermula dari Cheerleading, Azalia Syafira Bisa Berdiri di Panggung DBL Dance

Serangkaian latihan wushu yang harus ditempuh Annastasya memang begitu menyita waktu dan tenaga. Kendati demikian, situasi tersebut bukan menjadi alasan baginya untuk menjelajah dunia baru. 

Memasuki SMA, kesempatan untuk menjadi bagian dari tim dance menghampirinya. Tanpa pikir panjang, ia langsung menerima tawaran itu.

”Sebenarnya, aku memang suka dance dari kecil. Waktu SMP, aku juga sempat jadi pengurus ekskul tari tradisional dan beberapa kali ditawarin buat jadi dancer, cuma aku masih agak ragu buat coba. Terus pas ada kesempatan buat ikut AQUA DBL Dance 2026 East jakarta, aku pikir why not,” terangnya.

Justru, kepiawaiannya dalam wushu bisa menjadi fondasi kuat untuk menjajal dance. Sebab, Annastasya sendiri sudah terbiasa melatih ketahanan fisik, fleksibilitas, keseimbangan, dan kontrol tubuh yang juga dibutuhkan oleh seorang dancer. 

“Jadi sekarang kalau perform di stage, aku enggak cuma mikirin gerakannya harus benar, tapi juga gimana caranya aku bisa own the stage dan enjoy the performance. Menurut aku, ternyata wushu dan dance itu enggak sejauh yang aku kira,” ucapnya. 

Saat ini, Annastya juga tengah bersiap untuk mengikuti training camp selama satu bulan sebagai bagian dari kompetisi Pekan Olahraga Provinsi. Good luck, Annastasya!

AQUA DBL Dance 2026 East Jakarta termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil dancer ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS