Srikandi SMP Vita Surabaya resmi mengamankan tempat di babak Fantastic Four Junior DBL 2026 Surabaya setelah menundukkan SMP Little Sun Surabaya dengan skor akhir 36-17. Di balik keberhasilan tersebut, Ilham Miftakhul Huda selaku kepala pelatih putri Vita mengungkapkan rahasia yang membantu timnya melaju hingga ke babak Fantastic Four.
Menurut Coach Ilham, menangani tim putri Vita tidak hanya berfokus pada strategi permainan, tetapi juga berusaha memahami kondisi dan perasaan setiap pemain. Baginya, hal tersebut menjadi salah satu kunci agar arahan yang diberikan bisa diterima dengan baik oleh anak-anak didiknya.
Coach Ilham menyebut, apresiasi dan masukan harus berjalan beriringan. Saat pemain melakukan sesuatu dengan baik, ia akan memberikan penghargaan agar kepercayaan diri mereka tetap terjaga. Namun, jika masih ada bagian yang perlu diperbaiki, ia juga tidak ragu untuk menyampaikan masukan secara langsung.
Baca juga: Siap ke Fantastic Four, Danish Terus Mengasah Permainan Lewat Evaluasi Diri
“Kalau hanya apresiasi tanpa masukan, gerakan yang dilakukan akan selalu sama dan kurang efektif. Jadi, kami kasih masukan sekaligus apresiasi,” jelasnya, Sabtu, 26 September 2026.
Cara tersebut juga membuat Coach Ilham harus memberikan arahan secara lebih detail. Ia menyadari bahwa perubahan dalam permainan tidak selalu bisa terjadi dalam waktu singkat. Karena itu, ia berusaha menyampaikan instruksi dengan jelas dan menyesuaikannya dengan situasi yang dihadapi setiap pemain di lapangan.
Salah satu contohnya terlihat ketika pemain mulai kesulitan menjalankan instruksi bertahan. Alih-alih hanya meminta pemain bermain lebih agresif, Ilham menjelaskan bagian mana yang perlu diperbaiki agar tidak kembali melakukan kesalahan yang sama.
Menurutnya, komunikasi seperti itu penting agar pemain memahami alasan di balik setiap instruksi. Dengan begitu, mereka tidak sekadar mengikuti arahan pelatih, tetapi juga mengetahui apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi serupa.
Baca juga: Serius Kejar Prestasi di DBL, SMP Ciputra Pakai Pendekatan Sports Science
"Ada juga momen mereka yang kasih masukan ke saya. Masukan itu harus diterima, kami nggak boleh defensive. Tapi, disesuaikan lagi dengan game play kami gimana," ujar Coach Ilham.
Pendekatan tersebut kemudian ia kombinasikan dengan strategi permainan yang sederhana. Untuk offense, Ilham tidak memberikan terlalu banyak sistem kepada anak asuhnya. Ia hanya menggunakan shallow cut yang dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing tiap anak.
Sementara untuk defense, Ilham menekankan satu hal yang terus diulang selama persiapan, yakni membawa pemain yang menguasai bola menuju sideline. Menjelang pertandingan kontra Little Sun, ia bahkan melakukan scouting terlebih dahulu untuk melihat pola serangan lawan.
“Dari situ kami menerapkan full defense. Namun, secara tidak langsung mereka juga belajar offense tanpa meninggalkan tujuan utama kami, yaitu memperkuat defense,” tuturnya.
Baca juga: 2 Musim ke Fantastic Four, Coach Ernest Masih Berpegang pada Cara yang Sama
Bagi Coach Ilham, setiap pemain juga harus memiliki kontribusi di saat berlaga. Tidak harus selalu mencetak poin, kontribusi bisa datang dari rebound, membantu membawa bola, melakukan screen, hingga mencari posisi yang tepat.
"Selalu saya sampaikan ke mereka kalau rebound cuma nol dan nggak bisa nangkap bola, nanti lama-lama latihan jadi kiper sepak bola aja," tegas Coach Ilham
Prinsip tersebut menjadi bagian dari upaya Coach Ilham menjaga kekompakan putri Vita. Ia ingin seluruh putri Vita dapat memahami bahwa keberhasilan tim bukan hanya tanggung jawab satu atau dua pemain. Setiap pemain memiliki peran yang harus dijalankan.
Setelah berhasil mengamankan tempat di Fantastic Four, Coach Ilham belum ingin anak asuhnya untuk berpuas diri. Baginya, perjalanan Vita masih berlanjut dan setiap pemain tetap perlu memberikan kontribusi terbaiknya.
Arahan yang detail, komunikasi, serta apresiasi pun akan terus menjadi bagian dari persiapan Srikandi Vita menghadapi pertandingan berikutnya untuk dapat mengamankan kursi mereka di babak Final Junior DBL 2026 Surabaya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)