Cerita menarik kembali hadir di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta. Kali ini, kisah tersebut datang dari kakak beradik Raden Muhammad Faiz Naufal (Faiz) dan Raden Muhammad Asyraf Raihan (Asyraf), dua penggawa dari SMA Labschool Jakarta.
Pertandingan antara SMAN 14 Jakarta (Fourteen) kontra SMA Labschool Jakarta (Pemoeda), Sabtu, 26 September 2026 menjadi momen bagi keduanya untuk kembali bermain di lapangan yang sama. Penampilan tersebut berbuah manis setelah Pemoeda berhasil memperoleh kemenangan pertama lewat skor akhir 38-23.
“Seneng sih, tapi kita nggak boleh seneng dulu. Karena besok masih ada games.” ujar Faiz saat mengungkapkan perasaannya seusai pertandingan.
Ketertarikan Faiz dan Asyraf terhadap basket bermula dari sosok sang kakak yang lebih dahulu terjun ke dunia basket. Meski sang kakak akhirnya memutuskan berhenti bermain basket demi berfokus pada pendidikan, minat Faiz dan Asyraf terhadap olahraga ini tetap tumbuh hingga sekarang.
Baca Juga: Kezia-Karen, Si Kembar yang Berjumpa Sebagai Rival di Lapangan
Faiz dan Asyraf mulai mengenal basket sejak masih berusia 7 dan 6 tahun. Keduanya kemudian bergabung dengan klub basket Rodatama dan terus mengembangkan kemampuan bermainnya hingga menjadi bagian dari skuad Pemoeda.
Meski sama-sama memiliki kecintaan terhadap basket dan kerap mengangkat obrolan tentang bakset, Faiz dan Asyraf mengaku mempunyai karakter yang cukup berbeda. Perbedaan tersebut juga terlihat dari posisi bermain mereka. Faiz menempati posisi forward, sementara Asyraf berperan sebagai guard.
Dukungan dari keluarga turut menjadi bagian penting dalam perjalanan keduanya. Berasal dari keluarga yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga, Faiz dan Asyraf mendapat dukungan penuh, baik dari orang tua maupun saudara mereka.
Bagi Faiz, musim ini menjadi kesempatan terakhirnya untuk tampil di ajang DBL. Sementara bagi Asyraf, musim ini merupakan penampilan keduanya di DBL.
Pada musim lalu, keduanya sukses membawa Pemoeda menembus babak Fantastic Four. Demi kembali mempertahankan pencapaian tersebut sekaligus melangkah lebih jauh, Faiz dan Asyraf telah menjalani persiapan secara intensif selama kurang lebih dua hingga tiga bulan sebelum Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta bergulir.
Kini, keduanya memiliki target yang lebih tinggi. Faiz dan Asyraf berharap Pemoeda mampu melaju hingga babak final pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026.
Baca Juga: Axel-Axton, Si Kembar yang Akhirnya Berbagi Lapangan di DBL Central Jakarta 2026
DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini
(pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)