Pertandingan kembali tersaji dalam duel SMA Al-Ma’ruf Jakarta (Al-Maruf) kontra MAN 2 Jakarta (Mandua) di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Sabtu, 26 September 2026. Al-Maruf sukses menutup pertandingan dengan skor akhir 71-11.
Di balik kemenangan tersebut, terdapat cerita hangat lainnya yang tak kalah menarik. Dalam satu tim, terdapat saudara kembar yang sama-sama berjuang membawa Al-Maruf meraih kemenangan atas Mandua.
Mereka adalah Rafferty Dzaky Jamail (Dzaky) dan Rafferty Dzakwan Jamail (Dzakwan). Keduanya sama-sama memiliki menaruh ketertarikan pada basket sejak masih duduk di bangku SD.
Sebelum serius menekuni basket, Dzaky dan Dzakwan ternyata lebih dahulu menggeluti olahraga futsal dan sepak bola. Ketertarikan mereka terhadap basket bermula ketika sang ibu mengajak keduanya untuk mencoba bermain basket.
“Awalnya aku dulu yang mau ikut main, dia (Dzakwan) tetap futsal, terus akhirnya dia ikut basket juga,” ungkap Dzaky.
Baca Juga: Faiz dan Asyraf: Kakak Beradik Pemoeda dan Mimpi Menuju Final DBL East Jakarta
Memulai basket sejak usia muda menjadi tantangan tersendiri bagi keduanya. Dzaky dan Dzakwan harus mengejar ketertinggalan kemampuan karena sejumlah pemain lain telah lebih dahulu menggeluti basket sejak kecil.
“Kita latihan gila-gilaan buat ngejar ketertinggalan. Jadi di lapangan, kita yang paling kecil.” ujar Dzakwan.
Meski sempat menghadapi tantangan dalam proses awalnya, keduanya memiliki satu keunggulan yang membantu permainan mereka di lapangan, yakni chemistry sebagai saudara kembar. Kekompakan tersebut membuat koordinasi antara Dzaky dan Dzakwan terasa lebih menyatu ketika bermain bersama.
Chemistry itu pun terus terbangun melalui latihan bersama. Di luar aktivitas sekolah, keduanya kerap menyempatkan diri berlatih untuk meningkatkan kemampuan masing-masing sekaligus menjaga kekompakan di lapangan.
Musim 2026 menjadi debut Dzaky dan Dzakwan di ajang DBL. Keduanya mengaku telah menjalani persiapan secara intensif untuk mendapatkan kesempatan tampil di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta. Kerja keras dan latihan yang mereka jalani akhirnya membuahkan hasil hingga berhasil debut di DBL musim ini.
Baca Juga: Sempat Raih Prestasi di Tenis, Daryl Matthew Kini Pilih Fokus Tekuni Basket
Perjalanan keduanya juga tidak lepas dari dukungan keluarga. Orang tua Dzaky dan Dzakwan kerap memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk afeksi maupun materi, selama keduanya menekuni kegiatan basket.
“Kita mau bantu anak kelas kita untuk mempertahankan juara di Jakarta Timur,” ujar Dzaky mengenai mimpinya di DBL musim ini.
Sementara itu, Dzakwan memasang target yang lebih jauh. Ia berharap perjalanan debutnya bersama Al-Maruf dapat berlanjut hingga panggung Championship.
“Kalau bisa sih kita hadir di Championship,” ungkap Dzakwan.
Baca Juga: Kezia-Karen, Si Kembar yang Berjumpa Sebagai Rival di Lapangan
DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini
(pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)