Arek Smada Supporter punya cara sendiri untuk mengawal perjalanan dua tim basket SMAN 2 Surabaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Bukan hanya lewat suara dari tribun, mereka juga menyampaikan pesan melalui dua koreografi yang disiapkan khusus untuk tim putra dan putri.
Di laga tim putri yang berlangsung pada hari Minggu, 27 September 2026, Arek Smada menghadirkan sosok macan sebagai pusat koreografi tiga dimensi. Di sisi kanan dan kirinya, terbentang koreo yang dilengkapi tulisan “LAHIR TANPA PAMRIH” dan “MURNI DARI NURANI.”
Macan tersebut merupakan maskot Arek Smada yang mereka maknai sebagai simbol keteguhan, keberanian, dan kesetiaan. Pesan itu diperkuat melalui tulisan pada stager di kedua sisi. “DIAM MENGAMATI” berada di satu sisi, sementara “GERAK MENGHABISI” berada di sisi lainnya.
Bagi Arek Smada, seluruh elemen tersebut menggambarkan keberanian yang lahir dari dalam diri. Bukan untuk mencari pujian atau pengakuan, tetapi karena ada dorongan dari nurani untuk berdiri, berjuang, sekaligus menjaga nama SMAN 2 Surabaya.
Baca juga: Hasil AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North, Senin 28 September 2026
Koreografi utama berukuran 12 x 9 meter itu dikerjakan dalam waktu sehari. Bagian macan menjadi tantangan tersendiri karena memiliki banyak detail kecil yang harus dikerjakan satu per satu agar visualnya tetap terlihat jelas ketika dibentangkan di tribun.
Untuk tim putra, Arek Smada membawa cerita berbeda. Koreografi kali ini menampilkan sosok Arek Smada supporter bersama pemain basket Smada yang saling merangkul.
.jpg)
Koreografi milik Arek Smada Supporter saat mengawal tim putra Smada berlaga menghadapi NSA di babak Playoffs Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North
Di antara keduanya, seorang pemain basket digambarkan memegang mahkota. Mahkota tersebut menjadi simbol persatuan antara pemain dan supporter yang sama-sama berjuang membawa nama Smada.
Pesannya dibuat lebih jelas melalui tulisan di sisi koreografi “Kau tak akan sendiri, Arek Smada di sini.”
Ada pula kalimat yang menggambarkan hubungan tersebut yakni “Ketika mereka berjuang di lapangan, kami berjuang dari tribun, dan ketika waktunya pulang, kami ingin pulang bersama membawa satu mahkota untuk SMADA.”
Mahkota yang diangkat ke atas menjadi simbol harapan. Arek Smada ingin perjuangan yang dilakukan bersama-sama dari lapangan dan tribun berujung pada sesuatu yang bisa dibawa pulang untuk sekolah.
Baca juga: Jadi Kapten di Musim Terakhir, Rasyid Ingin Tinggalkan Jejak di Smada
Koreografi utama berukuran 12 x 11 meter itu juga dikerjakan dalam waktu sehari. Namun, proses pembuatannya tidak selalu berjalan mulus. Waktu yang terbatas dan kualitas cat yang kurang baik membuat pigmen warna mudah pecah sehingga gradasi yang sudah dirancang tidak selalu keluar sesuai harapan.
Di tengah proses pengerjaan, salah seorang teman mereka bahkan mengalami kecelakaan di jalan pada malam hari. Situasi tersebut ikut mengganggu proses pengerjaan koreografi.
Meski menghadapi berbagai kendala, dua koreografi tersebut tetap menjadi cara Arek Smada menyampaikan satu hal yang sama, mereka ingin tim basket Smada tahu bahwa ada orang-orang yang terus berdiri di belakang mereka sepanjang perjalanan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Di lapangan, perjalanan kedua tim memang berakhir berbeda.
Tim putri SMAN 2 Surabaya harus mengakui keunggulan SMA Petra 1 Surabaya dengan skor 16-21. Sementara itu, tim putra keluar sebagai pemenang setelah melakoni laga sengit menghadapi SMA Nation Star Academy Surabaya (NSA) dengan skor 37-34.
Kemenangan tersebut sekaligus membawa tim putra Smada melaju ke babak Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Dua koreografi berbeda telah dibawa Arek Smada dari tribun. Pesannya tetap sama, mereka tidak akan membiarkan Smada berjuang sendirian.
Baca juga: Nafila Alya Bawa Putri Petra 1 Menang Usai Skor Sempat Imbang!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)