Sorak-sorai suporter SMAN 5 Surakarta menggelegar di tribun, membakar semangat para pemain yang berlaga di lapangan. Di tengah atmosfer laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-South, tim putra SMAN 5 Surakarta berhasil mengamankan kemenangan atas SMAN 7 Surakarta, dengan skor 19-12.
Kemenangan ini tak hanya menjaga asa SMAN 5 Surakarta untuk menembus babak play-off (Big Eight), tetapi juga menegaskan mentalitas pantang menyerah yang diusung oleh para penggawanya.
Salah satu sosok penting di balik performa solid tim adalah Muhammad Ridwan Thohari. Pemain yang kini duduk di kelas 12 tersebut tampil tenang mengawal ritme permainan, terutama saat timnya sempat mengalami penurunan fokus di pertengahan laga.
"Secara keseluruhan pertandingan hari ini cukup memuaskan. Kami bisa fight dari kuarter pertama sampai kuarter keempat. Tadi sempat ada momen mental kami down, tetapi dukungan suporter yang tak berhenti membuat kami bisa step up lagi," ujar Ridwan usai laga.
Baca Juga: Musim Perdana Bersama Al-Maruf, Coach Dimas Bidik Indonesia Arena
Makna Last Dance dan Semangat Kekeluargaan
Musim ini menjadi momen berharga sekaligus emosional bagi Dewanto. Sebagai siswa kelas 12, Honda DBL 2026 merupakan panggung last dance baginya di level sekolah menengah.
Perjalanan SMAN 5 Surakarta di ajang DBL sendiri terus menunjukkan progres positif. Setelah sempat absen di tahun pertama Dewanto karena kendala internal, Smaliska—julukan SMAN 5 Surakarta—mulai kembali berpartisipasi aktif sejak musim lalu.
Bagi Ridwan, DBL bukan sekadar panggung kompetisi basket, melainkan wadah untuk merajut kebersamaan dan merawat sportivitas. Hal itu terlihat seusai peluit panjang berbunyi, ketika para pemain SMAN 5 Surakarta turut bergabung melakukan chant bersama pendukung lawan sebagai bentuk penghormatan.
"Basket itu bukan sekadar olahraga yang mempertemukan dua tim. Bagi saya, basket adalah rasa kekeluargaan. Di lapangan selama pertandingan kita memang saling berjuang untuk tim masing-masing, tetapi setelah pertandingan kita balik lagi menjadi keluarga," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kompetisi DBL memperluas relasi dan memberikan banyak pelajaran hidup. "Dari DBL kita ketemu antar tim dan sekolah. Kita bisa saling mengenal, menambah relasi, dan saling berbagi ilmu, baik tentang basket maupun kehidupan sehari-hari."
Baca Juga: Musim Pertama Kawal Petra 1, Coach Aini Jalani Proses Panjang ke Fantastic Four
Terinspirasi Sang Kakak
Minat Ridwan terhadap basket tidak tumbuh begitu saja. Ia terinspirasi oleh sang kakak, Muhammad Abdul Aziz, yang merupakan mantan student-athlete dari SMAN 1 Sragen.
"Saya kenal basket dari kecil karena sering diajak main sama kakak. Dulu pas kakak aktif di DBL, saya masih SD. Saya lihat keberhasilan kakak dan berpikir, 'Kalau kakak bisa, masa saya enggak bisa?' Dari situ saya tertantang untuk berprestasi juga," kenangnya.
Berangkat dari coba-coba mengikut ekstrakurikuler di kelas 10, Ridwan kini bertransformasi menjadi salah satu pilar utama Smaliska. Menghadapi sisa laga di babak penyisihan grup, ia menetapkan target secara bertahap.
"Target pertama tentu lolos dari babak grup dulu. Fokus kami adalah mengamankan gim selanjutnya. Setelah masuk play-off, targetnya menang dan kalau bisa melangkah sampai jadi champion," tegasnya.
Satu laga tersisa di fase grup akan menjadi penentu langkah SMAN 5 Surakarta selanjutnya. Dengan persiapan intensif dan semangat kebersamaan yang solid, Ridwan dan kolega siap membuktikan bahwa Smala mampu berbicara banyak di ajang DBL Central Java-South 2026.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)