Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North akan berlangsung di DBL Arena pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Empat tim akan bertarung di dua partai puncak, sementara Coach Rainer Anggakara akan menyaksikan laga tersebut dari luar lapangan.
Pelatih SMA Surabaya Cambridge School (SCS) itu memang tidak lagi punya tim yang akan bertanding di Partai Final. Musim ini, SCS harus mengakhiri perjalanan setelah tiga kali berhadapan dengan SMA Gloria 1 Surabaya di playoffs, Fantastic Four, dan If Necessary Game.
Musim lalu, SCS justru berhasil menghentikan Gloria 1 di Fantastic Four sebelum melaju ke final menghadapi SMA St Louis 1 Surabaya (Sinlui). Kali ini, kedua tim tersebut kembali bertemu di partai puncak, sementara Coach Rainer hanya bisa mengikuti duel mereka sebagai penonton.
Baca juga: Kilas Balik Finalis DBL East Java-North: Putra Sinlui Hadapi Banyak Tantangan!
Meski tidak lagi terlibat di lapangan, Coach Rainer tetap menantikan pertandingan final. Khusus sektor putra, ia melihat Gloria 1 dan Sinlui memiliki kekuatan yang kurang lebih berimbang.
Ia menyebut Glenn Matondang dan Farabhie Putra sebagai pemain yang bisa menjadi pembeda dari Gloria 1. Sementara dari kubu Sinlui, ada Victor Putra dan Nicholas Kenzo yang menurutnya juga bisa memberikan pengaruh besar.
“Betul sekali kedua tim punya peluang yang sama, tinggal siapa yang lebih siap di lapangan aja,” ujar Coach Rainer.
Karena itu, ia tidak berharap salah satu tim bisa melaju dengan mudah. Justru, Coach Rainer ingin pertandingan berjalan ketat hingga membuat penonton ikut menikmati persaingan di lapangan.
“Ya harapannya kita disuguhi final yang seru aja deh,” katanya.
Ketika ditanya apakah laga akan berjalan ketat, jawabannya pun cukup jelas.
“Pengennya sih laga berjalan ketat, biar seru yang nonton,” ucapnya.
Namun, pilihan Coach Rainer berubah ketika pembicaraan beralih ke final putri. Gloria 1 dan Sinlui kembali bertemu di partai puncak, tetapi kali ini ia sudah memiliki jagoan.
“Jujur kalau tim putri saya dukung Sinlui 100 persen,” katanya sambil tertawa.
Baca juga: Kilas Balik Finalis DBL East Java-North: Putri Gloria 1 Incar Gelar yang Lepas
Dukungan tersebut punya alasan personal. Salah satu student-athlete Sinlui, Joanne Giovanni, pernah menjadi anak asuh Coach Rainer ketika masih bersekolah di SMP Petra 3 Manyar.
Saat itu, Coach Rainer dan Joanne pernah merasakan momen juara bersama di Junior DBL 2023 Surabaya. Hubungan tersebut membuat dirinya punya alasan tersendiri untuk mendukung Sinlui pada final putri.
“Kan SMP pemainku di SMP Petra 3 Manyar, kita juara bareng di JRBL,” ceritanya.
Maka, ketika dua finalis dari masing-masing sektor sudah ditentukan, Coach Rainer punya dua sikap berbeda. Untuk final putra, ia memilih menunggu siapa yang lebih siap di hari pertandingan. Sementara untuk final putri, dukungannya sudah bulat untuk Sinlui.
Setelah perjalanan SCS musim ini berakhir, Coach Rainer memang tidak lagi punya kepentingan di papan skor Final Party. Namun, dua laga puncak itu tetap punya cerita tersendiri baginya.
Ada pemain yang pernah ia hadapi, ada pula pemain yang pernah ia latih. Kini, semuanya akan bertemu di panggung terakhir Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Baca juga: Kilas Balik Finalis DBL East Java-North: Putra Gloria 1 Lewati Jalan Terjal
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)